Deposito On Call – Pengertian, Bunga, dan Simulasi Perhitungan

Deposito on call

Deposito on call adalah jenis deposito yang memiliki jangka waktu singkat, dari 3 hari hingga 1 bulan. Dengan deposito ini, kamu diberikan pilihan untuk menyimpan uang dalam waktu 3 hari sampai maksimal 1 bulan saja.

Selain itu, jika ingin mencairkan dana deposito on call, kamu cukup memberitahu pihak bank maksimal 3 hari sebelumnya. Hal tersebutlah yang membuat banyak orang memilih deposito ini sebagai alternatif investasi jangka pendek.

Meski begitu ternyata kamu tidak bisa sembarangan menyimpan uang di deposito ini lho. Saldo minimal untuk membuka deposito biasanya cukup besar, berkisar antara Rp 100 – 500 juta.

Untuk bisa menikmati keuntungan berinvestasi di deposito ini, ada beberapa persyaratan yang perlu kamu perhatikan.

Untuk lengkapnya, Lifepal telah merangkum semua informasi yang perlu kamu ketahui tentang deposito on call. Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Bunga dan keuntungan deposito on call

Sebagai salah satu instrumen investasi, deposito on call memberikan bunga dan keuntungan yang kompetitif. Bunga depositonya bahkan lebih tinggi daripada bunga tabungan reguler.

Apalagi jika nasabah ingin menyimpan uang yang nominalnya jauh lebih besar daripada saldo minimal yang ditetapkan oleh bank.

Instrumen investasi satu ini pada dasarnya merupakan gabungan dari deposito berjangka dan rekening giro. Sehingga suku bunga yang ditawarkan pun lebih tinggi daripada deposito berjangka dan giro.

Berikut ini keuntungan dari deposito on call yang perlu kamu ketahui

1. Tetap menguntungkan meski hanya jangka pendek

Jika kamu menyimpan uang dalam bentuk tabungan, maka dibutuhkan setidaknya 1 bulan untuk bisa menikmati keuntungan dari bunganya. Sehingga jika kamu mengambilnya sebelum masa 1 bulan, bisa jadi kamu tidak mendapatkan bunga tersebut. 

Begitu juga dengan instrumen investasi lainnya seperti deposito berjangka atau reksadana yang baru akan terasa keuntungannya setelah beberapa bulan. Sementara dengan deposito ini, menyimpan uang selama 3 hari pun kamu tetap bisa menikmati keuntungannya.

2. Cocok bagi nasabah yang butuh menyimpan uang dalam jangka waktu pendek

Deposito jangka pendek seperti deposito on call cocok bagi kamu yang memiliki keperluan pembayaran dalam waktu dekat seperti untuk tujuan bisnis atau lainnya.

Sambil menunggu waktu pembayaran tiba, tak ada salahnya menyimpan dulu uangmu dalam deposito untuk beberapa hari atau minggu dan mendapatkan bunga yang lumayan tinggi.

3. Simpanan jangka pendek yang aman

Seperti halnya menabung di bank, deposito ini pun terjamin keamanannya. Tentu akan sangat berisiko jika kamu menyimpan uang dalam jumlah yang sangat besar di rumah dengan alasan akan digunakan dalam waktu dekat.

Pilih bank yang tergabung dalam program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan, sehingga uang yang kamu simpan di bank terjamin keamanan dan pengembaliannya bahkan ketika ada perubahan ekonomi yang ekstrem sekalipun.

Deposito On Call – Pengertian, Bunga, dan Simulasi Perhitungan
Deposito On Call – Pengertian, Bunga, dan Simulasi Perhitungan

4. Suku bunga negotiable

Salah satu keuntungannya  adalah suku bunga yang bisa dinego. Terutama jika kamu menyimpan uang di jenis deposito ini dalam jumlah yang jauh lebih besar daripada yang ditetapkan oleh bank.

Pasalnya, beberapa bank memang menawarkan suku bunga lebih tinggi dari suku bunga reguler untuk setoran dalam jumlah tertentu dan memenuhi kriteria tertentu.

5. Risiko investasi rendah

Jenis deposito ini termasuk dalam instrumen investasi yang memiliki risiko rendah. Sebab keuntungan dan pengembalian saldo pokoknya sudah jelas dan pasti sesuai dengan kesepakatan antara nasabah dan pihak bank di awal pembukaan.

Deposito ini pun kecil risikonya untuk mengalami penurunan nilai akibat terpengaruh dengan fluktuasi suku bunga atau faktor ekonomi lainnya.

Jangka waktu deposito on call

Jenis deposito ini memiliki jangka waktu yang singkat dibandingkan deposito jenis lainnya, yaitu mulai dari 3 hari hingga maksimal kurang dari 1 bulan. Itu sebabnya deposito ini juga dikenal sebagai deposito harian.

Jangka waktu deposito ini dapat ditentukan sesuai kesepakatan nasabah dan pihak bank saat melakukan pembukaan rekening deposito.

Namun, pencairan deposito ini tidak bisa dilakukan secara langsung. Nasabah perlu memberitahu pihak bank terlebih dahulu maksimal 3 hari sebelum pencairan.

Jangka waktu ini bisa tergantung pada jumlah dana yang disimpan nasabah juga. Semakin besar dananya, maka waktu konfirmasinya pun harus sejak jauh-jauh hari.

Rumus perhitungan bunga deposito on call

Ada rumus yang bisa digunakan untuk menghitung bunga deposito. Agar lebih mudah memahami rumus perhitungan bunga deposito, mari kita coba dengan simulasi perhitungan berikut ini.

  • Dana simpanan: Rp500 juta
  • Tenor: 15 hari.
  • Bunga: 5%
  • Perhitungan bunga deposito on call: Bunga deposito on call = suku bunga x (jangka waktu deposito on call/30 hari) x saldo pokok = 5% x (15hari /30hari) x Rp 500 juta = Rp12.500.000

Bunga tersebut belum dikurangi pajak Jadi, bunga deposito tersebut masih perlu dihitung lagi untuk mendapatkan besaran bunga bersihnya.

Syarat dan cara membuka deposito on call

Sebelum membuka jenis deposito ini, nasabah harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan bank, seperti:

  • Berusia minimal 17 tahun.
  • Memiliki identitas diri, dapat berupa KTP/SIM/Paspor bagi WNI atau KITAS/KITAP bagi WNA.
  • Memiliki NPWP bagi WNI.
  • Memenuhi setoran minimal yang ditetapkan bank.

Berikut ini langkah-langkah pembukaan deposito.

  • Tentukan bank yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan dan bunganya dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  • Sesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan.
  • Tentukan setoran awal dan jangka waktu penyimpanan.
  • Datang langsung ke bank untuk membuka deposito.
  • Bawa kartu identitas yang masih berlaku semisal KTP, SIM, paspor, dan NPWP dalam bentuk asli maupun fotokopi.
  • Isi formulir pembukaan rekening deposito yang disediakan bank.
  • Jika belum memiliki rekening di bank tersebut, kemungkinan kamu juga akan diminta untuk membuat rekening dulu sebelum membuka rekening.
  • Serahkan identitas diri serta formulir yang sudah diisi.
  • Lakukan setoran untuk membuka deposito.
  • Terima bukti setoran dan kepemilikan deposito.
  • Proses selesai dan simpan bukti kepemilikan tersebut dan jangan lupakan tanggal jatuh temponya.

Contoh deposito on call

Berikut ini adalah contoh-contoh dari deposito on call.

1. Deposito on call BRI

Deposito BRI ini hanya tersedia dalam layanan bisnis dan korporasi. Simpanan bisnis deposito on call BRI menawarkan investment gain yang tinggi dengan jangka waktu 1 hari sampai kurang dari 1 bulan.

Deposito On Call – Pengertian, Bunga, dan Simulasi Perhitungan
Deposito On Call – Pengertian, Bunga, dan Simulasi Perhitungan

Keuntungan

  • Tersedia dalam mata uang IDR, USD, dan EUR.
  • Suku bunga yang ditawarkan kompetitif dan lebih fleksibel.
  • Bila menyetorkan saldo awal dengan jumlah tertentu bisa diberikan bunga yang lebih tinggi dari  bunga reguler.
  • Saat jatuh tempo bunga dan saldo pokok deposito bisa dicairkan secara tunai atau  langsung ditransfer ke rekening sumber dana baik tabungan atau giro.
  • Bebas biaya administrasi.
  • Tanpa bilyet deposito.
  • Bukti pembukaan dan pencairan deposito dapat diakses melalui email notifikasi.

Syarat buka

  • Untuk WNI, wajib memiliki identitas diri berupa KTP/SIM/Paspor dan NPWP jika ada.
  • Untuk WNA, wajib memiliki KITAS/KITAP.
  • Untuk bisnis/non perorangan, wajib melampirkan Akta Pendirian Usaha, Ijin Usaha, NPWP, dokumen identitas pengurus, serta Surat Kuasa.
  • Mengisi formulir pembukaan deposito.
  • Membayar biaya materai saat pembukaan dan pencairan deposito.
  • Setoran pokok deposito minimal Rp500 juta.

Cara buka melalui internet banking

Pembukaan rekening deposito di BRI kini bisa dilakukan melalui Internet Banking BRI. Syaratnya, nasabah harus memiliki user Internet Banking BRI dan sudah melakukan registrasi finansial.

Selanjutnya, nasabah bisa langsung melakukan pengajuan pembukaan rekening deposito di BRI dengan melengkapi data-data yang dibutuhkan dan melakukan verifikasi yang dibantu oleh pihak Bank.

Cara buka melalui cabang bank BRI

Cara buka deposito di BRI bisa dilakukan melalui seluruh cabang bank BRI dengan cara membawa dokumen persyaratan yang dibutuhkan baik asli maupun fotokopinya.

Selanjutnya, nasabah akan diminta mengisi formulir aplikasi deposito dan membayar biaya materai untuk kemudian pihak bank akan memproses pembukaan deposito.

2. Deposito on call Danamon

Deposito Danamon ini dapat menjadi produk investasi jangka pendek yang menguntungkan memberikan keleluasaan sesuai kebutuhan cash flow nasabah. Jangka waktu yang bisa pilih yakni 7 sampai 27 hari.

Keuntungan

  • Suku bunga lebih tinggi dan kompetitif
  • Tersedia dalam berbagai pilihan mata uang (IDR, USD, SGD, AUD, EUR, JPY, GBP, NZD)
  • Keamanan berinvestasi terjamin
  • Keleluasaan pilihan jangka waktu dan mata uang
  • Bunga dapat dikredit ke rekening atau ditransfer ke bank lain
  • Bebas biaya administrasi
  • Media pelaporan menggunakan TD Advice dan TD Bilyet

Minimal saldo

Nasabah

Jenis Valuta

IDR

USD SGD AUD EUR JPY GBP

NZD

Perorangan 100 juta 25 ribu 25 ribu 5 ribu 2 ribu 150 ribu 2 ribu 5 ribu
Perusahaan 100 juta 100 ribu 25 ribu 5 ribu 2 ribu 150 ribu 2 ribu 5 ribu

Syarat buka

Nasabah wajib melengkapi dokumen berkas-berkas yang wajib diserahkan kepada Bank untuk pembukaan rekening, yaitu:

  • Fotokopi kartu identitas diri (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku.
  • Fotokopi NPWP.
  • Informasi data lainnya yang tidak terdapat dalam kartu identitas dan NPWP.

Cara buka

Untuk membuka deposito on call Danamon pertama-tama kamu harus terdaftar sebagai nasabah bank Danamon terlebih dahulu.

Selanjutnya kamu bisa menikmati kemudahan untuk membuka deposito on call Danamon melalui Danamon Online Bankin di danamonline.com dan D-Bank.

Perbedaan deposito berjangka, sertifikat deposito, dan deposito on Call

Selain karena jangka waktunya, perbedaan deposito ini dengan deposito berjangka dan sertifikat deposito bisa dilihat dalam tabel berikut ini:

Deposito Berjangka

Deposito On Call – Pengertian, Bunga, dan Simulasi Perhitungan
Deposito On Call – Pengertian, Bunga, dan Simulasi Perhitungan
Sertifikat Deposito

Deposito On Call

Jangka waktu 1, 3 , 6, 12, atau 24 bulan. 1 hingga 36 bulan Mulai dari 7 hingga 30 hari
Suku bunga Lebih tinggi daripada bunga tabungan, dicairkan ketika sudah jatuh tempo Kompetitif, dapat dinikmati di muka Bunga bisa lebih tinggi dan dapat dinegosiasikan, dinikmati ketika waktu pencairan
Setoran pokok minimal Rp 10 juta Rp 10 Miliar Rp 100 juta
Pajak 20% 20% 10%
Bentuk deposito Bilyet Sertifikat Bisa dengan/tanpa bilyet
Kepemilikan Diterbitkan atas nama pemilik perorangan/lembaga Tidak diterbitkan atas nama pemilik perorangan/lembaga Diterbitkan atas nama pemilik perorangan/lembaga 
Dapat dipindahtangankan Tidak Ya Tidak

Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang deposito ataupun asuransi? Lihat pertanyaan populer seputar topik tersebut di Tanya Lifepal.

Tanya jawab seputar deposito on call