Hindari Deretan Kebiasaan Buruk Pemakaian Uang Bulanan yang Bikin “Tongpes”

Kamu yang baru bekerja atau first jobber sebutannya pernah gak merasakan kejayaan saat menerima gaji pertama? Nah penting nih buat diterapkan agar kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan gak terjadi. 

Ya namanya baru pertama kali bekerja dan mendapatkan gaji pasti banyak sekali keinginan yang pengin dipenuhi. Misalkan membeli barang-barang bermerek, hang-out di tempat yang kekinian hingga belanja segala perintilan demi kepuasan tersendiri. 

Gaji yang kamu peroleh memang diperuntukkan buat satu bulan penuh. Ya mulai menyisihkan buat menabung atau investasi hingga keperluan lainnya. Tapi gimana jadinya kalau kamu masih menyimpan kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan

Kalau udah kayak gini mau gak mau pasti kamu bakal mengalami “tongpes” alias kantong kempes, itu kalau kebiasaan buruk masih diterapkan dalam sehari-hari. Seperti dikutip dari Hipwee.com, Minggu, (5/1) ada lho deretan kebiasaan buruk yang bikin uang bulanan mu cepat menipis atau mengalami “tongpes”. Yuk kita intip aja di bawah ini ya: 

Baca juga: 15 Kebiasaan Mengatur Keuangan Pribadi yang Bisa Bikin Masa Depan Cerah

Membeli keperluan yang sifatnya lucu bukan karena butuh salah satu kebiasaan buruk

kebiasaan buruk
Belanja barang-barang yang gak dibutuhkan sangatlah menguras uang, (Ilustrasi/Shutterstock).

Poin pertama ini sering banget terjadi bagi orang yang baru bekerja atau pertama kalinya menerima gaji. Melihat barang lucu langsung beli, padahal benda tersebut gak kamu butuhkan sama sekali, ini merupakan kebiasaan buruk banget.

Konsumtif hingga impulsif ini memang sangat bahaya lho bagi kamu first jobber. Pasalnya saat kamu menerima gaji pertama, godaan memang selalu datang apalagi kalau sudah mampir ke pusat perbelanjaan. 

Melihat barang yang lucu saja sudah tergiur buat memilikinya alias beli. Padahal barang tersebut kamu gak perlu-perlu banget. 

Baca juga: Agar Makin Makmur di 2020, Begini Lho Cara Kelola Keuangan yang Mudah

Pengeluaran yang kecil alias perintilan kalau dijumlahkan besar juga ya!

kebiasaan buruk
Pengeluaran uang yang kecil tapi rutin salah satu harus dihindarkan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Nah tanpa disadari, poin kedua ini juga sering banget dialami oleh kebanyakan orang. Misalkan setiap harinya kamu membeli minuman kemasan botol, padahal bisa saja lho membawa botol minuman sendiri. 

Kalau setiap harinya kamu membeli minuman kemasan botol, berapa banyak jumlah uang yang kamu keluarkan? Buat membayar parkir juga begitu, setiap harinya kamu mengeluarkan uang buat membayar tarif parkir. 

Jika kamu jumlahkan berapa banyak uang yang dikeluarkan buat membayar tarif parkir? 

Baca juga: Catat! Ini Panduan Alokasi Gaji Pertama buat para First Jobber

Gak pernah bosan beli kopi kekinian

kebiasaan buruk
Sering membeli kopi kekinian salah satu kebiasaan yang harus dihindarkan nih, (Ilustrasi/Shutterstock).

Kopi kekinian sampai saat ini memang masih mendominasi salah satu tren bagi kaum milenial. Dikemas ready to go, minuman kopi kekinian ini memang terbilang sangat adiktif sekali. 

Siapa yang sering membeli kopi kekinian dengan harga kisaran Rp 18-19 ribu per gelas? Nah kalau setiap harinya kamu membeli kopi kekinian, pengeluaran uang juga bakal terasa banyak nih. 

Kenapa gak menghilangkan kebiasaan buruk ini dengan bikin kopi sendiri di kantor atau di rumah? Setidaknya kamu bisa menghemat ratusan ribu rupiah per bulannya. 

Berlomba-lomba dengan tren

kebiasaan buruk
Selalu mengikuti tren juga gak bagus nih buat pengeluaran kamu, (Ilustrasi/Shutterstock).

Mengikuti tren memang boleh saja, tapi kalau kamu sudah berlomba-lomba biar kekinian sulit juga ya! Berapa banyak uang yang harus kamu keluarkan buat membeli sepatu, baju, tas hingga gadget edisi terbaru? 

Kalau setiap bulannya kamu mengikuti tren, ya bisa-bisa keuangan mu bakal cepat habis setiap bulannya. Masa iya gaji sebulan habis hanya buat mengikuti tren? Nah ada baiknya kamu pintar-pintar dalam mix and match pakaian agar selalu terlihat stylish juga. 

Eksis di dunia maya

kebiasaan buruk
Eksis di dunia maya juga gak bagus lho buat pengeluaran kamu, (Ilustrasi/Shutterstock).

Eksis di dunia maya? Lho maksudnya gimana ya. Nah boleh aja sih kamu eksis di dunia maya asalkan pandai juga nih mengelola keuangan buat membeli paket data. 

Hanya karena pengin terlihat bagus feed Instagram, kamu rela lho habiskan banyak uang buat membeli paket data. Atau kamu yang suka banget dengan gaming, masa iya uang bulanan mu habis hanya untuk membeli voucher game

Gak pernah mencatat pengeluaran sama sekali

kebiasaan buruk
Gak pernah mencatat pengeluaran ini juga salah satu yang gak baik nih, (Ilustrasi/Shutterstock).

Di poin ini memang kesannya sepele banget ya. Siapa di antara kalian yang masih mencatat segala pengeluaran kamu? Atau sama sekali gak mencatatnya? 

Padahal nih jika kamu mencatat segala pengeluaran, seseorang bakal mengetahui seberapa besar pengeluaran setiap bulannya. Jika sudah dirasa over budget, kamu bisa lho memangkas biaya-biaya atau pengeluaran yang gak penting banget.

Rajin mampir ke e-commerce

kebiasaan buruk
Rajin belanja online juga salah satu kebiasana yang harus dihindarkan lho, (Ilustrasi/Shutterstock).

Nah ini nih yang paling banyak dialami oleh first jobber. Saking senangnya menerima gaji hasil kerja sendiri, suka banget mampir ke e-commerce atau belanja online.

Belanja online saat ini menjadi salah satu cara orang belanja dengan mudah, hanya tingga transfer total belanjaan, barang bakal sampai dikemudian hari. Belanja online ini merupakan salah satu kebiasaan buruk yang mesti kamu hindarkan nih.

Coba deh kamu mesti perhatikan lemari baju atau barang-barang yang menumpuk di rumah. Jika sekiranya masih layak pakai buat apa kamu belanja berlebihan.

Nah itu dia ketujuh kebiasaan buruk yang bisa menghancurkan kamu dalam mengelola keuangan bulanan. Masa mau sih setiap bulannya “tongpes” terus? Yuk dari sekarang coba deh pandai-pandai mengelola keuangan. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)