Pengertian E-Faktur, Cara Memakai, dan Manfaatnya

pajak e-faktur

E-Faktur adalah aplikasi untuk membuat faktur pajak elektronik atau bukti pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPn). 

Nah, sesuai namanya yang menyimpan kata elektronik, maka e-Faktur berbeda dengan faktur pajak fisik karena pengisiannya dilakukan secara digital lewat aplikasi atau situs web resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP Online).

Sebagai salah satu aplikasi resmi, e-Faktur telah sesuai dengan Pasal 11 Peraturan Direktur Jenderal Pajak No.PER-16/PJ/2014 tentang Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang wajib membuat dan melaporkan faktur pajak dengan cara diunggah dan memperoleh persetujuan dari DJP.

Cara Membuat E-Faktur

cara buat faktur pajak elektronik

Untuk membuat e-faktur ada beberapa standar dari hardware dan software yang harus dipenuhi. Berbeda dari E-Billing yang bisa dilakukan lewat ponsel, ada beberapa standar gawai yang harus dipenuhi. Berikut standarnya sesuai arahan DJP.

1. Standar perangkat sesuai rekomendasi

Agar dapat menjalankan aplikasi faktur pajak elektronik dari DJP dengan baik, berikut standar yang harus dipenuhi dari hardware dan software yang direkomendasikan.

  1. Perangkat keras (hardware)
  • Prosesor Dual Core.
  • 3 GB RAM (jika harus menerbitkan ribuan e-Faktur pajak, maka harus menambah kapasitas RAM).
  • 50 GB kapasitas hard disk.
  • VGA dengan minimal resolusi layar 1024 x 768.
  • Tetikus (mouse).
  • keyboard.
  1. Perangkat lunak (software)
  • Sistem operasi: Linux/Microsoft Windows/Mac OS.
  • Java versi 1.7.
  • Adobe Reader.

Terhubung jaringan internet baik direct connection atau proxy.

2. Proses menggunakan aplikasi

Untuk menggunakan aplikasi ini, ada proses yang harus dilakukan oleh wajib pajak. Setelah komputer atau laptop memenuhi standar yang direkomendasikan, kita bisa langsung masuk ke tahap penggunaannya. Berikut urutannya.

  • Unduh aplikasi e-Faktur sesuai software yang dimiliki.
  • Ekstrak aplikasi menggunakan WinRAR, 7-zip, dan sejenisnya.
  • Akses web Elektronik Nomor Faktur (ENOFA) untuk melakukan konfigurasi fail Sertifikat Digital dan kata sandi.
  • Lakukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) sesuai jumlah faktur yang dibuat dalam tiga bulan terakhir.
  • Untuk membuat Pajak Keluaran, masukkan data NSFP pada menu Referensi → Referensi Nomor Faktur → Rekam Range Faktur Pajak.
  • Untuk membuat Pajak Masukan, masuk ke menu Faktur → Pajak Masukan.
  • Untuk input data pajak satu per satu masuk ke menu Administrasi Faktur → Rekam Faktur.
  • Untuk input data pajak lebih dari satu masuk ke menu Impor → Open File → Proses Impor.
  • Klik Preview.
  • Jika ada yang perlu diperbaiki, klik Ubah.
  • Cek kolom status Approval. Jika terdapat status Reject, artinya unduhan faktur pajak elektronik gagal.
  • Jika terjadi gagal, cek kolom keterangan untuk mengetahui penyebab dan revisi lagi.

Jenis-Jenis Fail dan Fungsinya

jenis fail pajak

Bagi pebisnis yang belum memiliki akuntan dan harus mengerjakan urusan pajak sendiri, mungkin agak kesulitan menggunakan aplikasi ini. Apalagi terdapat beberapa jenis fail dalam e-Faktur yang bisa sedikit memusingkan.

Agar tidak ribet di kemudian hari saat membuat e-Faktur, kenali jenis fail dan fungsinya berikut.

  1. Etaxinvoice.exe, digunakan untuk membuat faktur pajak elektronik. Fail ini harus diperbarui secara periodik.
  2. Folder DB, tempat menyimpan semua riwayat data faktur yang pernah diterbitkan. Di dalamnya terdapat enam fail dan pengguna tidak diperkenankan memodifikasi fail tersebut. Pengguna hanya boleh membuat salinan secara manual.
  3. Back-up, yang akan muncul setelah WP mengisi data pada aplikasi ini. Folder ini berisi fail yang jumlahnya terus bertambah seiring data yang dimasukkan.
  4. File Folder Update, yang akan muncul ketika proses auto-update berisi aplikasi menemukan versi baru. Proses ini mungkin tidak berhasil dan wajib pajak harus mengunduh ulang versi terbaru.
  5. Mem-config.bat, yaitu fail yang mengatur secara manual alokasi RAM untuk menjalankan aplikasi e-Faktur. Secara standar, memori yang digunakan sekitar seperempat dari memori yang ada di komputer.

Manfaat Menggunakan E-Faktur

keuntungan pajak elektronik

Awal diciptakan, e-Faktur diharapkan hanya untuk menekan angka peredaran faktur pajak fiktif. Namun, tidak hanya itu yang menjadi imbas positif dari faktur pajak elektronik tersebut. Berbagai pihak turut merasakan manfaat dari fitur pajak online tersebut. Berikut penjelasannya.

1. Manfaat e-Faktur bagi PKP

Bagi wajib pajak perorangan maupun badan usaha dari sisi penjual dan pembeli tentu akan dimudahkan dengan adanya fitur online ini. Selain kemudahan, berikut beberapa manfaat fitur DJP ini terhadap PKP Penjual dan PKP Pembeli.

  1. PKP Penjual
  • Tanda tangan tidak lagi sulit karena dilakukan di aplikasi (elektronik).
  • e-Faktur tidak harus dicetak, sehingga mengurangi biaya cetak dan biaya penyimpanan dokumen.
  • Aplikasi ini dapat membuat SPT masa PPN sehingga PKP tidak perlu lagi membuatnya.
  • PKP yang menggunakan e-Faktur dapat meminta NSFP lewat situs pajak tanpa perlu mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP).
  1. PKP Pembeli
  • Terlindung dari penyalahgunaan faktur pajak tidak sah karena e-Faktur dilengkapi kode QR yang menampilkan informasi tentang transaksi, penyerahan nilai Dasar Pengenaan Pajak (DPP) dan lainnya.
  • Informasi dalam kode QR bisa dengan mudah diakses lewat aplikasi yang bisa diunduh di smartphone.
  • Jika informasi dalam kode QR berbeda dari faktur elektronik ini, maka faktur pajak dinilai tidak valid agar tidak merugikan PKP Pembeli.

2. Manfaat e-Faktur bagi pemerintah

Bagi pemerintah, kehadiran faktur pajak elektronik ini tentu memudahkan dalam penerimaan dan mendeteksi adanya faktur fiktif yang bisa merugikan dalam penerimaan negara. Selain itu, ada beberapa manfaat lain, yaitu:

Tanya Ahli Hukum Lifepal
Tanya Ahli Hukum Lifepal
  • Kemudahan pengawasan dengan adanya validasi pajak keluaran-pajak masukan dan data lengkap dari setiap faktur pajak.
  • Mempermudah pelayanan karena mempercepat proses pemeriksaan, pelaporan, dan pemberian NSFP.
  • Sistem berbasis elektronik akan meminimalkan penyalahgunaan faktur pajak oleh perusahaan fiktif atau pihak tidak bertanggung jawab lainnya.

Manfaat lain bagi lingkungan adalah mengurangi penggunaan kertas. Penggunaan dokumen digital diharapkan membuat negara kita mampu berkontribusi maksimal dalam program Green Tax yang dijalani seluruh dunia.

So, kini lebih baik tiap pengusaha pakai e-Faktur, ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →