Cara Cek Status dan Data e-KTP Secara Online

ektp

Pengecekan pembuatan eKTP atau KTP elektronik bisa dilakukan secara online sehingga kamu bisa menghemat waktu tanpa harus datang langsung ke kantor catatan sipil tanpa kepastian.

Beberapa informasi yang bisa didapatkan secara online meliputi proses perekaman data eKTP, tanggal pencetakan eKTP, dan status pengambilan eKTP.

Dengan beberapa informasi tersebut, kamu bisa memantau dan memonitor secara langsung mengenai proses pembuatannya sehingga tidak harus bolak-balik ke kantor kelurahan maupun kantor dukcapil seperti sebelumnya.

Kepemilikan eKTP sangat penting apalagi jika kamu membutuhkannya untuk mengurus beberapa kebutuhan administrasi, seperti: 

Tapi sebelum membahas cara pengecekan status eKTP, coba ketahui dulu langkah-langkah untuk mendapatkannya berikut ini. 

Cara mengurus pembuatan eKTP 

Membuat KTP elektronik sekarang sudah lebih mudah, karena kamu tidak perlu lagi meminta surat keterangan dari RT, RW, kelurahan, maupun kecamatan. Tinggal bawa salinan Kartu Keluarga (KK) saja ke  kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) domisilimu. 

Setelah itu nantinya petugas Disdukcapil akan melakukan perekaman data mulai dari foto, data diri, sampai data sidik jari. Setelah proses selesai, kamu diminta untuk menunggu sekitar 14 hari kerja untuk mengambil KTP elektronik yang sudah jadi. 

Persyaratan untuk membuat KTP elektronik sebagai berikut.

  • Sudah berusia 17 tahun.
  • Membawa salinan Kartu Keluarga. 
  • Salinan Akta Nikah (bagi yang sudah menikah).
  • Surat keterangan pindah Disdukcapil (bagi WNI yang pindah daerah).
  • Mengisi formulir pembuatan KTP elektronik.

Berbagai Cara Pengecekan Status eKTP

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui status eKTP Anda. Lebih jelasnya bisa mengikuti panduan berikut ini.

1. Cara pengecekan status eKTP melalui Twitter

Pengecekan melalui Twitter harus dilakukan lewat layanan direct message, bukan dengan mention akunnya untuk menjaga kerahasiaan data.

Adapun format untuk melakukan pengecekan eKTP melalui Twitter, adalah:

#NIK

#Nama_Lengkap

#Nomor_Kartu_Keluarga

#Nomor_Telp

#Keluhan

Jangan lupa ya, Anda bisa menanyakan masalah yang berkaitan dengan data kependudukan menggunakan format tersebut hanya melalui direct message (DM) atau mengirim pesan ke Inbox.

Akun resmi yang harus Anda ikuti adalah akun Twitter call center Dukcapil melalui https://twitter.com/ccdukcapil.

2. Cara pengecekan eKTP melalui SMS, Whatsapp, dan Surel

Selain menggunakan layanan online melalui akun Twitter, Anda juga bisa melakukan pengecekan melalui pesan SMS/Whatsapp menggunakan format seperti berikut.

#NIK

#Nama_Lengkap

#Nomor_Kartu_Keluarga

#Nomor_Telp

#Keluhan

Kirim keluhan atau pertanyaan Anda melalui nomor 0811-800-5373. Selain itu, masih dengan format yang sama, pertanyaan dan keluhan Anda bisa dikirimkan melalui alamat surel berikut [email protected]

Perihal pengaduan, warga Jakarta bisa mengirimkannya melalui akun Twitter Dukcapil di akun https://twitter.com/dukcapiljakarta.

3. Cara pengecekan eKTP melalui layanan telepon

Berbagai cara disediakan oleh Dukcapil untuk mengantisipasi warga yang tidak memiliki layanan media sosial atau surel.

Salah satu layanan yang masih diaktifkan adalah layanan hotline di nomor 1500-537 Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Data yang harus disiapkan sebelum melakukan panggilan adalah NIK dan nomor KK sehingga petugas bisa mengonfirmasi data yang ditanyakan dengan mudah.

Petugas membutuhkan data tersebut untuk mengecek sejauh mana proses perekaman, pencetakan, dan apakah proses pendistribusian sudah dilakukan. Jadi, semuanya sudah terintegrasi.

4. Cara pengecekan eKTP melalui akun Facebook Dukcapil

Layanan ini tidak berbeda dengan layanan melalui Twitter. Format yang perlu dituliskan pun tetap sama, yaitu:

#NIK

#Nama_Lengkap

#Nomor_Kartu_Keluarga

#Nomor_Telp

#Keluhan

Sebelum melayangkan keluhan atau pertanyaan, klik dulu tombol like di laman Facebook call center Dukcapil berkut ini https://www.facebook.com/cc.dukcapil/.

Sama halnya seperti Twitter, pertanyaan dan keluhan hanya dikirimkan melalui inbox dan bukan melalui kolom komentar untuk menjaga kerahasiaan data kependudukan Anda.

 5. Cara Pengecekan eKTP melalui aplikasi

Pengecekan status eKTP sebenarnya hanya inisiatif sebagiaan pemerintah daerah tertentu saja. Seperti Pemerintah Kabupaten Blitar yang merilis aplikasi di laman Google Play Store.

Sementara dari Kemendagri membantah telah mengeluarkan aplikasi untuk pengecekan eKTP seperti diberitakan oleh Kompas (1/6/2018).

Kemendagri memberikan saran untuk melakukan pengecekan di laman atau situs resmi melalui alamat http://www.dukcapil.kemendagri.go.id/.

kemendagri ektp

Sedangkan untuk layanan call center bisa melalui situs http://sapa.kemendagri.go.id/ atau melalui aplikasi yang dapat diunduh di laman https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kemendagri.sapa.

SaPA Kemendagri

Aplikasi tersebut hanya bisa digunakan untuk melayangkan pengaduan tentang layanan kependudukan kepada:

  • Kemendagri.
  • Pemerintah Provinsi.
  • Pemerintah Kabupaten/Kota.

Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati dan waspada dengan aplikasi yang tidak jelas siapa yang menerbitkannya. Dikhawatirkan data-data Anda bisa disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.

Cara mengubah data KTP elektronik 

Setelah kamu melakukan pengecekan, kemudian merasa ada data yang salah? Tenang saja data-data yang tidak sesuai bisa dirubah kok. Namun, kamu harus mengurusnya sendiri di Disdukcapil tempat pembuatan KTP elektronik. Langkah-langkahnya sebagai berikut. 

  1. Mendatangi Disdukcapil yang mengeluarkan KTP. 
  2. Serahkan dokumen yang diperlukan sesuai dengan data yang ingin dirubah. Misalnya ingin mengubah data perkawinan, harus membawa akta nikah atau putusan pengadilan. Jika ingin menambahkan gelar di nama, bawa ijazah. 
  3. Petugas Disdukcapil akan menyerahkan resi untuk pengembalian KTP elektronik yang lama. 
  4. Tunggu 14 hari kerja untuk mengambil KTP yang baru.
  5. Bawa KTP yang lama dan KK untuk syarat pengambilan.

Itulah beberapa cara pengecekan status dan data eKTP baik secara online maupun secara offline. Pastikan bahwa proses perekaman data eKTP Anda sudah selesai sehingga bisa dilakukan pengambilan di kantor Dukcapil atau Kelurahan sesuai dengan arahan petugas.