Etos Kerja Jangan Sampai Dirusak dengan 6 Hal Sepele Ini!

etos kerja (1)

Etos kerja atau sikap profesionalisme membuat seseorang di perusahaan apapun bisa bertahan lama dalam perjalanan kariernya. 

Etos kerja merupakan salah satu aspek terpenting mencapai kesuksesan dalam pekerjaan. Dengan sikap profesional, seseorang dapat membuka pintu kesempatan karier lain, kenaikan gaji, bahkan bonus.

Begitu pentingnya bersikap profesional di dunia kerja, seorang karyawan harus terus memegang teguh hal itu. 

Meski begitu, terkadang ada hal-hal sepele yang mungkin tanpa disadari dilakukan seorang karyawan yang membuatnya terlihat tidak profesional saat bekerja. Sikap tersebut dapat membuatnya mendapat citra buruk di kantor.

Untuk mengetahui apakah seseorang bersikap profesional atau tidak selama bekerja bisa dilihat dari beberapa kebiasaan yang mereka lakukan. 

Nah, untuk mengetahui apa saja hal-hal sepele yang bisa membuatmu tampak tidak profesional saat bekerja, kamu bisa melihat pemaparan berikut.

Inilah beberapa kebiasaan buruk karyawan yang membuatnya tidak memiliki etos kerja baik:

Senang Bergosip

karyawan ngomongin orang lain
Senang bergosip (Shutterstock)

Poin terpenting dalam etos kerja ialah membedakan dunia profesional dengan kehidupan pribadi. Itu akan membuat setiap pekerja bisa langgeng di kantor.

Meski di kantor memiliki rekan kerja yang sangat dekat, sebaiknya kamu tetap menjaga jarak. Selama di kantor, jangan pernah menanyakan masalah pribadi temanmu alias bergosip.

Selama di kantor, lebih baik memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk bekerja, jangan gunakan hanya ngegosip. Itu dilakukan untuk menjaga profesionalisme. 

Tapi, jika memang benar-benar butuh teman bicara, kamu bisa bertanya seputar hal umum yang tidak mengarah ke masalah pribadi. Kamu bisa berbicara dengan rekanmu seputar pekerjaan kantor. 

Selain itu, jika rekan kerja yang ingin menceritakan masalahnya, biarkan dia memulai terlebih dahulu.

Terlalu Berlebihan saat Bicara

karyawan berbicara dengan rekan kantor
Terlalu banyak berbicara (Shutterstock)

Kamu termasuk sosok ekstrovert yang senang berbicara banyak hal kepada siapa saja? Bahkan, kerap berbicara di mana dan kapanpun tanpa melihat situasi? 

Kalau ya, sebaiknya setop kebiasaan buruk tersebut! Pasalnya, terlalu berlebihan saat berbicara tak baik untuk profesionalisme kerja.

Apalagi,ketika kamu mendapat tugas dari atasan. Jangan terlalu berlebihan bercerita, karena hanya akan membuang waktu saja.

Hal terpenting yang harus dilakukan ialah menyelesaikan dulu semua pekerjaan yang diberikan kepadamu.

Jika telah selesai, baru kamu bisa melihat apakah teman yang lain sedang santai atau tidak. Jika tengah santai dan bisa diganggu, maka tidak ada salahnya kamu bercerita dengan temanmu terkait hal-hal atau permasalahan yang tengah dihadapi.

Sering Komentari Buruk Penampilan Rekan Kerja

karyawan julid rekan kantornya
Sering Komentari Buruk Penampilan Rekan Kerja (Shutterstock)

Sama halnya dengan bergosip, mengomentari buruk penampilan rekan kerja bukan etos kerja yang baik.

Melakukan hal itu hanya membuatmu memperlihatkan ketidakprofesionalan, sekalipun rekan kerja memiliki penampilan yang menurutmu aneh.

Kamu harus berpikiran terbuka bahwa setiap orang memiliki selera masing-masing. Selain itu, mereka juga memiliki hak  mengatur bagaimana penampilannya.

Mengunggah Hal Buruk soal Atasan dan Teman Kerja

seseorang sibuk bermain sosial media
Mengunggah Hal Buruk soal Atasan dan Teman Kerja (Shutterstock)

Kamu harus menjaga betul perkataan dan sikapmu selama di kantor. Apapun informasi maupun pengetahuan tentang perusahaan, terutama yang buruk, jangan sampai kamu bocorkan. Apalagi, hingga ke media sosial.

Bahkan, jika kamu atau banyak karyawan lain yang tidak menyukai bos, tidak menjadikannya untuk konsumsi media sosial. 

Sikap tersebut hanya akan menunjukkan bahwa Anda kurang profesional dalam menjalankan kerja. Selama masih bekerja di perusahaan tersebut, kamu harus menyimpan rapat-rapat semua hal terkait informasi apapun. 

Tidak Menyimak Lawan Bicara

profesional berbicara dengan rekan kerja
Tidak Menyimak Rekan Kerja Saat Bicara (Shutterstock)

Hal sepele lain yang tak kalah pentingnya membuatmu dinilai profesional atau tidak di kantor ialah fokus pada setiap lawan bicara.

Gak mau kan ketika kamu bicara tak ada yang menyimak? Hal sama turut dirasakan rekan kerja maupun atasan jika kamu tidak menyimak mereka. 

Karena itu, usahakanlah selalu fokus mendengarkan lawan berbicara!

Kecanduan Ponsel 

seorang karyawan kerap melihat handphone miliknya
Kecanduan Ponsel (Shutterstock)

Saat ini, kita memang tidak bisa lepas dari smartphone. Namun, saat bekerja kamu harus menggunakan dengan bijak ponselmu.

Kamu harus memakai ponsel saat sedang santai atau istirahat saja agar tidak mengganggu aktivitas kerja. 

Itulah enam sikap sepela yang bisa membuatmu tampak tak memiliki etos bekerja. Semoga informasi tadi bermanfaat untukmu sehingga tetap bisa bersikap profesionalitas di mana pun berada!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →