Film Pengabdi Setan Bisa Ngasih Kamu 5 Pelajaran Keuangan Ini Lho

Sudah pada nonton film Pengabdi Setan? Pasti tahu dong sosok ibu yang seremnya melebihi debt collector di film itu.

Si ibu dikisahkan jatuh sakit sampai gak bisa apa-apa lagi. Keluarga pun pontang-panting cari dana untuk membiayai perawatannya.

Anaknya yang sulung juga sampai putus kuliah, sedangkan anaknya yang lain mesti merelakan sepeda motornya dijadikan duit.

Disadari atau tidak, ada pelajaran keuangan yang bisa diambil dari film Pengabdi Setan. Uang memang bukanlah segalanya. Tapi, kalau sudah mengalami hal seperti yang menimpa keluarga si ibu dalam film daur ulang itu, baru deh kerepotan sendiri.

[Baca: Belajar Tentang Keuangan Gak Melulu Harus dari Buku, Kamu Bisa kok Belajar dari 10 Film Ini]

Kondisi keuangan yang kokoh adalah fondasi masa depan keluarga lho. Makanya, supaya gak mengalami nasib yang sama kayak si ibu di film Pengabdi Setan, penting untuk menyiapkan lima hal ini ketika sudah berkeluarga:

1. Ikut asuransi jiwa dan kesehatan

Si ibu di film horor ini digambarkan mengidap sakit keras, sampai gak bisa ngapa-ngapain. Sayangnya, dia gak punya asuransi kesehatan buat meng-cover perawatan penyakitnya itu. Padahal, dia adalah tulang punggung keluarga.

film pengabdi setan
Bu… lagi ngapain di luar? (Ibu Pengabdi Setan/Brilio)

Coba kalau ada asuransi. Anak-anaknya mungkin bisa lebih leluasa. Yang kuliah bisa lanjutin pendidikan sampai selesai, gak perlu mengorbankan gelar sarjananya.

Selain itu, si ibu juga gak punya asuransi jiwa. Jika punya asuransi, kehidupan keluarga yang dia tinggalkan bakal lebih terjamin. Sebab, ada dana pertanggungan buat mereka.

Kalau gak ada asuransi, pasti keuangan keluarga bakal ambruk ketika mengalami musibah kayak si ibu. Masa depan keluarga pun terancam suram tanpa fondasi finansial yang kokoh.

2. Dana darurat

Peristiwa sang anak berhenti kuliah dan jual barang-barang untuk biaya berobat sang ibu sebenarnya bisa dicegah, minimal ditunda. Itu kalau keluarga punya dana darurat.

film pengabdi setan
Biar punya dana darurat, sini abang lamar aja deh neng (Tara Basro/Brilio)

Dana darurat adalah dana yang disediakan untuk mengatasi kebutuhan darurat, misalnya seorang anggota keluarga jatuh sakit dan butuh perawatan segera. Besarannya bervariasi, tergantung jumlah anggota keluarga.

Keluarga dengan dua anak setidaknya butuh dana darurat 12 kali gaji. Dana ini biasanya dikumpulkan dengan menyisihkan 5-10 persen dari penghasilan tiap bulan.

3. Berinvestasi

Investasi berbeda dengan pekerjaan. Tanpa ditongkrongi tiap hari pun investasi bisa menghasilkan. Itulah sebabnya investasi penting ketika terjadi situasi seperti yang menimpa si ibu dalam film Pengabdi Setan.

Saat sakit dan terbaring gak bisa ngapa-ngapain, kita masih bisa mendapat penghasilan kalau punya investasi. Misalnya dengan memiliki reksa dana. Bisa juga investasi konvensional, seperti menyewakan rumah atau kos-kosan.

[Baca: Cara Sulap Rumah Jadi Kos-Kosan Beromzet Besar]

Penghasilan dari investasi pun bisa buat nambah-nambahin gaji tiap bulan. Yang penting, pelajari dulu jenis investasi yang akan diselami sebelum menyuntikkan dana ke sana.

4. Punya aset berharga

Di film memang diceritakan sejumlah barang mesti dijual demi membiayai perawatan si ibu. Tapi itu semua ternyata tak cukup.

Berbeda kalau barang yang dijual adalah aset berharga. Misalnya, emas. Harga emas naik dari tahun ke tahun. Ini bisa jadi pegangan kalau terjadi hal yang gak dikehendaki dan butuh dana mendadak.

Aset berharga lainnya adalah rumah dan mobil. Gak harus dijual, aset-aset itu juga bisa disewakan apabila hasilnya sudah bisa menutup kebutuhan.

5. Hindari utang konsumtif

Hidup bakal lebih mudah bila tanpa utang. Apalagi bila sehari-hari semua serba terbatas. Tanpa utang, keluarga ibu dalam film Pengabdi Setan bisa mengalokasikan lebih banyak dana buat pengobatan.

film pengabdi setan
Bukan yang ini ya filmnya, awas salah (pengap di kosan/hipwee)

Begitu juga kita. Namun, utang yang sebaiknya dihindari terutama yang bersifat konsumtif. Utang ini misalnya utang buat beli handphone atau alat elektronik baru.

Untuk kasus tertentu, utang justru penting demi meningkatkan taraf hidup. Misalnya kalau mau buka usaha dan kurang modal. Dengan adanya bantuan utang atau kredit, usaha bisa berjalan dan mengangkat ekonomi suatu keluarga. Ini adalah utang yang baik.

[Baca: Sebelum Berutang, Cari Tahu Dulu Bedanya Utang Produktif dan Utang Konsumtif]

Pelajaran keuangan gak hanya bisa didapat dari konsultan atau tips di media massa. Dari film pun bisa digali hal yang berguna buat kehidupan. Salah satunya, dari film Pengabdi Setan.

Satu lagi pelajaran yang bisa diambil dari film ini, yaitu kalau mendengar suara lonceng malam-malam saat gak ada orang di rumah, mending keluar lalu nginep di rumah teman. Jangan malah didatangi sumber suaranya.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →