Ulasan Lengkap tentang Gaji dan Penghasilan Tambahan

gaji karier dan penghasilan tambahan

Tahu gak kalau gaji tenaga kerja di Indonesia ternyata mampu menduduki peringkat kedua di Asia Tenggara, lho! Ya, menurut salah satu perusahaan perekrut profesional rerata gaji tenaga kerja Indonesia dan Malaysia berada di posisi dua setelah Singapura.

Meski demikian, jika dilihat dari segi upah minimumnya, Indonesia hanya berada di peringkat ke-6 setelah Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, dan Malaysia. Terlepas dari fakta-fakta tersebut, karena kita tinggal di Indonesia, ada baiknya buat kita memahami segala hal soal upah atau gaji ini, baik terkait peraturan pemerintah terkait gaji, hingga jenis pekerjaan atau karier yang ada di Indonesia, termasuk yang belakangan ini sedang tinggi permintaannya. 

Sistem Gaji di Indonesia sendiri memiliki tiga metode, yakni penggajian skala tunggal, skala ganda, dan skala campuran. Gaji diukur berdasarkan banyak faktor, seperti golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan skill. 

Peraturan soal sistem penggajian di Indonesia pun bersifat dinamis. Contohnya saja yang sedang hangat diperbincangkan belakangan ini, di mana pemerintah tengah menggodok sebuah undang-undang baru yang memungkinkan pengusaha menggaji karyawannya dengan hitungan jam, bukan bulanan maupun harian lagi seperti sebelumnya.

Informasi gaji dan karier yang perlu dipahami

Topik soal gaji memang sebenarnya sangatlah sensitif untuk dibahas, sehingga kadang sulit untuk bertukar pikiran soal hal ini dengan teman apalagi kerabat kerja. 

Oleh sebab itu, Lifepal merangkum jawabannya untuk kamu: 

  • Peraturan pemerintah soal gaji 
  • Komponen gaji yang perlu diketahui 
  • Gaji berdasarkan jenis karyawan 
  • Faktor yang memengaruhi besaran gaji
  • Hak-hak karyawan selain gaji
  • Peluang karier dengan gaji tinggi di Indonesia
  • Perbandingan gaji dan biaya hidup di Jakarta 
  • Solusinya apa? 

Peraturan pemerintah soal gaji di Indonesia 

Peraturan Pemerintah (PP) soal gaji tertuang dalam Pasal 1 UU No. 13 Tahun 2003. Dalam peraturan pemerintah tersebut dicatat dengan jelas terkait upah minimum, upah kerja lembur, denda dan potongan upah, pesangon, pajak, dan masih banyak lagi. Yang paling sering menarik perhatian pekerja adalah aturan terkait upah minimum dan kerja lembur. 

Note:  Upah minimum adalah standar minum yang digunakan oleh para pemberi kerja dalam menentukan besaran gaji kepada tenaga kerja.

Sebagai informasi tambahan, Untuk besaran upah minimum di Indonesia berbeda-beda, tergantung domisili kabupaten atau kota dari perusahaan itu sendiri. Standarisasi gaji ini dikenal juga dengan sebutan Upah Minimum Provinsi (UMP). 

Buat kita yang berdomisili di Jakarta patut berbahagia, sebab besaran UMP tertinggi pada tahun 2020 diduduki oleh provinsi DKI Jakarta, yaitu Rp4,2 jutaan, berbanding dengan UMP kota lainnya di Indonesia yang rata-rata berkisar Rp2 jutaan. 

Kalau soal kerja lembur, ada peraturannya sendiri. Dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.102 Tahun 2004, disebutkan kalau waktu kerja terhitung lembur apabila melebihi tujuh jam sehari dan empat puluh jam seminggu untuk enam hari kerja. Atau, melebihi delapan jam sehari dan empat puluh jam seminggu untuk lima hari kerja. 

Komponen gaji yang perlu diketahui 

Ketika menerima gaji, biasanya kita akan menerima slip gaji yang memberikan keterangan lengkap soal rincian gaji pokok, tunjangan, potongan, lembur, serta bonus jika ada. Nah, komponen dalam slip gaji ini sangat penting untuk dibaca dengan teliti untuk memastikan bahwa karyawan telah mendapatkan hak-haknya sesuai dengan perjanjian kerja di awal. 

Perlu dipahami juga bahwa kegunaan slip gaji tidak hanya berguna untuk pihak karyawan saja tapi juga untuk perusahaan. Dengan slip gaji, kedua pihak pekerja dan pemberi kerja dapat memastikan hak dan kewajiban masing-masing pihak telah terpenuhi. 

Gaji berdasarkan jenis klasifikasi karyawan 

Jenis karyawan secara umum terbagi menjadi dua kategori, yaitu karyawan tetap dan karyawan kontrak. Tidak hanya status kerja, perbedaan karyawan tetap dan karyawan kontrak tentu juga memengaruhi tunjangan dan gaji karyawan tersebut. Meski begitu, biasanya untuk urusan besaran gaji tidak jauh berbeda antara karyawan kontrak dan tetap. Sebab, perusahaan tetap harus menyesuaikan dengan upah minimum provinsi (UMP). Hanya saja, karyawan tetap biasanya memiliki gaji yang lebih tinggi dari upah minimum yang telah ditetapkan pemerintah provinsi. 

Faktor yang memengaruhi besaran gaji 

Selain mengacu pada peraturan pemerintah dan jenis klasifikasi karyawan, masih ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi besaran gaji seorang karyawan. Seperti sudah disebutkan sekilas di atas, faktor-faktor tersebut antara lain adalah jabatan, pengalaman kerja, pendidikan formal, hingga kompetensi atau kemampuan dari karyawan itu sendiri. 

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua perusahaan mengacu pada faktor yang sama, ya. Contohnya saja, saat ini semakin banyak perusahaan yang menilai karyawan berdasarkan pengalaman dan kompetensi, ketimbang latar belakang akademis. Jadi kembali lagi, tergantung tiap-tiap perusahaan atau pemberi kerja. 

Hak-hak karyawan selain gaji

Perlu diketahui juga lho, selain gaji, seorang karyawan juga memiliki sederet hak-hak lain. Jadi, jangan kira hak karyawan itu cuma gaji lho. Yuk simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

Waktu atau jam kerja

Setiap karyawan yang bekerja di Indonesia memiliki waktu kerja 7 jam per hari, buat mereka yang bekerja enam hari dalam seminggu. Sementara itu, buat yang bekerja lima hari dalam seminggu, per harinya mereka berhak untuk bekerja selama 8 jam saja.

Cuti kerja

Karyawan juga berhak untuk cuti sebanyak minimal 12 kali dalam satu tahun. Biasanya cuti ini bisa diambil setelah yang bersangkutan sudah berstatus karyawan tetap, atau sudah bekerja selama satu tahun lamanya. 

Untuk aturan cuti ini biasanya masing-masing perusahaan memiliki kebijakan tersendiri. Ada yang mensyaratkan pengajuan cuti disampaikan kepada atasan minimal satu minggu, dua minggu, dan lain sebagainya.

Asuransi kesehatan

Karyawan berhak pula mendapatkan asuransi kesehatan. Nilai pertanggungannya tentunya berbeda dari perusahaan satu dengan lainnya, karena jenis polis dan harga premi yang dibayarkan perusahaan itu berbeda-beda. Bahkan, dalam satu perusahaan pun, nilai pertanggungannya berbeda-beda karena bervariasi tergantung pada level jabatan.

Gak sedikit kenyataan di mana ada perusahaan-perusahaan yang tidak memberikan asuransi kesehatan kepada karyawan. Namun, kini pemerintah Indonesia sudah mewajibkan setiap perusahaan untuk mendaftarkan seluruh karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Jadi, kini, andaikata tidak memiliki asuransi kesehatan swasta pun, seorang karyawan masih ter-cover BPJS Kesehatan.

Uang Tunjangan Hari Raya (THR)

Uang THR adalah sesuatu yang amat ditunggu-tunggu setiap karyawan di Indonesia saat hari raya utama keagamaan tiba. THR, yang besarannya pada umumnya satu bulan gaji pokok, atau proporsional buat mereka yang belum setahun menjadi karyawan tetap, akan jadi dana segar buat menopang segala kebutuhan saat hari raya tiba.

Uang lembur

Sudah jadi hal yang wajar ketika sebuah perusahaan meminta karyawannya untuk bekerja lembur. Namun, jangan salah, ternyata ada pula undang-undang yang mengatur bahwa karyawan pun berhak menolak lembur jika memang tidak bersedia.

Selain itu, pemerintah juga sudah membuat aturan untuk membuat perhitungan uang lembur yang besarannya akan meningkat di jam ke-2 lembur, jam ke-3, dan seterusnya. Bahkan, lembur di hari libur pun diberikan perhitungan yang berbeda.

Uang pesangon

Setiap karyawan tetap pun berhak atas uang pesangon jika sewaktu-waktu dirinya mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Aturan uang pesangon ini pun telah diatur dalam undang-undang yang ditetapkan pemerintah melalui kementerian ketenagakerjaan.

Peluang karir dengan gaji tinggi di Indonesia

Fenomena startup atau perusahaan rintisan berbasis teknologi sedang marak-maraknya, khususnya sejak tahun 2013 lalu. Itu sebabnya, tidaklah mengejutkan jika peluang karier dengan gaji tinggi di Indonesia didominasi oleh perusahaan dengan status unicorn. Sebut saja beberapa di antaranya adalah Go-Jek, Tokopedia hingga Bukalapak yang umumnya memberikan gaji dua digit

Untuk memberikan gambaran, posisi Software Engineer di Tokopedia bisa digaji mencapai Rp10 jutaan per bulan. Sementara di perusahaan Go-Jek, untuk posisi yang sama berkisar Rp14 hingga Rp15 jutaan per bulan. Sangat menggiurkan, bukan? Berbanding terbalik sekali dengan 7 profesi yang gajinya di bawah UMR Jakarta ini!

Perbandingan gaji dan biaya hidup di Jakarta

Jika dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia, biaya hidup di Jakarta terbilang cukup tinggi. Nah, buat para karyawan yang merintis karier di Jakarta, sebenarnya gaji yang kita dapatkan bisa menutupi kebutuhan harian gak? 

Mengacu pada hasil survei dari Badan Pusat Statistik (BPS), perkiraan pengeluaran per bulannya untuk seorang pekerja yang tinggal di kos-kosan daerah Jakarta Pusat dan menggunakan transportasi umum adalah Rp4,8 jutaan per bulan. Artinya, jika dibandingkan dengan upah minimum DKI Jakarta yang hanya Rp4,2 juta, maka kita perlu memangkas biaya hidup di Jakarta atau mencari penghasilan tambahan. 

Mencari penghasilan tambahan adalah solusinya! 

Untuk mengatasi permasalahan tingginya biaya hidup di Jakarta, salah satu solusinya adalah mencari penghasilan tambahan. Kabar baiknya, di era digital seperti ini, membuka peluang untuk kita yang telah bekerja penuh waktu untuk juga mengambil pekerjaan tambahan secara online. 

Adapun beberapa pilihan penghasilan tambahan secara online yang bisa dicari seperti desain grafis online, penulis artikel, hingga menjual foto di situs penyedia foto. Atau pilihan lainnya, bisa coba peluang bisnis modal kecil yang bisa mendongkrak pendapatan kita setiap bulannya! 

Itu tadi beberapa informasi soal gaji, karier, dan penghasilan tambahan yang dirangkum oleh tim Lifepal. Lifepal sebagai teman andalanmu berusaha membantu pembaca untuk bebas secara finansial (financial freedom). Adapun artikel yang kami suguhkan mulai dari layanan asuransi terbaik, investasi, bisnis, karier, pajak, dan cara mengatur keuangan pribadi.