Menghitung Benefit Asuransi dan JHT Sesuai Gaji di Pertamina

gaji pertamina2

Mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terpanggil untuk menduduki kursi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Ada satu hal yang cukup menarik yang menjadi perbincangan masyarakat, yaitu gaji di Pertamina!

Mengacu pada laporan keuangan tahunan Persero pada tahun 2018, diketahui kompensasi untuk manajemen berupa gaji dan imbalan lainnya mencapai US$47,23 juta atau setara Rp671 miliar.

Susunan direksi Pertamina saat itu mencapai 17 orang. Sehingga jika dibagi rata ke 17 direksi, maka masing-masing personel berpenghasilan Rp39 miliar setahun atau Rp3,25 miliar per bulan. 

Artinya, gaji Ahok alias BTP diestimasi mencapai Rp3,25 miliar per bulan. Angka tersebut melebihi pendapatannya (gaji pokok, tunjangan, dan lain-lain) ketika menduduki gelar sebagai Gubernur DKI, yaitu estimasi Rp2,82 miliar per bulan (mengacu pada PP Nomor 109 Tahun 2000).

Angka yang fantastis, ya

Angka-angka mengenai gaji Ahok di Pertamina tersebut menghadirkan pertanyaan baru, “Kira-kira berapa sih gaji pegawai Pertamina dan tunjangan apa saja yang mereka dapatkan?”. Nah, Lifepal merangkum kisaran gaji Pertamina dari berbagai sumber dan mencoba menghitung benefit yang mereka dapatkan. Khususnya dari segi asuransi dan BPJS Ketenagakerjaan.

Yuk, simak!

Kisaran Gaji Pegawai Pertamina 

Gaji Pensiunan PNS

Pendapatan Pertamina pada tahun 2017 tercatat mencapai US$31,38 miliar atau setara Rp441,84 triliun. Dengan omzet sebesar itu, tidak heran jika Pertamina berani menjamin gaji di atas perusahaan rata-rata.

Berikut adalah kisaran gaji pegawai Pertamina yang dilansir oleh laman Job-Like.com tahun 2017. Dengan catatan, daftar gaji di Pertamina ini hanya estimasi, ya.

  • Kelas Manager: Rp10 juta – Rp75 juta per bulan. 
  • Kelas Supervisor: Rp8 juta – Rp55 juta per bulan. 
  • Kelas Senior: Rp10 juta – Rp22 juta per bulan. 
  • Kelas Junior: Rp4 juta – Rp12 juta per bulan. 
  • Intern atau magang: Sekitar Rp4 juta per bulan. 

Melihat angka tersebut, tidak heran cukup banyak orang yang mengincar untuk bisa masuk ke perusahaan BUMN tersebut.

Tunjangan dan Benefit Asuransi di Pertamina 

Nah, selain dari segi gaji, tunjangan yang diterima pegawai Pertamina juga tak kalah menggiurkan. Tim Lifepal acung jempol deh pada benefit, khususnya asuransi, yang sangat lengkap. Sebab, jarang perusahaan yang memberikan perlindungan asuransi, sampai ke asuransi kredit seperti yang dilakukan oleh Pertamina.

1. Pemberian bonus dan THR

Perlu dipahami bahwa salah satu keuntungan bekerja di Pertamina adalah mendapatkan bonus tahunan di akhir tahun dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang biasanya diberikan menjelang lebaran, yaitu bulan Mei. Untuk besarannya adalah satu kali gaji pokok. 

2. Fasilitas rumah dan mobil dinas 

Mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara, direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas BUMN berhak mendapatkan fasilitas berupa mobil dan rumah dinas apabila telah memiliki tingkat jabatan yang telah ditentukan oleh pemerintah. 

Meski begitu, mobil dinas yang diberikan oleh pihak perusahaan tidak boleh dipakai untuk keperluan pribadi. Artinya, hanya boleh digunakan untuk keperluan dinas atau saat sedang menjalankan tugas saja.

3. Fasilitas asuransi swasta 

Dilansir oleh situs resmi Tugu.com, pada awal tahun 2019, PT Pertamina bekerja sama dengan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) untuk menyediakan perlindungan asuransi kecelakaan diri dan asuransi kredit yang dikhususkan untuk anggota Koperasi Karyawan Pertamina Kantor Pusat.

Jarang sekali, lho, perusahaan yang menyediakan asuransi seperti itu!

4. BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

Sesuai dengan peraturan pemerintah, PT Pertamina juga wajib mengikutsertakan pekerjanya ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Yang cukup menarik adalah perhitungan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan bagi para karyawan Pertamina. Dari angka gaji yang tertera di atas, bisa ditebak estimasi saldo JHT mereka bisa puluhan juta hingga miliaran rupiah. Bahkan per tahun!

Untuk memberikan gambaran terkait manfaat dan iuran yang didapatkan pegawai Pertamina, simak simulasi perhitungan berikut.

Estimasi saldo JHT pegawai Pertamina level staf dengan gaji Rp4 juta per bulan:

  • Dibayar perusahaan: 3,7% x Rp4.000.000 = Rp148.000
  • Dipotong dari gaji: 2% x Rp4.000.000 = Rp80.000
  • Total iuran JHT adalah Rp228.000 / bulan. 

Saldo JHT dalam 1 tahun: 

  • Rp228.000 x 12 bulan = Rp2.736.000
  • Hasil pengembangan JHT = Rp103.740
  • Saldo akhir (1 thn) adalah Rp2.736.000 + Rp103.740 = Rp2.839.740

Itu baru level staf, bagaimana kalau sekelas Komut (Komisaris Utama) seperti Ahok? 

Estimasi saldo JHT Komisaris Utama dengan gaji Rp3.250.000.000 per bulan

  • Dibayar perusahaan: 3,7% x Rp3.250.000.000 = Rp120.250.000
  • Dipotong dari gaji: 2% x Rp3.250.000.000 = Rp65.000.000
  • Total iuran JHT adalah Rp185.250.000 / bulan. 

Saldo JHT dalam 1 tahun: 

  • Rp185.250.000 x 12 bulan = Rp2.223.000.000
  • Hasil pengembangan JHT = Rp84.288.750
  • Saldo akhir (1 thn) adalah Rp2.736.000 + Rp103.740 = Rp2.307.288.750

Saldo JHT seorang Komut bisa mencapai Rp2 miliar dalam setahun. Wah, dalam lima tahun sudah bisa beli rumah mewah di daerah Jakarta Pusat.

Sebenarnya kita juga bisa, kok, dapat saldo JHT BPJS mencapai miliaran rupiah. Asalkan, pastikan perusahaan tempat kita bekerja membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Kita juga tidak sering menarik saldo tersebut sampai dananya benar-benar besar.

Oh ya, melihat benefit yang diperoleh oleh karyawan Pertamina, jadi tertarik untuk melamar ke sana? 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →