Kenaikan Gaji PNS 2019 dan Tips Mengelolanya

Pegawai Negeri Sipil

Pada dasarnya, gaji adalah wujud balas jasa dan penghargaan atas prestasi kerja yang telah diselesaikan oleh pegawai pada suatu kurun waktu secara berkala. Pengertian ini sama berlakunya bagi pegawai PNS maupun swasta. 

Khusus membahas perihal Pegawai Negeri Sipil (PNS), terdapat dua metode penerapan gaji PNS, yakni sistem skala tunggal dan sistem skala ganda. 

Gaji PNS

Sistem skala tunggal adalah metode pemberian gaji secara setara kepada pegawai yang berpangkat sama tanpa memperhatikan sifat dan beratnya tanggung jawab yang dijalani. Sedangkan sistem skala ganda adalah metode penggajian berpatokan kepada pangkat, sifat pekerjaan, prestasi kerja, dan beratnya tanggung jawab pekerjaan.

Terlepas dari kedua sistem itu, gaji PNS juga diterapkan dengan sistem skala gabungan. Metode ini memadukan sistem skala tunggal dan sistem skala ganda. Gaji pokok ditentukan setara bagi pegawai negeri yang berpangkat sama, tapi juga diberikan tunjangan yang berbeda berdasarkan porsi kerja dan prestasi masing-masing.

Selain gaji pokok, PNS juga mendapatkan tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan pangan, dan beberapa tunjangan lainnya.

PNS Berdasarkan Pangkat dan Golongan

PNS Berdasarkan Pangkat dan Golongan
blokbojonegoro.com

Besaran gaji PNS disesuaikan dengan pangkat dan golongannya. Jika golongan dan pangkat masih rendah, maka renda pula gaji pokok yang diterima. Meski begitu, setiap PNS turut mendapatkan berbagai tunjangan yang cukup untuk kehidupan sehari-hari.

Secara umum, pangkat dan golongan PNS dibedakan menurut urutan I-IV. 

Golongan I

  • I A (Juru Muda)
  • I B (Juru Muda Tingkat I)
  • I C (Juru)
  • I D (Juru Tingkat I). 

Golongan II

  • II A (Pengatur Muda)
  • II B (Pengatur Muda Tingkat I)
  • II C (Pengatur)
  • II D (Pengatur Muda Tingkat I).

Golongan III

  • III A (Penata Muda)
  • III B (Penata Muda Tingkat I)
  • III C (Penata)
  • III D (Penata Tingkat I). 

Golongan IV

  • IV A (Pembina)
  • IV B (Pembina Tingkat I)
  • IV C (Pembina Utama Muda)
  • IV D (Pembina Utama Madya)
  • IV E (Pembina Utama).

Kenaikan Gaji PNS 2019

Kenaikan Gaji PNS 2019

Keputusan Pemerintah melalui Presiden Jokowi telah menandatangani PP No 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas atas PP No 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS. Setelah adanya penandatanganan itu, semua pangkat dan golongan PNS mengalami kenaikan gaji hingga 5%.

Golongan I Kisaran Gaji Baru
I A Rp1.560.800 sampai Rp2.335.800
I B Rp1.704.500 sampai Rp2.472.900
I C Rp1.776.600 sampai Rp2.577.500
I D Rp1.851.800 sampai Rp2.686.500

 

Golongan II Kisaran Gaji Baru
II A Rp2.022.200 sampai Rp3.373.600
II B Rp2.208.400 sampai Rp3.516.300
II C Rp2.301.800 sampai Rp3.665.000
II D Rp2.399.200 sampai Rp3.820.000

 

Golongan III Kisaran Gaji Baru
III A Rp2.579.400 sampai Rp4.236.400
III B Rp2.688.500 sampai Rp4.415.600
III C Rp2.802.300 sampai Rp4.602.400
III D Rp2.920.800 sampai Rp4.797.000

 

Golongan IV Kisaran Gaji Baru
IV A Rp3.044.300 sampai Rp5.000.000
IV B Rp3.173.100 sampai Rp5.211.500
IV C Rp3.307.300 sampai Rp5.431.900
IV D Rp3.447.200 sampai Rp5.661.700
V D Rp3.593.100 sampai Rp5.901.200

Mengelola Gaji PNS dengan Baik

Mengelola Gaji PNS dengan Baik

Terlepas dari berapa pun besaran kenaikan, sepatutnya Anda bisa mengelolanya dengan baik agar uang dapat digunakan secara efisien. Apalagi jika mempertimbangkan biaya kehidupan yang terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

Untuk itu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam mengelola gaji secara baik seperti yang ada di bawah ini.

1. Menabung

Sisihkan sebagian dari gaji untuk ditabung. Dengan dana yang ada di tabungan, maka Anda sudah bisa mengendalikan besaran pengeluaran setiap bulannya. Manfaat dari tabungan juga banyak karena bisa digunakan di lain waktu.

2. Hindari membawa uang berlebih

Jika ingin berpergian, lebih baik membawa uang sesuai kebutuhan saja. Dengan begitu, uang yang dikeluarkan pun bisa dikendalikan. Alhasil, Anda bisa lebih hemat dalam membelanjakan uang gaji setiap bulannya.

3. Pergunakan kartu ATM sebaik mungkin

Kartu ATM yang Anda punya memang bermanfaat, tetapi kadang bisa merugikan jika tidak dibatasi. Buatlah perencanaan anggaran yang bersifat jangka pendek, misalnya anggaran untuk perjalanan wisata selama beberapa hari.

Tentukan batas maksimal pengeluaran dan tahan menggunakan uang lebih banyak dari itu. Dalam hal ini, tentu saja Anda harus berkomitmen untuk bisa berhemat. 

4. Hindari pembelanjaan yang berbau kredit

Anda harus bisa menghindari berbagai macam pembelanjaan dalam bentuk kredit maupun cicilan. Tanpa perencanaan yang tepat, hal ini hanya akan menjadi utang dan beban jangka panjang yang berdampak kepada tambahan pengeluaran di setiap bulan. 

Jika memang berniat kredit, maka harus sesuaikan dengan kebutuhan. Ingat juga bahwa kredit yang dilakukan harus sesuai anggaran dan utamakan yang berbunga rendah.

5. Utamakan gaya hidup sederhana

Dalam mengelola gaji, Anda harus mengedepankan gaya hidup tidak berlebihan. Tinggi atau rendahnya penghasilan yang didapat tiap bulan akan sama saja jika Anda berkebiasaan hidup boros. Jika sudah demikian, dipastikan penghasilan yang didapat akan cepat habis.

6. Investasi

Gaji PNS juga bisa dikelola dengan berinvestasi pada aset-aset yang sifatnya produktif. Salah satu aset semacam ini adalah emas. Sebagaimana tidak terpengaruh oleh nilai mata uang, harga emas cenderung stabil dan bahkan terus mengalami kenaikan tiap tahun.

Bagi Anda yang berprofesi sebagai PNS, silakan mengikuti tips-tips di atas. Semoga dengan begitu, gaji Anda miliki setiap bulannya bisa terkelola dengan baik.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →