Gaji Presiden Jokowi Lebih Kecil dari Gaji Bos 4 Bank Ini!

gaji presiden jokowi

Sudah tahu belum berapa gaji Presiden Jokowi per bulan? Meski besar, ternyata gaji Presiden Jokowi gak ada apa-apanya ketimbang direksi empat bank besar di Indonesia lho. Serius?

Setelah dilantik menjadi Presiden RI 2019-2024, di Gedung Nusantara MPR RI, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019, Jokowi mendapat gaji, sejumlah fasilitas, dan tunjangan sebagai orang nomor satu di Indonesia.

Namun, mengenai pendapatan yang diterima kakek Jan Ethes Srinarendra itu,  ada rumus yang harus kamu gunakan buat menghitung berapa gaji Presiden Jokowi. Rumus itu berdasarkan Undang-undang yang berlaku.

Perhitungan gaji Presiden Jokowi

Gaji presiden Jokowi

Rumus penentuan gaji presiden Jokowi mengacu pada UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden.

Meski aturannya udah lama banget, tapi ini tetap relevan lho. Pasalnya, di Pasal 2 UU itu disebutkan bahwa gaji pokok Presiden RI itu enam kali gaji pokok tertinggi pejabat negara, selain Presiden dan Wapres. Ngomong-ngomong, gaji pokok mereka itu berapa ya?

Untuk mengetahui gaji tertinggi pejabat negara non-presiden dan wapres, kamu harus melihat UU No. 75 Tahun 2000, lebih tepatnya di Pasal 1.

Di sana disebut kalau gaji tertinggi pejabat negara non-presiden dan wapres itu Rp 5.040.000 per bulan. Kalau gaji pak Jokowi adalah enam kalinya, so Rp 5.040.000 x 6 =  Rp 30.240.000.

Selain menerima gaji, Jokowi juga mendapat tunjangan serta fasilitas lain. Mengenai hal ini, aturannya ada di Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001 Pasal 1.

Di sana disebutkan tunjangan Presiden RI berjumlah Rp 32.500.000. Jadi, take home pay pak Jokowi dalam sebulan adalah Rp  62.740.000.

Tunjangan dan fasilitas lain

Adapun fasilitas dan tunjangan lain yang diterima Jokowi sebagai presiden ke-7 RI terdiri dari:

Seluruh biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas dan kewajiban Presiden.

– Seluruh biaya rumah tangga Presiden.

– Seluruh biaya perawatan kesehatan dan keluarga Presiden.

– Tempat kediaman Presiden.

Selain itu, terdapat seluruh biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas dan kewajiban presiden meliputi:

– Segala biaya perjalanan di dalam dan di luar negeri.

– Segala biaya rapat, konferensi, dan semacamnya.

– Segala biaya penerimaan tamu dari dalam ataupun dari luar negeri.

– Uang representasi.

– Biaya lain yang diperlukan.

Di dalam UU itu menyebutkan, tempat kediaman presiden serta kendaraannya milik negara sehingga hal tersebut membuat perawatan atau pemeliharaannya menjadi tanggungan negara.

Bahkan, Jokowi dan Maruf Amin nantinya juga akan menerima fasilitas keamanan sebagai berikut:

1. Pengamanan pribadi

2. Pengamanan instalasi

3. Pengamanan kegiatan

4. Pengamanan penyelamatan

5. Pengamanan makanan

6. Pengamanan medis

7. Pengamanan berita

8. Pengawalan.

Jokowi juga menerima dana operasional yang diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106/PMK.05/2008.

Peraturan tersebut menyebut dana operasional presiden adalah dana yang digunakan untuk menunjang kegiatan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas presiden yang pengeluarannya dilakukan berdasarkan perintah presiden.

Besaran dana operasional presiden serta Wakil Presiden bisa dilihat tiap tahunnya dalam Himpunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga.

Dari seluruh pendapatan Jokowi sebesar Rp 62 juta tersebut, besar gak tuh? Pastinya besar ya! Tapi, kalau dibandingin sama direksi bank tentu masih kalah jauh.

Pada 2017, Detik memberitakan hal yang mengejutkan mengenai gaji direksi bank plat merah yang dikutip dari laporan keuangan mereka tahun 2016. Berikut ulasan lengkapnya.

1. Bank Mandiri

gaji presiden jokowi
Bank Mandiri

Bank Mandiri dikabarkan mengucurkan dana sebesar Rp 39,06 miliar buat gaji 12 orang anggota direksi setiap tahun. Jika dibagi 12, maka itu artinya satu orang anggota direksi gajinya Rp 3,25 miliar per tahun.

Jika Rp 3,25 miliar per tahun, maka per bulannya adalah Rp 271 jutaan, alias dua kali lipat ketimbang gaji presiden.

Dilaporkan pula bahwa total tunjangan buat 12 anggota direksi tersebut mencapai Rp 7,8 miliar. Ya kalau dibagi rata 12 orang, per orang bisa menikmati tunjangan sebesar Rp 650 jutaan per tahun atau Rp 54 jutaan per bulan.

So, bila Rp 271 juta + Rp 54 juta aja, otomatis gaji mereka ada di nominal Rp 325 jutaan per bulan. Luar biasa deh.

2. Bank Tabungan Negara (BTN)

gaji presiden jokowi
Booth Bank BTN

Kalau BTN, alokasi dana yang mereka kucurkan buat gaji 12 dewan direksi ada di nominal Rp 15,38 miliar per tahun. Itu berarti setiap orang menerima Rp 1,28 miliar per tahun, atau kurang lebih Rp 106 jutaan per bulan.

Sedangkan tunjangan rutinnya berjumlah Rp 11,75 miliar atau Rp 979 jutaan per orang. Dan kalau dihitung per bulan setiap dewan direksi menerima kurang lebih Rp 81,6 juta.

Jadi, take home pay para bos BTN diprekdisi ada di kisaran Rp 187 jutaan per bulan. Masih di bawah Bank Mandiri tapi jelas lebih gede dari gaji presiden.

3. Bank Rakyat Indonesia (BRI)

gaji presiden jokowi
Bank BRI

Bank BRI mengalokasikan Rp 29,8 miliar buat gaji 12 dewan direksi per tahun. Itu artinya, masing-masing anggota direksi gajinya adalah Rp 2,3 miliar per tahun, atau Rp 191,4 juta per bulan.

Lantas gimana dengan tunjangannya? Total dana buat tunjangan bos-bos tersebut adalah Rp 4,2 miliar atau Rp 350 juta per orang per tahun. Dan kalau dihitung secara bulanan, satu orang mendapat Rp 29,2 juta.

Dari perhitungan ini, take home pay bos BRI ada di kisaran Rp 220 jutaan. Wow, sekali gajian bisa beli mobil nih, gak heran ya makmur-makmur semua kalau kerja di bank.

4. Bank Negara Indonesia (BNI)

gaji presiden jokowi
Bank BNI

Cuma ada 10 dewan direksi di BNI, dan dana yang digelontorkan BNI buat menggaji mereka per tahun adalah Rp 23,16 miliar. Itu artinya, satu orang mendapat gaji Rp 2,3 miliar per tahun atau Rp 192,9 per bulan.

Uniknya, 10 dewan direksi itu dapat tunjangan rumah sebesar Rp 2 miliar atau Rp 200 juta per orang. Sementara itu, tunjangan transportasinya sebesar Rp 7,4 miliar atau Rp 742,1 juta per orang. Mantap jiwa deh bank yang satu ini.

Ini belum termasuk tantiem lho. Apa sih tantiem? Tantiem bisa dikatakan sebagai bonus atau laba yang dihadiahkan ke karyawannya, dan belum termasuk tunjangan hari raya (THR) juga.

Perhitungan tantiem buat bos-bos besar ini juga berjumlah miliaran rupiah. So, gak heran kalau rekening mereka gendut-gendut semua.

Tertarik jadi bos bank atau jadi presiden RI?

Setelah menyimak besarnya gaji direksi-direksi bank plat merah yang lebih besar ketimbang gaji presiden, kira-kira apakah kamu jadi kepingin berkarier di bank aja dan bercita-cita buat jadi salah satu dewan direksinya?

Sebagai seorang pegawai kantoran, sah-sah aja bagi kita buat bermimpi tentang masa depan. Punya passion jadi negarawan ya monggo, atau pengin jadi bos ya silahkan. Gak ada yang salah dengan pilihan itu.

Dalam memilih karier yang tepat, kamu tentu gak bisa cuma memilih karena gaji bulanan atau tunjangan yang besar. Buat dapat gaji yang besar, kamu juga harus jadi orang yang berdedikasi dan siap ngorbanin waktu pribadimu buat pekerjaan.

Asalkan kamu bekerja dengan lebih keras dan belajar, maka apapun bisa tercapai. Jadi salah satu calon orang terkaya di negara sendiri pun juga bukan angan-angan dan gaji kamu bakal lebih besar dari gaji Presiden Jokowi. (Editor: Chaerunnisa)