Pusing Gak Bisa Bayar Kartu Kredit? Ini Lho Solusi yang Paling Jitu

Bayar kartu kredit emang gak bakal berasa banget, tiba-tiba udah bengkak aja nih pas tagihan muncul dan bikin pusing kepala. Nah, kebanyakan nih kamu gak bisa bayar tagihan kartu kredit dan akhirnya jadi utang. Pusing gak sih? 

Mungkin juga kamu udah dari beberapa bulan lalu dan rajin banget pasti pakai kartu kredit. Berasa punya banyak duit ya , padahal utang kartu kredit udah menanti.

Sering juga, kamu ditawarkan buat bikin kartu kredit dengan limit yang menggiurkan. Udah gitu susah deh buat bayar tagihan per bulannya. Mau kayak gitu?

Kaget dan merasa gak kuat bayar kartu kredit kamu? Kadang  jumlah tagihannya berkali-kali lipat dari gaji dan sering bikin pusing kepala. Apalagi kalau kamu punya lebih dari satu kartu kredit dengan limit yang fantastis.

Misalnya nih, gaji kamu Rp 10 juta, terus kebiasaannya punya dua kartu dengan masing-masing pagu atau limit sebesar Rp 20 juta. 

Kalau kamu aktif banget pakai kedua kartu kredit dan gak memperhatikan nominal tagihan yang terus bertambah, utang kamu bisa melebihi gaji sebulan nih, gimana gak pusing ya. Malah, bisa jadi kamu terlilit utang sampai Rp 40 juta dan itu belum termasuk bunganya lho. Wah harus hati-hati nih.

Kalau udah gitu, harus gimana?

Jangan langsung panik dan merasa gak bisa bayar utang karena ulah kamu. Semua masalah bisa diselesaikan, asalkan kamu mau berkomitmen. Nah, buat bayar tagihannya udah terlanjur membengkak, simak lima langkah penting berikut ini buat lunasi kartu kredit yang sudah dirangkum oleh MoneySmart.id. Yuk, cermati baik-baik ya.

1. Hentikan pemakaian kartu kredit

Hentikan pemakaian kartu kredit (Shutterstock)

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah stop pakai kartu kredit. Mungkin kamu bakal bertanya, gimana mau dihentikan kalau buat bayar tagihannya aja gaji sebulan udah habis gitu.

Nah, cara ini sih bisa memudahkan kamu perlahan-lahan untuk melunasi utang dan jadi orang yang gak konsumtif banget. Kira-kira bisa gak kamu?

Stop aja dulu! Yuk, lihat langkah selanjutnya.

2. Bayar tagihan dengan pembayaran minimum

Bayar tagihan dengan pembayaran minimum (Shutterstock)

Sebisa mungkin bayar kartu kamu dengan pembayaran minimum payment  terlebih dahulu. Dengan gitu, kamu masih punya sisa uang buat digunakan buat kebutuhan sehari-hari kamu.

Dengan cara ini, kamu bisa mulai berhenti dulu pemakaian kartu kredit. Ingat, meskipun limit kartu kamu makin bertambah, jangan tergoda buat pakai limit yang udah terkumpul. Biarin aja dulu sampai kamu bisa lunasi utang kartu sakti ini sampai tuntas.

Oh ya, sebisa mungkin bayarkan lebih dari minimum payment. Contoh, utang dua kartu kamu mencapai Rp 40 juta. Nah, kamu bisa bayarkan masing-masing Rp 3 juta buat satu kartu kredit. Jadi, total kamu bayarkan setiap bulan Rp 6 juta. Sisanya Rp 4 juta bisa digunakan buat keperluan kamu sehari-hari jadi dompet gak kosong-kosong amat.

Kalau rutin bayarkan dengan dana Rp 6 juta per bulan buat tagihan kamu, bisa sih lunasi utang tersebut dalam waktu enam sampai tujuh bulan. Angka kasarnya seperti itu, namun kamu harus catat pula bahwa kebanyakan bank menerapkan bunga mulai dari 2,25 persen per bulan ya. Plus, kamu benar-benar stop gunakan kartu kredit.

3. Pangkas pengeluaran bulanan kamu

Pangkas pengeluaran bulanan kamu (Shutterstock)

Gimana bisa bayar tagihan dan stop pakai kartu kredit, kalau kamu gak pangkas pengeluaran bulanan kamu. Nah, dengan cara memangkas pengeluaran bulanan kamu diharapkan sih bisa membantu dalam pelunasan utang tagihan dan gak keteteran buat pengeluaran sehari-hari.

Kamu harus bisa komitmen buat cukup dengan sisa uang yang ada. Contoh kasus yang udah disebutkan tadi, kamu cuma punya Rp 4 juta per bulan. Kalau dihemat-hemat sih sebenarnya cukup kok uang segitu dipakai buat hidup di Jakarta.

4. Ajukan KTA

Ajukan KTA (Shutterstock)

Cara ini terbilang riskan namun masih bisa dilakukan, asalkan kamu benar-benar komitmen. Pasalnya, cara ini kadang menimbulkan ilusi bahwa kamu kembali punya limit kartu yang full. Dengan gitu, kamu malah tergoda deh buat pakai kartu sakti ini lagi.

Perlu digarisbawahi bahwa bunga KTA berada di bawah bunga penggunaan kartu kredit setiap bulannya. Bunga sebagian kartu sekitar 2,25 persen sampai 2,95 persen. Sementara itu, bunga KTA berada di angka 1,2 persen sampai 1,75 persen. Nah, jangan gampang tergiur juga sih.

Kalau kamu bisa komitmen buat gak tergoda pakai kartu kredit, kamu bisa lakukan cara ini. Setelah dapat dana dari KTA, langsung bayar kartu kredit kamu. Cara yang paling jitu lagi sih kamu bisa langsung bayarkan semua alias tutup kartu kredit. Lunas deh utang kartu kredit kamu dan gak pusing lagi.

5. Mediasi dengan bank

Mediasi dengan bank. (Shutterstock)

Gimana kalau udah benar-benar stuck sama utang kartu kredit kamu? Jangan lari dari bank deh. Sebab, bank sebenarnya bakal lebih ramah bila kamu gak lari.

Kamu bisa segera datangi bank dan mediasi dengan mereka. Biasanya kamu bakal ditawarkan tiga solusi, yaitu:

  • Resechedulling, perubahan terhadap beberapa syarat perjanjian kredit yang menyangkut penjadwalan ulang pembayaran dan atau jangka waktu pelunasan kredit.
  • Reconditioning, upaya perubahan sebagian atau seluruh syarat-syarat kredit yang gak cuma mencakup pada perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu, dan persyaratan lainnya. Asalkan perubahan itu gak terkait dengan perubahan maksimal saldo kredit.
  • Restructuring, usaha penyelamatan kredit yang terpaksa dilakukan bank dengan cara mengubah komposisi pembiayaan yang mendasari pemberian kredit.

Dengan mediasi ini, kamu bisa merencanakan ulang pelunasan kartu kredit kamu. Kalau udah begini cicilan kamu lebih ringan sih ketimbang kamu harus bayar minimum payment dengan bunganya di angka 2,25 persen sampai 2,95 persen.

Ingat! Apapun solusi yang udah disebutkan di atas, kamu harus komitmen buat gak lakuin kesalahan yang sama saat kamu ceroboh gunakan kartu kredit.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →