Gak Mau Terjungkal ke Dalam Jurang Utang Kartu Kredit Kan? Simak 4 Hal Berikut!

utang kartu kredit

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com

 

Siapa sih yang mau terjungkal dan jatuh ke dalam jurang. Tempat yang sepi, gelap dan pastinya gak nyaman. Terlebih lagi kalau yang dimaksud adalah jurang utang kartu kredit.

 

Keindahan alam memang membuai, terlebih lagi jika bisa melihat dari atas puncak gunung. Tapi, dalam perjalanan menuju puncak gunung itu, jika kita salah melangkah, bisa-bisa bukan mendapati keindahan alam malahan bisa terjungkal jatuh ke dalam jurang. Hiy sereeem!

 

Sama halnya dengan kartu kredit. Penggunaan yang gak bijak dan cermat bukan gak mungkin bikin hidup kamu merana. Emangnya mau duit di rekening habis sekejap hanya untuk bayar utang kartu kredit. Belum lagi kalau harus jual aset, alamak!

.

[Baca: Kartu Kredit Tambahan Itu Rezeki tapi Bisa Juga Jadi Bencana]

 

 

Simak 4 hal berikut yang harus diperhatikan biar gak jatuh ke jurang utang kartu kredit:

 

1. Menetapkan budget

Kamu harus ingat, kartu kredit itu bukan dana cadangan ya. Kartu kredit memiliki fungsi utama sebagai alat pembayaran.

 

Siap-siap aja terima risiko berikut kalau menggunakan kartu kredit sampai mentok limit:

1. Tagihan yang bakal membengkak.

2. Kemungkinan overlimit, ujung-ujungnya ada biaya tambahan loh. Masalah lain muncul jika kartu kredit ternyata gak ada fitur overlimit. Pasti bakal tepok jidat saat butuh kartu tapi limit udah mentok.

 

So, sebelum menggunakan kartu kredit ada baiknya tetapkan budget dulu. Contohnya aja nih, limit kartu kredit yang kamu gunakan sebesar Rp 12 juta, nah tetapkan pemakaian maksimal Rp 8 juta. Tapi kamu harus komit dengan budget ini biar gak sia-sia.

 

utang kartu kredit

 Gesek sana sini emang enak ya, tapi jangan tepok jidat kalau lihat tagihan bengkak!

 

 

2. Pahami aturan main

Segala sesuatu di dunia pasti punya aturan main, demikian juga halnya dengan kartu kredit ya. Menjadi pengguna kartu kredit sama artinya kamu setuju dengan peraturannya. Perhatikan baik-baik deh, semua elemen yang diatur di dalamnya seperti biaya bunga dan lainnya.

 

Pastikan kamu paham supaya saat menggunakan bisa menjadikan aturan tersebut sebagai pertimbangan bertransaksi.

 

Pembayaran tagihan kartu kredit sebaiknya langsung dibayar secara penuh dan bukan minimum. Emangnya kenapa? Bukankah dari pihak penerbit kartu kredit memperbolehkan pembayaran minimum.  

 

Karena, dengan kamu membayar tagihan secara minimum, itu sama artinya dengan siap membayar kekurangan tagihan beserta bunganya di tagihan bulan mendatang.

 

Fitur kartu kredit lainnya adalah tarik tunai. Nah, yang satu ini juga harus kamu pahami baik-baik aturan mainnya. Biasanya akan ada biaya penarikan dan bunga jika kamu gak bisa membayar penuh.

 

Selain itu, kartu kredit juga memiliki biaya tahunan atau yang biasa dikenal dengan annual fee. Biasanya, bank akan membebaskan annual fee selama setahun pertama saja, setelah itu nasabah akan dikenakan biaya.

 

 

utang kartu kredit

 Annual fee bisa gratis bisa juga bayar. Yang gratisan emang paling enak ya

 

 

[Baca: Punya Kartu Kredit Lebih dari Satu Harus Diatur Kalau Nggak Mau Amburadul]

 

 

3. Teliti tagihan

Sebagai pengguna kartu kredit, ketelitian kamu juga dituntut saat tagihan datang. Jangan malas untuk cek satu demi satu transaksi yang tercetak. Periksa juga nominal dan detail lainnya supaya kalau ada yang janggal kamu bisa langsung komplain.

 

Apakah mungkin terjadi kesalahan? Kenapa gak? Para petugas bank kan manusia juga, bisa banget bikin kesalahan. Sebisa mungkin jadilah nasabah yang smart dan meminimalisir kerugian.

 

Itulah kenapa penting banget untuk memeriksa tagihan. Sehingga kita hanya perlu membayar yang memang semestinya dibayar.

 

4. Jangan lari dari tanggung jawab

Orang dewasa gak lari dari masalah ya, seberat apapun usahakan untuk mencari solusi. Gak ada masalah yang gak ada solusinya, sama halnya dengan kartu kredit. Jika memang kenyataannya kita bernasib apes dan terjungkal ke dalam jurang utang kartu kredit ya jangan lari.

 

Selesaikan apa yang jadi tanggung jawab kita. Jangan hanya mau pakai tapi gak mau bayar kembali. Lebih baik terbuka dengan pihak bank jika memang mengalami kesulitan bayar. Bank akan bersikap terbuka kok jika ada nasabah yang bermasalah dengan pembayaran tagihan kartu kreditnya.

 

utang kartu kredit

Kalau ada masalah jangan kabur kayak maling ayam ya, semua bisa dibicarakan kok! 

 

 

Diskusikan bagaimana jalan tengah yang tidak merugikan kedua belah pihak. Biasanya pihak bank akan memberi keringanan tagihan dan restrukturisasi jangka waktu sebagai solusi. Sebaliknya, kalau kamu kabur justru bank akan mengejar dan gak kasih ampun loh!

 

[Baca: Ssst Kartu Kredit untuk Pedagang Ternyata Menyimpan Untung]

 

 

Sejatinya, kartu kredit diciptakan dengan tujuan mempermudah nasabah bertransaksi. Tapi sebagai pengguna kartu kredit juga harus bisa cermat dan bijak. Jangan hanya mau enaknya saja ya.

 

 

Aturan main kartu kredit wajib dipahami kalau gak mau terpeleset dan jatuh ke jurang utang kartu kredit.

 

 

 

Image Credit:

  • http://kertaskecil.net/wp-content/uploads/2015/11/kartu-kredit.jpg
  • https://anzpersonaloan.files.wordpress.com/2013/03/tabel-free-annual-fee-cc-anz.jpg
  • http://img.ehowcdn.com/750×500/ehow/images/a05/bj/1i/become-credit-card-broker-800×800.jpg