Gak Usah Bingung Pilih Kartu Kredit Pertama. Ini Tipsnya!

kartu kredit pertama

Segala hal yang sifatnya pertama pasti bikin deg-degan, senang, sekaligus bingung. Termasuk ketika memilih kartu kredit pertama.

Sah-sah saja kalau bingung memilih kartu kredit pertama. Ada begitu banyak kartu kredit disediakan berbagai bank.

Namun gak semua kartu itu cocok buat yang baru mau pegang kartu kredit. Bukan apa-apa, kartu multiguna ini memerlukan tanggung jawab dalam penggunaannya.

Bila ceroboh, bisa-bisa terperosok ke jurang utang yang dalam. Inilah yang memicu tudingan bahwa kartu kredit bikin bangkrut.

Sebetulnya bukan kartu kreditnya yang bikin bangkrut, melainkan perilaku penggunanya. Kalau benar bikin bangkrut, gak mungkin dong banyak yang berlomba-lomba mendapatkannya. Termasuk kamu, kan?

Biar gak jadi korban salah paham kartu kredit bikin bangkrut, berikut ini tips memilih kartu kredit pertama.

1. Limit kecil

Sebagai kartu kredit pertama, disarankan mencari yang limitnya kecil dulu. Kira-kira Rp 3 juta cukuplah untuk belajar mengelola keuangan menggunakan kartu kredit.

kartu kredit pertama
Limit gak usah gede-gede dulu, belajar atur yang kecil dulu dong baru yang gede (kartu kredit/go banking rates)

Kenapa gak langsung yang berlimit besar? Seperti disebutkan, ada tanggung jawab dalam penggunaan kartu kredit.

Bila limit besar, dikhawatirkan malah penggunaan gak terkontrol karena keblinger oleh manfaat kartu kredit. Gesek sana, gesek sini, tarik tunai, dan seterusnya.

Hal ini bisa diantisipasi dengan kartu kredit limit kecil. Sebab setelah mencapai limit, kartu kredit tak bisa digunakan hingga tagihan datang. Bahkan beberapa bank penerbit menerapkan denda jika limit terlewati.

2. Bebas iuran tahunan pertama

Dalam kartu kredit, ada yang namanya iuran tahunan. Buat yang mencari kartu kredit pertama, pilih yang bebas iuran setidaknya pada tahun pertama.

kartu kredit pertama
Biar gak rugi, pilih yang gak perlu bayar iuran tahunan pertama (Kartu kredit/CC Advise)

Meski jumlah iuran hanya ratusan ribu rupiah dan ditarik sekali setahun, angka itu tetaplah berupa uang yang penting buat kita. Kartu kredit bebas iuran tahunan juga penting jika sewaktu-waktu kita mau ganti kartu kredit karena merasa gak cocok dengan kebutuhan.

Rugi dong keluar uang buat kartu kredit yang gak cocok. Mending duitnya diolah buat modal nikah.

3. Syarat mudah

Biar gak trauma ditolak saat mengajukan kartu kredit pertama, cari yang syaratnya mudah. Misalnya batas minimal gaji kecil dan bisa apply via online.

Kan gak lucu sudah repot-repot nyiapin banyak dokumen, diwawancara, nunggu berminggu-minggu, eh, aplikasi kartu kredit ditolak. Sudah banyak kok kartu kredit yang bisa didapatkan via online.

4. Sesuai dengan kebutuhan

Sejatinya, bukan hanya kartu kredit pertama yang harus sesuai dengan kebutuhan. Artinya, ketika mencari kartu kredit, kita mesti melihat dulu apa kebutuhan kita.

Misalnya kita rutin belanja barang kebutuhan rumah tangga di supermarket A. Maka, carilah kartu kredit yang punya kerja sama dengan supermarket tersebut.

kartu kredit pertama
jangan lupa dengan diskon yang bisa didapat kalau belanja pakai kartu kredit (belanja/amino nara)

Hasil kerja sama itu adalah diskon, reward, dan fasilitas lain yang diperuntukkan bagi pemegang kartu. Kurang enak bagaimana, coba? Kartu kredit di tangan, belanja bulanan pun ringan.

Dari kriteria di atas, kita bisa mempersempit pencarian kartu kredit pertama. Kartu kredit yang bisa dinikmati sesuai dengan kriteria tersebut, antara lain dari Bank Mega.

Kartu kredit Bank Mega terbilang mudah didapat. Kerja sama dengan supermarket dan pusat belanja pun ada, yakni Carrefour, Transmart, dan Metro.

Terlebih ada banyak fasilitas yang bisa kita dapatkan jika menggunakan kartu kredit itu untuk transaksi di lini usaha Trans Corp lainnya. Misalnya, di Trans Studio dan Wendy’s.

Apa pun pilihan kartu kredit pertama kita, jangan lupa. Tanggung jawab adalah faktor penting untuk mereguk manfaat kartu kredit sepenuhnya.

Tanpa tanggung jawab, jangan harap bisa menikmati manfaat kartu kredit. Bisa-bisa malah terbelit utang lantaran gak sanggup memegang hak istimewa sebagai pemilik kartu kredit.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Pengin Punya Kartu Kredit Gak Pakai Ribet? Yuk Ajukan Kartu Kredit Secara Online]

[Baca: Kartu Kredit Bebas Iuran Tahunan Selamanya, Memangnya Ada?]

[Baca: Sudah Tahu Cara Menaikkan Limit Kartu Kredit? Simak Yuk]