Gelar Audisi Pinjaman KTA Dulu Dong Biar Dapat Memilih Bank yang Tepat

memilih bank yang tepat

Memangnya cuma bank aja yang bisa pilih-pilih nasabahnya yang mau berutang. Siapa pun yang mau jadi tukang pinjam duit berhak juga pilih-pilih bank yang pas. Pinjam istilah orang yang lagi jatuh cinta, memilih bank yang tepat itu juga mesti ada chemistry.

 

Konteks pinjam duit ke bank itu lebih pada hubungan yang setara. Si tukang pinjam butuh duit karena lagi butuh. Terus di sisi bank juga butuh nasabah untuk menyalurkan dananya. Jadi, masing-masing pihak dipertemukan dalam kepentingan yang sama.

 

Kadang dapatkan bank yang punya chemistry yang sama itu bukan perkara gampang. Bahkan cari bank yang pas di hati itu bisa jadi sumber kegalauan.

 

Lumrah bangetlah galau. Di luar sana itu bejibun bank yang nawarin pinjaman seperti KTA (kredit tanpa agunan). Udah gitu, nama produk KTA-nya macam-macam pula.

 

Masalahnya, menentukan bank yang punya produk KTA yang sesuai sama kebutuhan itu mesti dipertimbangkan matang-matang. Jangan setengah matang!

 

Meski statusnya cari utangan, tetap aja dong si peminjam wajib memverifikasi bank. Bukan cuma banknya aja yang berhak verifikasi calon pengutang.

 

[Baca: Sebenarnya Gimana Sih Cara Bank Menyetujui Aplikasi KTA Kita?]

 

Kira-kira poin apa saja ya buat dapatkan chemistry sama bank yang mau jadi tempat dapatkan utangan. Ini dia poinnya sebelum ambil keputusan.

 

1.Kredibilitas Bank

Tak kenal maka tak sayang. Cucok banget peribahasa itu untuk yang satu ini. Sebelum mau ajukan KTA, langkah terpenting adalah kenali lebih dalam bank yang hendak dituju.

 

Paling gampangnya itu kenali reputasi bank. Ukurannya bisa jadi seberapa banyak nasabah yang dimiliki, kualitas layanan yang prima, sampai banyaknya kantor cabang yang tersebar di berbagai daerah.

 

Mau cari bank tepat? Tiru audisi pencarian bakat di televisi

 

 

Memilih bank dengan reputasi bagus dan kredibel jadi langkah pertama untuk mengajukan KTA. Hal ini semata-mata demi kenyamanan, keamanan, sekaligus kepastian dalam permohonan pinjaman KTA.

 

[Baca: Ini Dia Plus Minus 4 Produk KTA]

 

2.Hitung Besaran beban biaya pengajuan KTA

Langkah berikutnya adalah pelajari produk KTA tersebut. Kalau perlu bikin sesi audisi KTA antarbank, mirip-mirip audisi X Factor Indonesia itu lho! Utamanya seputar biaya-biaya yang terkait dengan KTA.

 

Biaya-biaya yang lazim ada di KTA itu antara lain bunga, biaya provisi, biaya keterlambatan, biaya perlunasan dipercepat, dan premi asuransi (kalau ada). Tiap-tiap bank punya kebijakan tersendiri seputaran biaya ini.

 

Itulah kenapa perlunya bikin audisi KTA biar dapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan tentunya yang tak memberatkan keuangan. Maka itu, perlu aktif buat cari informasinya biar jangan kaget pas pinjam Rp 10 juta kok yang ditransfer cuma Rp 9,5 juta. Kemana Rp 500 ribunya?  

 

[Baca: Pelajari Dulu Biaya KTA – selain Bunga – Apa Saja Sebelum Deal]

 

3. Limit Pinjaman

Bank memang gudangnya duit. Cuma bukan berarti bank royal kasih pinjaman berapa pun yang diminta. Ya enggak  bisa begitu dong. Maka itu ada yang namanya limit atau batasan maksimal pinjaman yang diperkenankan.

 

Sekali lagi, bank punya kebijakan sendiri-sendiri soal ini. Misalnya saja limit KTA di Bank Mandiri pasti enggak sama dengan BRI atau BNI. Ada yang kasih limit dari Rp 5 juta sampai maksimal Rp 300 juta.

 

Limit ini sebenarnya juga menguntungkan buat peminjam. Dengan adanya limit, si nasabah bisa menentukan sendiri berapa kebutuhan dana yang diinginkan. Pendek kata, limit KTA ini turut memudahkan seseorang yang hendak mengajukan KTA.

 

Kapasitas keuangan nasabah turut menentukan dalam besaran limit KTA. Biasanya bank akan cari aman memberikan limit KTA sebesar tiga kali dari pendapatan. Atau bisa juga dilihat dari saldo yang terparkir di rekening.

 

[Baca: Hitung Dulu dengan Seksama Kalau Ambil KTA Biar Jadi Obat Galau]

 

4. Jangka waktu pinjaman

Jangka waktu pinjaman juga mesti ditentukan sejak awal. Untungnya, produk KTA itu cukup fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kehendak dari peminjam. Alhasil, jangka waktu pinjaman KTA itu bervariasi yang bisa disesuaikan dengan kapasitas keuangan peminjam.

 

Sebelum tentuin mau pinjam berapa, berkaca dulu mampunya kemampuannya

 

 

Meski begitu, tetap ada jangka waktu maksimalnya yakni 5 tahun. Hal ini beralasan lantaran KTA adalah produk pinjaman tanpa agunan sehingga bank tak terlalu berisiko jika mengalami macet di tengah jalan.

 

Satu hal yang mesti ditekankan sejak awal, makin lama jangka waktu pinjaman maka makin besar pula beban bunganya. Alhasil, langkah yang paling bijak saat mengambil KTA adalah memilih jangka waktu yang terpendek agar tak terbebani dengan bunga. Ada baiknya pula menghindari pelunasan dipercepat karena akan dikenai denda pinalti.

 

[Baca: Yuk Pelajari Plus Minus KTA Sebelum Melipir ke Bank]

 

5.Fasilitas Tambahan

Sebenarnya ini siasat marketing dari bank penerbit KTA. Tujuannya agar produknya diterima masyarakat. Caranya dengan melengkapi produk KTA-nya dengan fasilitas asuransi tanpa dikenai biaya tambahan lagi.

 

Fasilitas asuransi ini berguna bila suatu saat peminjam gagal mengembalikan pinjaman dengan alasan yang sesuai dengan klausul asuransi. Misalnya gagal membayar angsuran karena kematian atau mengalami cacat permanen. Bila itu kejadian, maka KTA dianggap lunas karena asuransi yang menanggungnya.

 

[Baca: Asuransi di KTA Perlu Apa Enggak Ya]

 

6.Syarat dan Waktu Pengajuan KTA

Namanya saja cari utangan, pastinya harus tahu syarat yang mesti dipenuhi. Kan sama saja kalau pinjam ke teman. Mana mungkin teman mau kasih utangan kalau si pengutang enggak mau ikut aturan sama yang meminjamkan duit.

 

Hal yang sama juga berlaku saat ajukan KTA. Bank punya syarat dan ketentuan yang mesti dipenuhi. Bila ada satu syarat saja yang tak bisa dipenuhi, sudah pasti pengajuan KTA bakal ditolak.

 

Meski di atas kertas, bank selalu mengedepankan betapa mudahnya mengajukan KTA bahkan ada yang mengiming-imingi dana KTA bakal cair dalam tempo satu jam. Tapi ya itu kembali lagi pada syaratnya. Kalau syarat oke dan sebelumnya pernah ada riwayat yang bagus dalam peminjaman, bank bakal mudah memuluskan pengajuan KTA.

 

Kemudian cari info juga apakah pengajuan KTA itu juga mensyaratkan pembukaan rekening di bank bersangkutan. Bila itu menjadi syaratnya, maka perhitungkan juga pengenaan biaya administrasi pengeleloaan rekening yang besarannya antara Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu per bulan. Tapi syarat pembukaan rekening ini enggak mutlak karena ada bank-bank lain yang tak memerlukannya.

 

[Baca: 3 Jenis KTA yang Siapa Tahu Cocok Buat Kamu]

 

Baca baik-baik itu syarat dan ketentuannya biar jelas di awal

 

 

Itulah poin-poin yang menjadi dasar audisi dalam menentukan bank yang tepat untuk disambangi untuk pengajuan KTA. Baru setelah audisi itu mendapatkan ‘pemenang’ produk KTA.

 

Carilah produk yang benar-benar menjadi solusi yang pas dalam mengatasi keuangan. Jangan sampai malah bikin masalah baru yang pada akhirnya bikin runyam di kemudian hari.

 

 


DuitPintar.com memberi berbagai pilihan produk kredit tanpa agunan atau KTA di Indonesia. Anda dapat membandingkan untuk mendapatkan produk yang paling tepat untuk Anda. Setelah itu, Anda pun dapat langsung mengajukan aplikasi online untuk produk pilihan Anda.

 

 

 

Image credit:

  • https://www.google.co.id/search?rlz=1C1CHYD_enID561ID561&espv=2&biw=1366&bih=599&tbm=isch&q=gedung+bank+bca&revid=2062289646&sa=X&ved=0CCIQ1QJqFQoTCJ6asJOB-8cCFQkkjgodILADtw#tbm=isch&q=membuka+rekening&imgrc=uMDchhllTDUwFM%3A

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis