Gini Nih Cara Memanfaatkan Rezeki Nomplok Biar Gak Mubazir

cara memanfaatkan rezeki

Dapet rezeki nomplok? Wow, siapa yang gak seneng? Mau beli ini-itu, belanja di sana-sini, semua langsung dibeli.

 

Ya, beli saja semuanya dari rezeki nomplok itu. Habiskan, atau sisakanlah sedikit, lalu kembali ke kehidupan semula yang lumayan itu. Hanya lumayan.

 

Hidup kita bakal lebih dari sekadar lumayan kalau tahu cara memanfaatkan rezeki nomplok dengan maksimal. Akan lebih baik dan bijak jika memanfaatkan rezeki untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan pemborosan.

 

Rezeki nomplok bisa bener-bener datang secara tiba-tiba. Tapi bisa pula berupa akumulasi hasil kerja keras.

 

Dapat undian dari nabung di bank, misalnya, itu rezeki nomplok-plok. Sedangkan rezeki berupa naik jabatan, yang artinya gaji juga naik, itu adalah hasil kerja keras di kantor.

 

Dari mana pun sumbernya, rezeki nomplok harus dikelola dengan baik biar gak mubazir. Berikut ini hal-hal bermanfaat yang sebaiknya dilakukan ketika dapat rezeki nomplok:

 

1. Tabung

Cara memanfaatkan rezeki nomplok yang paling gampang adalah nabung rezeki itu. Tapi ingat, imbal hasil dari tabungan relatif kecil. Yang pasti, bunga tabungan jauh lebih kecil ketimbang potensi keuntungan dari investasi lain kayak reksa dana atau saham.

 

cara memanfaatkan rezeki Tabungan atau deposito juga penting sebagai persiapan masa depan

 

 

Yang lebih menguntungkan adalah deposito. Ini mirip dengan tabungan, tapi ada kontraknya.

Duit gak bisa diambil sebelum kontrak selesai, misalnya sebulan atau setahun. Namun, bunganya lebih gede ketimbang tabungan biasa.

 

[Baca: Deposito Bank Menguntungkan Kok, Coba Kenalan Dulu]

 

Tapi menabung tetap lebih baik ketimbang menghamburkan uang gak jelas. Siapa tahu nanti dapat rezeki nomplok lagi dari undian bank?

 

Dana ini bisa menjadi cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Misalnya (amit-amit, ya) rumah kebakaran padahal gak punya asuransi kebakaran. Tabungan bisa dipakai buat memenuhi kebutuhan pasca-kebakaran, termasuk bangun rumah lagi.

 

[Baca: Apa Bedanya Produk Asuransi Kebakaran dengan Asuransi Properti? Ini Jawabnya.. ]

 

2. Investasi

Ini yang paling sering disarankan oleh konsultan keuangan. Investasi di sini beda dengan nabung, ya. Ada beberapa pilihan investasi, antara lain:

Tanya Lifepal - Untuk Pertanyaan Keuanganmu
Bagaimana cara mengelola uang pesangon untuk korban PHK karena Covid-19?Dijawab : Eko Endarto, CFP, RFA
  • Emas
  • Reksa dana
  • Properti

Investasi emas bisa jadi alternatif buat yang mau main aman di bidang investasi. Harga emas naik terus dari tahun ke tahun. Tapi, persentase kenaikannya dikit doang.

 

Jadi, kalau investasinya seiprit otomatis hasil yang didapat juga secuil. Begitu juga sebaliknya, semakin berat gram emas, makin tinggi keuntungannya.

 

[Baca: Awas Tertipu Bisnis Investasi Emas, Cermati Modus Money Game]

 

Reksa dana kerap kali dianggap sebagai “mainan orang kaya”. Soalnya mekanisme investasinya dipandang ribet. Padahal gak gitu juga.

 

cara memanfaatkan rezeki

Memulai investasi emas bisa dilakukan kapan saja, sesuaikan saja dengan kemampuan finansial

 

 

Investor pemula juga bisa main reksa dana. Bahkan hanya dengan modal Rp 100 ribu kita udah punya akun reksa dana.

 

[Baca: Hei Calon Investor dan Pemula, Ayo Belajar Investasi Reksa Dana Saham Biar Gak Malah Buntung]

 

Investasi yang paling gampang tapi hasilnya lebih dari sekadar lumayan kayaknya hanya properti. Harga properti bisa naik gila-gilaan bila lokasinya strategis.

 

Apalagi di Jakarta dan sekitarnya. Rumah selalu diburu para pendatang yang datang ke Ibu Kota untuk mengadu nasib.

 

Selain rumah tapak, apartemen juga bisa dijadikan investasi lewat duit dari rezeki nomplok itu. Kalau bisa, cari apartemen di tengah kota. Soalnya gak sedikit eksekutif muda yang lebih pilih tinggal di apartemen karena lebih dekat dengan tempat kerja.

 

[Baca: Apakah Investasi Apartemen Menguntungkan Selamanya? Gimana Memprediksikannya?]

 

Itulah dua hal yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan rezeki nomplok. Gak apa-apa sebagian dipakai buat beli kendaraan demi kelancaran kerja atau traktir makan-makan.

 

Tapi akan lebih baik lagi jika sebagian besar dipakai buat investasi. Asuransi juga penting untuk dipunyai karena sifatnya sama dengan investasi.

 

Meski BPJS sudah di tangan, asuransi masih dibutuhkan. Toh, keduanya bisa disatukan ketika masuk rumah sakit. Rezeki nomplok segede apa pun gak akan berarti jika kitanya hanya berpikir soal konsumsi.

 

 

 

Image credit:

  •  http://www.seputarforex.com/sfmateri/sf0_ilustrasi-teller-bank.jpg
  • http://www.keuanganitumudah.com/wp-content/uploads/2015/07/www.ohioact.org_.jpg
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →