Kini Mitra Grab Bisa Ambil KPR Mudah dan Murah, Ini Caranya!

KPR Khusus Driver Grab (Shutterstock)

KPR Khusus Driver Grab (Shutterstock)

Guna menyalurkan pembiayaan kredit perumahan (KPR) kepada kalangan pekerja informal SMF menggandeng Grab Indonesia. Mereka akan memberikan akses KPR melalui Program KPR SMF-Grab bagi para driver GrabCar. 

KPR SMF-Grab disalurkan melalui Perusahaan Pembiayaan yang bekerja sama dengan SMF. Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan, program ini menawarkan produk KPR yang memiliki suku bunga tetap sepanjang tenor.

Sehingga nilai kewajiban angsuran debitur stabil selama waktu pembiayaan, dan tidak terpengaruh oleh gejolak kenaikan suku bunga. Jadi dapat memberikan kepastian dalam mengangsur bagi para debiturnya.

“Hingga Oktober 2019 sebanyak 52 orang driver dinyatakan memenuhi kriteria KPR dari 400 orang yang mendaftar dalam kegiatan Expo KPR SMF-Grab,” ujar Ananta.

Dirinya berharap program tersebut akan memberikan kemudahan bagi para pekerja informasi bisa menjangkau kredit kerumah. Sebab selama ini pekerja formal yang lebih diutamakan.

KPR Bagi Mitra Grab

“Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mitra Grab Indonesia untuk memperoleh hunian yang layak dan terjangkau. Sekaligus membuka potensi baru bagi Penyalur KPR.” kata Ananta Wiyogo.

Lebih lanjut Ananta mengatakan bahwa kerja sama antara SMF, Grab dan Perusahaan Pembiayaan ini adalah bagian dari komitmen dan keberpihakan SMF kepada masyarakat Indonesia. Utamanya untuk dapat memperoleh hak yang sama dalam mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau.

Sebab, selama ini mewujudkan kepemilikan rumah bagi mereka yang termasuk kedalam segmen masyarakat yang tidak memiliki slip gaji atau berpenghasilan tidak tetap mempunyai tantangan tersendiri.

Sementara itu, Heliantopo, Direktur SMF mengatakan, pihaknya berharap kerjasama antara SMF dan berbagai perusahaan dalam penyediaan rumah bagi masyarakat akan terus berlanjut.

Menurutnya, kerjasama dengan Grab merupakan titik awal dan sebagai prototipe penyaluran kredit perumahan kepada kalangan pekerja informal.

“Inikan kami bikin template dahulu (bersama Grab). Kami lihat risikonya, progresnya seperti apa, dan apa yang perlu di evaluasi, dan tentu harapannya ini bisa diperbanyak,” papar Heliantopo.

Ratusan Peminat

Heliantopo menambahkan, kerja sama dengan Grab dalam penyaluran pembiayaan perumahan telah diminati oleh ratusan mitra dirver Grab.

“Jadi kerja sama dengab Grab sudah berjalan, lebih dari 400 sampai 500 orang yang mengajukan ketika kami melakukan expo (perumahan), mereka lihat, mereka tertarik, dan proses pengajuan,” tambahnya.

Sementara itu, dari total ratusan pengajuan yang berminat, SMF bersama dengan perusahaan pembiayaan telah memproses 52 pengajuan.

“52 yang sudah disetujui, kemudian kita akan evaluasi, kita mau lihat jalannya ini seperti apa, pembayarannya seperti apa lancar atau tidak, dari sisi produk ada kelemahan atau tidak,” jelasnya.

Menurutnya, program baru ini diperlukan waktu untuk evaluasi kedepan, sebab banyak tahapan dan proses yang diperlukan dalam penyaluran kredit rumah kepada pekerja informal.

“Kami sudah melakukan beberapa kali pertemuan. Baik dengan multifinance dan Grab untuk memperbaiki proses, termasuk bagaimana memilih developernya. Itu juga satu hal yang penting, karena ini sebelumnya belum pernah,” paparnya.

Dalam program ini, SMF telah bekerja sama dengan dua perusahaan multifinance yakni PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia, dan PT Batavia Prosperindo Finance.

“Nanti akan ada penambahan satu lagi, itu semoga semakin cepat, kalau dibutuhkan lagi, kami tinggal ajak multifinance,” pungkasnya.

Tak hanya dengan Grab, SMF juga telah bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Hal ini terkait pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau untuk karyawan PNM yang saat ini berjumlah hingga 37.000 orang.

“Itu merupakan wujud nyata dalam menciptakan sinergi antar BUMN yang bertujuan untuk pengembangan bidang usaha kedua BUMN,” ujar Ananta.

Dengan kerja sama tersebut, Ananta pihaknya ke depannya dapat menggali potensi baru untuk pembiayaan KPR bagi masyarakat umum, khususnya penggiat UMKM binaan PNM.

“Binaan PNM itu seperti Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) serta Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar),” pungkas Ananta.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

 

 

 

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis