Boleh Didagangkan di Indonesia, Kenapa Harga Bitcoin Gak Naik Kayak Dulu Ya?

Mata uang digital Bitcoin udah dapat restu buat diperjual belikan di Indonesia. Izin ini diberikan Badan Pengawas Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi atau Bappebti. Walaupun begitu, harga Bitcoin terkini gak bikin gereget kayak dua tahun yang lalu.

Seperti yang kamu tahu harga Bitcoin pada 2017 menanjak gila-gilaan. Dari Rp 11 jutaan di awal naik dan terus naik hingga mencapai Rp 260 jutaan. Gimana gak bikin heboh masyarakat dunia? Satu Bitcoin saat lagi hitnya dijual ratusan juta rupiah.

Gara-gara tingginya harga Bitcoin, banyak orang yang jadi kaya dibuatnya. Salah satunya dua orang bersaudara Cameron dan Tyler Winklevoss yang pernah menggugat Facebook menjadi kaya berkat Bitcoin.

Sayangnya, masa-masa gemilang tersebut perlahan-lahan meredup sepanjang tahun 2018. Bitcoin yang dulu digadang-gadang sebagai pengganti mata uang yang ada kini kehilangan pamornya.

Padahal, Bitcoin saat ini udah dapat izin dari Bappebti yang memasukkannya sebagai kelompok komoditas. Pertanyaannya adalah kenapa harga Bitcoin bisa sedemikian merosot. Dikutip dari The New York Times, ternyata ini penyebab Bitcoin bisa merosot harganya.

1. Pemberian izin penggunaan Bitcoin di beberapa negara

Harga Bitcoin sangat dipengaruhi sentimen. Makanya begitu ada sentimen-sentimen tertentu, harganya mengalami perubahan.

Salah satunya yang paling berperan dalam pasang surut nilai Bitcoin adalah pemberian izin legalitas mata uang digital ini di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, China, Jepang, Korea Selatan, Singapura, hingga Rusia.

Kabar-kabar yang berasal dari regulator keuangan negara-negara tersebut benar-benar mempengaruhi naik atau turunnya harga Bitcoin.

Kalau kabarnya positif, udah pasti Bitcoin bakal naik. Sementara kalau kabarnya negatif, Bitcoin bakal turun. Pokoknya udah kayak saham aja deh.

2. Kehadiran mata uang digital Tether bikin harga Bitcoin turun

Kemunculan Tether bikin menimbulkan keresahan di kalangan investor. Pasalnya, mata uang digital ini dinilai lebih stabil nilainya ketimbang Bitcoin sebab harganya berpatokan pada harga dolar.

Isu yang bikin investor makin khawatir adalah adanya kemungkinan Tether dimanfaatkan buat meningkatkan harga Bitcoin. Akibatnya, nilai Bitcoin dianggap bisa dimanipulasi.

Isu-isu yang berkembang menyebutkan kalau Tether ini dimunculkan saat mata uang Bitcoin sedang turun-turunnya. Terus mata uang ini kemudian digunakan buat membeli Bitcoin sewaktu harganya murah. Efeknya tentu aja nilai Bitcoin terdongkrak.

Dari isu itulah, para investor kemudian merasa khawatir hingga memunculkan rasa ketidakpercayaan pada Bitcoin lagi.

3. Tindakan dari regulator

Kegiatan Initial Coin Offering atau penawaran perdana koin begitu menguntungkan perusahaan-perusahaan yang lagi mencari pendanaan. Pasalnya, perusahaan-perusahaan bisa memperoleh dana dari ICO tanpa perlu dicampuri regulator.

Sayangnya, kemudahan dari mata uang digital alias cryptocurrency dipandang Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat atau SEC sebagai pelanggaran terhadap beberapa aturan yang berlaku. Akibatnya, beberapa perusahaan yang ketahuan diberi sanksi.

Bahkan, sanksi ini juga berlaku pada perusahaan-perusahaan yang melakukan ICO. Wajar aja tindakan regulator ini menjadi sentimen negatif terhadap harga Bitcoin.

4. Pengelolaan yang dilakukan komunitas bikin harga Bitcoin menurun

Pengaturan yang dilakukan komunitas ternyata memberi dampak negatif terhadap harga Bitcoin. Dulunya Bitcoin itu cuma ada satu. Kini keberadaannya terpecah menjadi Bitcoin Cash yang kemudian terpecah lagi menjadi Bitcoin ABC dan Bitcoin SV.

Pemecahan Bitcoin yang diistilahkan forking memicu terjadinya kekacauan dalam perdagangan mata uang digital ini. Dampaknya udah jelas mata uang ini mengalami penurunan harga.

Itu tadi beberapa penyebab yang bikin harga Bitcoin mengalami penurunan. Belum diketahui pasti, apakah di tahun ini harganya terus menurun atau sebaliknya bakal naik lagi seperti sebelumnya? 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →