Kata Siapa Harga Emas Kemahalan, Akhir Tahun Bisa Jadi “Rp 800 Ribu” per Gram!

harga emas

Harga emas memang terus melonjak belakangan ini. Namun, apakah benar harganya sudah kemahalan? Tentu saja tidak.

Co-founder sekaligus CEO Tamasia, Muhammad Assad mengatakan, harga emas di akhir tahun 2019 bakal mencapai Rp 800 ribu per gram! Jika prediksi Assad benar, maka ini adalah saat yang tepat untuk berinvestasi dengan membeli emas.

Dalam sebuah diskusi di GoWork, Plaza Indonesia, belum lama ini, Assad mengatakan, ada beberapa alasan penting mengapa kamu harus berinvestasi emas sekarang juga.

Ingin tahu lebih lanjut? Simak, ulasan berikut:

1. Perang dagang Amerika – China

harga emas
Harga emas (Lifepal/Aulia Akbar)

Perang dagang antara Amerika Serikat dan China memang bikin indeks saham gabungan memerah. Banyak sekali ketidakpastian yang muncul dari peristiwa satu ini, belum lagi didorong insiden di Hong Kong yang kerap disebut memicu krisis ekonomi Asia.

“Harga emas bisa mencapai Rp 800 ribu pergram, kenapa? Karena perang dagang yang terjadi saat ini memang membuat investor berpaling untuk menyimpan investasinya di emas ketimbang di pasar modal,” ujar Assad.

Masuk akal juga sih, ketika perang berlanjut dan investor akhirnya berpaling ke emas, maka harga emas dunia pun bisa meroket.

Kalau dipikir-pikir, tahun lalu harganya masih Rp 680 ribuan. Tahun ini melonjak jadi Rp 720 ribu, dan apakah di akhir 2019 akan jadi Rp 800 ribu seperti kata Assad? Well, kita lihat saja nanti ya!

Baca juga: Mau Beli Emas? Jangan Lupa Cek Harga Terbarunya di Sini Per Hari Ini

2. Beli emas udah gak perlu ngantri dan capek-capek ke toko

harga emas
Harga emas (Lifepal/Aulia Akbar)

Salah satu alasan mengapa sampai detik ini kamu belum punya emas mungkin karena harus mendatangi toko emas atau ngantri di kantor Antam.

Tamasia bisa memfasilitasi pembelian emas secara digital yang nantinya bisa dicetak setelah saldo emasmu sudah mencapai 1 gram. 

Caranya pun sederhana banget. Hanya perlu install aplikasinya, masukkan data, lakukan verivfkasi, dan setelah itu bisa transaksi. 

3. Investor emas memang optimis

harga emas
Harga emas (Lifepal/Aulia Akbar)

Satu hal yang cukup menarik disimak dalam investasi emas adalah memahami karakteristik investor emas di Indonesia yang terbilang unik. 

Menurut Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang yang juga hadir dalam diskusi tersebut, harga emas yang naik tampaknya gak membuat para investor berpikir kalau harga logam mulia ini sudah kemahalan.

“Kalau kita lihat trennya ada karakter investor yang unik, semakin naik semakin dikejar. Itu unik mungkin only in Indonesia, jadi saat ini adalah momen di bulan agustus ini adalah harga emas fisik tertinggi di tahun 2019,” ungkap Paulus.

Beda sama saham tentunya ya. Kadang ketika harganya sudah naik, maka ada aksi profit taking alias ambil untung bersama-sama yang menyebabkan harga saham mengalami koreksi atau penurunan.

Nah, kira-kira kamu termasuk yang optimis juga gak nih sama harga emas?

Itulah sejumlah alasan mengapa saat ini adalah saat yang tepat untuk beli emas walau harga emas lagi naik. 

Kalau di akhir tahun bisa Rp 800 ribu, maka beli sekarang tentu masih bisa cuan gede dong. Tertarik beli? Atau apa lebih tergoda sama harga saham yang memang lagi murah? (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →