Harganya Melonjak! 6 Hal Ini Harus Diperhatikan Saat Investasi Emas

investasi emas

Salah satu investasi yang menguntungkan saat ini adalah emas. Bayangkan saja, harga emas dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan, bahkan tahun ini cukup tinggi lho. 

Di 2015 lalu harga emas Rp500 ribu per gram bagi yang ingin membelinya dan dijadikan salah satu instrumen investasi. Lalu yang mengejutkan pada bulan September 2020 sekarang, harganya sudah mencapai Rp1.021.000 per gram (4/9/2020). 

Harga emas bisa tembus lebih tinggi lagi nih melihat pandemi Covid-19 belum juga usai. Tentunya hal ini menguntungkan bagi orang yang sudah melakoni investasi dengan instrumen emas atau logam mulia. 

Harganya yang melonjak, membuat orang yang membelinya dengan harga murah kala itu diuntungkan, kamu salah satunya? Walaupun terbilang menguntungkan, kamu perlu hati-hati dalam mengelolanya. Kenapa? Kalau kamu gak hati-hati, investasi emas tadi malah buat kamu rugi. Jangan sampai deh!

Perhatikan 6 poin utama waktu mau investasi emas

Biar gak rugi, yuk simak enam poin yang harus kamu perhatikan sebelum memulai investasi emas.

1. Emas batangan vs perhiasan

Gak ada salahnya investasi emas dalam bentuk perhiasan. Tapi, kalau kamu berharap dapat keuntungan yang signifikan, sebaiknya jangan deh.

Emas dalam perhiasan ternyata bukan 100 persen emas, jadi sering gak berikan untung yang besar. Saat kamu menjualnya kembali, harga yang didapat dihitung dari kadar dan beratnya. Jadi, disarankan untuk beli emas batangan.

2. Waspada investasi emas bodong

Banyak orang yang tertipu investasi emas bodong. Calon investor biasanya diiming-imingi keuntungan besar kalau mau menginvestasikan uang mereka buat beli emas. Jangan sampai tertipu sama perusahaan bodong yang bakal bawa lari uang investasi kamu saat udah terkumpul banyak dan hendak ditebus. 

Biar hal di atas gak terjadi sama kamu, belilah atau berinvestasilah di perusahaan yang terpercaya seperti Antam dan Pegadaian.

3. Harganya naik turun

Kurang tepat rasanya kalau ada orang bilang harga emas bakal terus naik. Faktanya,  harga emas bisa aja turun setiap harinya. Emang sih kalau bicara harga dari tahun ke tahun, udah hampir pasti harga emas emang mengalami kenaikan.

Emas yang kamu investasikan gak bisa dijual dalam waktu cepat kalau mau dapat untung banyak. Tunggulah beberapa tahun saat nilainya sudah menanjak. Makin lama berinvestasi, peluang dapat untung makin besar.

4. Emas bukan dana darurat

Kamu wajib bedakan antara investasi dan dana cadangan. Kenapa begitu? Sering kali orang lebih memilih untuk  menggelontorkan seluruh dana yang dia miliki buat investasi, termasuk investasi emas tapi malah lupa dana cadangan yang bakal menolong saat keadaan darurat.

Jangan sampai  jual emas saat harganya sedang anjlok. Dalam perencanaan keuangan yang bijak, kamu memang harus bedakan antara alokasi buat investasi dan buat dana cadangan.

5. Beli kredit vs tunai

Disarankan kamu jangan beli emas dengan kredit, karena bisa aja kamu gagal bayar di kemudian hari dan gak dapat emas, padahal udah bayar setengahnya.

Beberapa layanan perbankan atau non-perbankan yang menyediakan kredit emas dengan menerapkan bunga.

Melalui aplikasi digital Pegadaian, kamu bisa lakukan simulasi kredit. Kalau kamu pilih paket cicilan emas Antam 25 gram dengan rentan waktu 12 bulan, ketahuilah beberapa poin berikut.

Konfirmasi pembelian

Harga dasar 25 gram (5 juni 2020) Rp22.064.000
Uang muka  Rp3.309.600 (15 persen)
Sisa pembiayaan Rp18.754.000
Tenor cicilan 12 bulan (12 kali bayar)
Angsuran per bulan Rp1.756.599

Total bayar awal

Uang muka Rp3.309.600
Administrasi Rp50.000
Potongan Rp0
Total pembayaran Rp3.359.000

Total pengeluaran kamu untuk mendapatkan emas 25 gram secara mencicil 12 bulan sebagai berikut.

  • Uang muka+administrasi: Rp3.409.000
  • Total cicilan 12 bulan (@Rp1.756.599): Rp21.079.188

Jika digabungkan semuanya, uang yang kamu keluarkan adalah Rp24.488.188. 

Dibandingkan kalau membeli emas secara tunai, yaitu Rp22.064.000, maka ada margin Rp2.424.188 jika membeli secara kredit. Hampir Rp3 juta, lho. Hmm, lumayan banget ya!

6. Ada biaya titip atau safe deposit box

Menyimpan emas batangan di rumah pastinya bikin was-was takut hilang atau dicuri. Menyimpan emas bisa dilakukan dengan cara titip atau safe deposit box.

Kalau berat emas simpanan kamu cuma beberapa gram saja, disarankan untuk tidak disimpan di safe deposit box deh karena gak sebanding sama nilai emasnya.

Contohnya nih, Bank CIMB Niaga mematok harga safe deposit box sebesar Rp500 ribu per tahun buat ukuran boks kecil. Harganya termasuk besar dan lumayan dari nilai emas yang kamu miliki cuma sekitar Rp1,2 juta sampai Rp6 jutaan aja.

Jadi, penting bnaget buat kamu cari tempat penitipan emas alternatif yang bisa dipercaya dan tentunya murah. Menyimpan emas bisa juga kok dilakukan di rumah dengan catatan tempatnya aman dan gak ketahuan orang lain.

Di mana tempat beli emas secara resmi?

Kelebihan emas dibandingkan dengan jenis investasi lain adalah kemudahan yang didapat dan bisa dijual kembali sewaktu-waktu saat dibutuhkan. 

Kalau kamu mulai tertarik investasi emas tapi masih bingung di mana membelinya, berikut beberapa rekomendasi tempat pembelian emas. 

1. Pegadaian 

Tempat membeli emas yang terpercaya dan ada di seluruh Indonesia adalah Pegadaian. Gak cuma melayani pembelian emas, pegadaian juga punya layanan penjualan emas yang dibeli sebesar 97% dari harga pasar. Jumlah ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan yang ditawarkan PT Antam, yakni 95% dari harga pasar.

Pilihan pembelian emas di Pegadaian termasuk banyak. Pembelian emas secara tunai bisa dilakukan di kantor Pegadaian yang punya outlet Galeri 24, sedangkan untuk pembelian kredit bisa dilakukan di kantor cabang di daerah-daerah.

Sekarang kamu bisa beli emas di Pegadaian Secara online lewat situs resmi mereka di pegadaian.co.id. 

2. Unit Bisnis Antam 

Rekomendasi tempat selanjutnya adalah Unit Bisnis Antam, Pulogadung, Jakarta Timur. Harga jual emas di sini lebih murah dari tempat penjualan emas lainnya. Di sini ada pelayanan jual beli emas batangan olahan mereka. 

Lantaran harga yang ditawarkan lebih tinggi, menyebabkan tingginya angka pembeli di tempat ini. Setiap harinya jumlah pembeli dibatasi hingga 150 orang saja karena peminatnya yang tinggi.

Pemeriksaan untuk orang yang datang ke sini termasuk ketat sebagai antisipasi terhadap tindakan yang gak diinginkan. 

PT Antam mematok harga sebesar 95% dari harga pasar untuk harga penjualan kembali khusus untuk emas yang dibeli dari mereka sebelumnya.

Di beberapa wilayah tertentu, PT Antam menyediakan layanan delivery order, di mana harga belinya akan disesuaikan dengan yang terdapat di Unit Bisnis Antam. Biaya tambahan akan dikenakan untuk layanan ini sesuai kebijakan perusahaan.

3. Gedung Pusat Antam

Produsen emas terbesar di Indonesia, PT Aneka Tambang (Antam), juga punya Butik Emas di pusat Antam, Jalan Simatupang, Jakarta. Ada layanan pembelian dan penjualan emas di sini, tapi harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan harga di Unit Bisnis Antam. Karena harganya termasuk tinggi, minat pembeli di sini sepi.

Harga jual kembali di Butik Emas sama dengan harga jual yang ada di Unit Bisnis Antam, yakni sebesar 95% dari harga pasar. 

Gedung Pusat Antam lebih nyaman dibandingkan Unit Bisnis adalah faktor karena cenderung lebih sepi dan gak ada  antrean mengular.

4. Cabang Antam

Antam juga punya beberapa cabang dan juga Butik yang tersebar di beberapa daerah. Hal ini bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan emas. Beberapa Butik Emas  di antaranya ada di Kota Bandung, Makassar, Surabaya, dan Palembang. 

Harga emas di setiap cabang atau butik Antam di sana sama dan cenderung sedikit lebih tinggi daripada harga emas di Unit Bisnis Antam dan Butik Antam di Jakarta.

Pembelian emas di daerah cukup tinggi sehingga kerap terjadi antrean panjang di setiap kantor cabang. Kalau kondisinya sudah seperti ini, ada baiknya kamu pakai layanan delivery order dengan catatan wilayahmu ada di jangkauan pengantaran.

5. Butik Emas

Butik Emas Mobile adalah tempat pembelian dan penjualan emas punya PT. Antam selain Unit Bisnis dan Butik Emas. Jangan salah, Butik Emas Mobile bukanlah layanan penjualan emas dengan menggunakan mobil melainkan butik dalam bentuk gerai di tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan.

Jadwal penjualan di Butik Emas Mobile bisa kamu lihat di Situs Antam. Biasanya mereka hanya melakukan penjualan dalam jumlah terbatas, sehingga sering kali pembeli kehabisan.

Harga emas di dalam Butik Emas Mobile sama dengan harga emas di Butik Emas yang terdapat di Gedung Pusat Antam. Syarat dan ketentuan pembeliannya mengikuti aturan yang berlaku di Gedung Pusat Antam.

6. Bank Syariah

Beberapa bank syariah juga membuka layanan pembelian emas, jadi kamu bisa membeli emas dengan mengikuti prinsip syariah.

Bank syariah juga memberikan layanan pembelian kredit yang bisa dicicil setiap bulan dan layanan gadai emas yang udah kamu beli sebelumnya dengan nilai hingga 95% dari harga pasar.

7. Toko Emas  

Beda dengan emas yang dijual oleh PT Antam, emas yang dijual di toko emas umumnya berbentuk perhiasan. Jadi, harga emas di toko akan jauh lebih mahal karena adanya biaya pembuatan/pengolahannya. 

Selain itu, harga jual kembali emas di sini jauh lebih rendah dari harga belinya sehingga sering kali terjadi kerugian, terutama saat harga pasar sedang turun yang menyebabkan tidak adanya ketentuan/persentase tertentu dalam penjualannya.

Buat kamu yang mulai berminat buat investasi emas, semoga pertimbangan di atas bisa bantu kamu mengelola investasi satu ini. Dengan begitu, niat kamu buat jadikan emas sebagai investasi yang menguntungkan bakal terwujud.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →