Biar Gak Bobol, Ini 5 Cara Efektif Kelola Keuangan Ibu Rumah Tangga

Biar-Gak-Bobol-Ini-5-Cara-Efektif-Kelola-Keuangan-Ibu-Rumah-Tangga

Mengatur keuangan rumah tangga merupakan persoalan yang susah-susah gampang. Bahkan, sebagai pengelola keuangan keluarga, tak jarang para Ibu Rumah Tangga mengeluhkan sulitnya mengatur keuangan karena minimnya perencanaan sehingga para ibu sulit mencapai berbagai tujuan keuangan. 

Agar dapat mencapai berbagai tujuan keuangan, diperlukan cara mengatur keuangan efektif yang harus dikuasai para ibu rumah tangga. Pakar perencanaan keuangan, Kokko Cattaka, yang juga merupakan founder DoitSmart.id mengatakan untuk dapat menentukan tujuan keuangan, diperlukan lima hal.

“Buat tujuan keuangan yang spesifik, bisa diukur, kapan mendapatkannya, dan harus sesuatu yang masuk akal serta jelas jangka waktu pencapaiannya,” ujar Kokko saat acara Community Development ILUNI UI.

Kokko menjelaskan, kelima poin tersebut disingkat menjadi S.M.A.R.T., poin yang pertama adalah Spesifik yakni menentukan tujuan keuangan secara spesifik. Setelah itu, pastikan tujuan tersebut dapat diukur alias Measurable. Poin selanjutnya adalah Achievable, yaitu tujuan yang dapat dicapai dengan kemampuan sendiri. 

“Selain itu, tujuan harus sesuai dengan kondisi diri sendiri atau Relevant. Poin terakhir adalah Timely, buat kalendar untuk tujuan tujuan yang ingin dicapai,” tambahnya.

Baca juga: Begini Cara Mengelola Keuangan yang Sehat Menurut Financial Planner Mada Aryanugraha

Kendala Keuangan Ibu Rumah Tangga

Ibu Rumah tangga
Begini caranya seorang ibu mengatur keuangan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Namun demikian, Kokko mengungkapkan, salah satu kendala dalam membuat anggaran untuk mencapai tujuan keuangan adalah kerap kali Ibu Rumah Tangga mengalami kesulitan dalam mengendalikan pengeluaran, sehingga yang terjadi adalah meski anggaran sudah disusun, tetap mengalami defisit keuangan.

Menyikapi hal tersebut, Perencana keuangan yang mendapatkan Certined Financial Planning (CFP®) oleh FPSB Indonesia tersebut menekankan pentingnya disiplin dan niat yang kuat dalam mengelola keuangan. 

“Jika berkaitan dengan pencatatan keuangan bagi mereka yang menekuni bidang usaha, harus disiplin dalam memisahkan antara modal dan operasional sehari hari,” jelasnya. 

Kokko juga menekankan, bahwa pengeluaran bukan untuk dihindari, hanya saja harus dikelola dengan baik. 

“Kalau misalnya pemasukan lebih besar dari pengeluaran, tentunya menjadi surplus yang mana bisa mendatangkan aset. Surplusnya jangan dijajanin, ingat kita punya tujuan keuangan. Surplusnya diinvestasikan kembali, kalau bisa dibelikan aset,” jelas Kokko. 

Baca juga: Waspada! Ini Pengeluaran Gak Terduga yang Sering Muncul Saat Musim Hujan Datang

Gunakan surplus keuangan buat hal-hal yang berguna

ibu rumah tangga
Gunakan surplus keuangan buat membeli sesuatu yang bermanfaat, seperti beli logam mulia atau hal lainnya, (Ilustrasi/Shutterstock).

Lebih jauh lagi, Kokko menekankan pentingnya untuk menunda dalam membelanjakan uang untuk kenikmatan duniawi, dan mempergunakan surplus keuangan untuk hal-hal yang berguna bagi masa depan keluarga. 

“Bisa dibelikan emas, atau disimpan di tabungan deposito. Kita harus memikirkan pos pengeluaran masa depan, misalnya buat pergi haji, pendidikan anak sampai perguruan tinggi, dan banyak lagi. Kita harus menyiapkan dari sekarang, jangan sampai kita sengsara di masa depan,” imbaunya. 

Lebih jauh lagi, ia menyarankan para Ibu untuk rajin berinvestasi, salah satunya melalui reksadana. 

“Tabungan atau rekening di bank bukan alat investasi, melainkan untuk mempermudah transaksi sehari-hari. Kalau mau berinvestasi bisa nabung dengan mudah di reksadana mulai dari 10 ribu saja. Untuk pemula setidaknya bisa coba investasi reksadana, karena dikelola manajer investasi yang handal. Dari OJK pun menggalakkan gerakan ‘Yuk Nabung Saham atau Reksadana’, itu salah satu yang harus kita dukung,” pungkasnya. 

Sementara itu, dalam sambutannya, Indri Juwono selaku Ketua Community Development Center ILUNI UI menyatakan keinginan Community Development untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. 

“Perempuan memiliki potensi yang harus dikembangkan, maka hari ini Comdev bekerja sama dengan ibu ibu dari Paguyuban Posbindu untuk memberikan pelatihan keuangan dari Kokko Cattaka,” ungkapnya.  

Nah itu cara gimana para Ibu Rumah Tangga bisa mengelola keuangan di rumah. Sebenarnya gak sulit, asalkan mereka benar-benar bisa mengaturnya dengan baik. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →