Pernah Alami Diskriminasi, Deretan Orang Terkaya Ini Jadi Bukti Imigran Bisa Sukses

Sergey Brin, salah satu imigran sukses. (Instagram/@sergeybrinofficial)

Belakangan ini, imigran jadi isu hangat yang diperbincangkan banyak orang di dunia. Isu tersebut gak lepas dari aksi terorisme yang menewaskan 50 orang di Selandia Baru .

Pelakunya, Brenton Tarrant mengaku kalau aksinya tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan supremasi kulit putih. Bagi Tarrant yang jadi ekstremis sayap kanan, supremasi kulit putih bisa ditegakkan dengan mengusir para imigran atau pendatang.

Apa yang dilakukan Tarrant di Selandia Baru tentu aja merupakan aksi biadab dan gak berperikemanusiaan. Lagipula, orang-orang yang berstatus imigran di negara mana pun juga turut berkontribusi bagi negara di mana mereka tinggal kok, termasuk dunia secara luas.

Kalau ditelusuri, cukup banyak lho imigran yang sukses di negara perantauan sekalipun menyandang status sebagai minoritas. Forbes mencatat, sejumlah orang terkaya di dunia merupakan pendatang.

Alih-alih cuma memperkaya diri sendiri, para imigran tersebut memberi dampak positif dari apa yang mereka lakukan. Penasaran siapa aja mereka? Cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Patut Dicontoh! Ini 6 Orang Kaya di Indonesia yang Taat Bayar Pajak

1. Sergey Brin – Rp 757 triliun

imigran
Sergey Brin. (Instagram/@sergeybrinofficial)

Belum banyak yang tahu kalau bos sekaligus pendiri Google ini adalah imigran di Amerika Serikat. Pernah suatu waktu saat di Bandara Internasional San Francisco pada Januari 2017, Brin menyebut dirinya adalah pengungsi.

Brin yang memiliki kekayaan US$ 53,2 miliar atau sekitar Rp 757 triliun berasal dari keluarga Yahudi. Dulunya ia bersama keluarganya pernah tinggal di Rusia. Keluarganya kemudian bermigrasi dari Moskow ke Amerika Serikat tahun 1979. Saat itu usianya enam tahun.

Brin dan keluarganya tinggal di Maryland. Brin pun kemudian berkuliah di Stanford University. Di sana ia bertemu dengan Larry Page. Merasa cocok dan punya kesamaan, mereka pun mendirikan Google di garasi. Google pun berkembang hingga menjadi besar seperti sekarang.

Baca juga: Lebih Kaya dari Hary Tanoe, Ini Fakta Donald Sihombing yang Miliki Kekayaan Rp 19 Triliun

2. Thomas Peterffy – Rp 260 triliun

imigran
Thomas Peterffy. (Instagram/@bitcoinhippi)

Imigran terkaya yang satu ini terlahir di Budapest, Hungaria. Saat usianya 21 tahun, Thomas Peterffy datang ke Amerika Serikat tanpa bawa uang dan gak bisa berbicara bahasa Inggris. Ia bermigrasi pada 1965 dengan status sebagai pengungsi.

Dengan latar belakang pendidikannya di bidang teknik, Peterffy bekerja mulai dari juru gambar arsitektur hingga menjadi programmer komputer. Kariernya berubah saat dirinya merintis perdagangan digital dengan merancang software perdagangan saham.

Lewat usahanya Interactive Brokers yang didirikan tahun 1993, Peterffy mengembangkan perangkatnya tersebut. Interactive Brokers menunjukkan perkembangannya hingga bikin dirinya memiliki kekayaan hingga US$ 18,3 miliar atau Rp 260 triliun.

Baca juga: Pas buat Karyawan, Ini 6 Bisnis Sampingan yang Modalnya Cuma Rp 2 Jutaan

3. Elon Musk – Rp 299 triliun

imigran
Elon Musk. (Instagram/@elonmusknews)

Sosok yang satu ini pasti udah gak asing buat kamu. Kini ia sedang menjalankan misi membangun koloni di Planet Mars dengan mengembangkan roket yang bisa mendarat sendiri. Terus ia juga lagi mengembangkan mobil listrik.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Tinggal di Amerika Serikat, rupanya Musk merupakan imigran yang berasal dari Afrika Selatan. Kegemarannya dengan bidang pemrograman komputer mulai muncul ketika ia berusia 12 tahun. Ia pun pindah ke Kanada pada usia 17 tahun dan ke Amerika Serikat buat menjalani pendidikan.

Cukup banyak usaha yang udah dirintisnya, mulai dari Zip2 (1995), X.com (1999), SpaceX (2002), hingga Tesla Motors (2003). Saat ini usahanya yang masih berjalan adalah SpaceX dan Tesla Motors. Saat ini kekayaan yang dimilikinya mencapai US$ 21 miliar atau Rp 299 triliun.

4. Rupert Murdoch – Rp 256 triliun

imigran
Rupert Murdoch. (Reuters/Wikimedia Commons/Creative Commons License)

Sosok tajir yang satu ini dikenal sebagai “Raja Media”. Berkat News Corporation, Rupert Murdoch membangun banyak media. Beberapa yang terkenal di antaranya adalah The Wall Street Journal dan New York Post.

Sekalipun tinggal dan berbisnis di Amerika Serikat, Murdoch merupakan kelahiran Australia. Murdoch merupakan keturunan Inggris, Irlandia, dan Skotlandia. Bisa dibilang ia berstatus imigran di Amerika Serikat.

Murdoch berasal dari keluarga yang bisa dibilang berkecukupan. Ayahnya diketahui raja surat kabar daerah. Dengan warisan ayahnya, ia membeli surat kabar di AS dan membangun News Corporation. Tercatat, kekayaannya mencapai US$ 18 miliar atau Rp 256 triliun.

Itu tadi beberapa orang terkaya di dunia yang ternyata adalah imigran. Dengan apa yang mereka capai, kita jadi tahu kalau status bukan menjadi penghalang buat meraih kesuksesan, termasuk berkontribusi buat banyak orang. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →