Ini 5 Alasan Generasi Milenial Wajib Siapkan Dana Pensiun Sekarang Juga

Pernahkah terpikir akan seperti apa hidupmu saat masa tua nanti? Apakah kamu cukup yakin segala kebutuhan di masa tua akan tercukupi? Atau masih perlu bekerja meski tenaga sudah tak banyak tersisa?

Tentu aja mau hidup nyaman dan gak lagi banting tulang. Betul gak? Kemampuan diri pun belum tentu masih bisa optimal seperti sekarang. Maunya sih bisa sering liburan dan menikmati masa-masa tua tanpa banyak pikiran. Tapi tanpa perencanaan keuangan yang tepat, hal tersebut cuma jadi angan-angan yang sulit direalisasikan.

Terus, kapan dong waktu yang tepat untuk memulai siapkan dana pensiun?

Bagi kamu yang sudah berpenghasilan, gak perlu ditunda-tunda lagi. Waktu yang paling tepat adalah saat ini juga. Meski masa pensiun tampak masih jauh, terutama buat milenials kayak kamu, tapi dana ini gak bisa diremehkan, lho.

Tak bisa dipungkiri dana pensiun bukanlah nominal yang sedikit. Kalau kamu mau tahu berapa dana yang kira-kira kamu butuhkan di masa tua nanti, silahkan cek dulu di sini.

Menyiapkan dana sejak dini juga punya sejumlah keuntungan yang bisa bikin finansialmu senantiasa sehat. Biar gak mikir dua kali, berikut 5 alasan kamu harus siapkan sekarang juga!

1. Kebutuhan belum terlalu banyak

Semakin tinggi penghasilan, pengeluaran kamu akan semakin bertambah juga (Shutterstock).

Semakin bertambah usia umumnya semakin meningkat juga kemampuan yang dimiliki. Dampaknya, penghasilan yang didapat pun bisa semakin tinggi. Tapi, jangan beralasan gaji belum besar maka menunda-nunda persiapan dana pensiun. Percayalah semakin tinggi penghasilan, pengeluaran kamu akan semakin bertambah juga. Apalagi jika sudah berkeluarga, kebutuhan bisa jadi dua kali lipat.

Justru saat masih muda atau baru pertama kali bekerja, kebutuhanmu belum terlalu banyak, jadi alokasi buat dana pensiun jadi bisa lebih besar.  

2. Ingat-ingat inflasi

Inflasi (Ilustrasi by Shutterstock).

Jangan lupakan peran inflasi pada keuangan kita. Jika saat ini biaya hidupmu dalam sebulan sekitar Rp 3-6 juta. Belasan hingga puluhan tahun mendatang, angka tersebut bisa meningkat berkali-kali lipat.

Sebagai perbandingan, coba ingat berapa harga semangkuk bakso saat tahun 2000an. Kini, dengan nominal yang sama buat bayar parkir saja belum tentu cukup.

Sebaiknya jangan meletakan seluruh dana pensiun dalam bentuk tabungan. Sebab bunga yang diberikan kurang jitu untuk menyiasati kenaikan inflasi. Kamu bisa memilih instrumen investasi seperti saham.

3. Makin dini makin ringan

Hidup bahagia di hari tua (Ilustrasi by Shutterstock).

Semakin cepat kamu memulai, semakin sedikit alokasi dana yang perlu disisihkan. Misalnya, jika saat ini kamu berusia 25 tahun dan berencana pensiun di usia 55 tahun, maka kamu punya waktu menyiapkan dana selama 30 tahun.

Lalu, setelah hitung-hitungan dana yang diperlukan (lihat caranya di sini), ternyata setelah menyesuaikan dengan kenaikan inflasi kamu perlu sekitar Rp 2 miliar untuk hidup nyaman saat masa tua.

Menggunakan kalkulator simulasi dari Mandiri Investasi dengan profil risiko moderat, dana yang perlu kamu alokasikan tiap bulannya sekitar Rp 285 ribu dengan dana yang telah harus dimiliki sebesar Rp 22 juta.

Sementara, jika kamu baru memulainya di usia 30-an, kamu jadi perlu alokasikan dana hingga Rp 1,3 juta per bulan dan harus telah memiliki dana sebesar Rp 101 juta. Terlihat sekali perbedaannya kan?

4. Makin dini makin banyak

Pertumbuhan investasi (Ilustrasi by Shutterstock).

Semakin dini memulai investasi untuk dana pensiun tentu semakin besar pula keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Bukan hanya disebabkan akumulasi dana yang diinvestasikan, namun juga semakin banyak waktu yang kamu miliki untuk belajar dan mengembangkan investasi.

Selain itu, jika terjadi kesalahan, kamu pun masih memiliki waktu untuk mengganti strategi atau instrumen investasi yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.

5. Melepas jeratan diri dari generasi sandwich

Sandwich (Ilustrasi by Shutterstock).

Generasi sandwich? Apa lagi tuh?

Singkatnya generasi sandwich adalah generasi yang hidupnya isian sandwich, terhimpit antara membiayai hidup diri dan keluarga (anak atau istri) sekaligus menanggung hidup orangtua. Kebayang dong kebutuhan finansial kamu akan jadi berkali-kali lipat?

Kelak, sebagai orangtua kamu tentu gak berharap hidup menopang dari bantuan orang lain, sekalipun anak sendiri. Idealnya sih, bisa hidup mandiri agar tak membebani siapa pun. Oleh sebab itu, menyiapkan dana pensiun sejak dini bisa membantumu lepas dari ancaman bergabung sebagai generasi sandwich.

Untuk bisa menyiapkan dana dengan baik, diperlukan kedisiplinan serta kemampuan mengelola uang dengan baik pula. Bukan cuma soal berapa nominal yang harus disisihkan, tapi juga pengendalian diri mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan.

Gak mudah memang, tapi semakin dini kamu memulai, semakin banyak waktu untukmu belajar dan melatih diri. Sepakat? (Editor: Winda Destiana Putri).