Ini Dia 4 Jurusan Kuliah yang Biayanya Mahal. Yuk Disiapkan agar Masa Depan Anak Cerah!

Jurusan kuliah yang biayanya mahal

Biaya pendidikan memang besar, terutama pendidikan sarjana. Dana untuk biaya tersebut biasanya sudah disiapkan orangtua jauh-jauh hari, bahkan ketika sang anak masih duduk di bangku SMP.

Rincian biaya kuliah juga cukup beragam, ada biaya semester atau uang kuliah tunggal (UKT) bagi perguruan tinggi negeri. Ada lagi uang gedung dan biaya tambahan seperti biaya SKS, registrasi, praktikum, jaket almamater, dan lainnya.

Kira-kira berapa sih besarnya biaya-biaya tersebut? Jumlah biayanya gak menentu, dan tergantung dari kebijakan universitas yang bersangkutan.

Biaya semester ada yang hanya ratusan ribu hingga Rp 10 jutaan. Uang gedung pun ada yang mencapai ratusan juta, sedangkan biaya tambahan berkisar di angka ratusan ribu.

Meski demikian, besar kecilnya biaya kuliah juga ditentukan oleh fakultas mana yang dipilih. Kesimpulannya adalah, beda fakultas jelas beda juga biayanya.

Jurusan kuliah yang biayanya mahal
Dari sekarang ya nabungnya, jangan ditunda-tunda (biaya pendidikan/alltoday)

Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui minat dan bakat anak sejak dini supaya bisa menyiapkan biaya pendidikan yang tepat. Sebab, kalau anakmu mau kuliah di salah satu dari empat jurusan atau fakultas ini, kamu harus menyiapkan biaya yang lebih besar.

Jurusan atau fakultas mana sajakah yang membutuhkan biaya pendidikan lebih banyak jika dibandingkan dengan bidang ilmu lain? Berikut ini di antaranya:

1. Kedokteran

Sudah bukan rahasia, biaya kuliah di fakultas kedokteran memang sangat mahal apalagi di perguruan tinggi swasta. Di perguruan tinggi negeri Sulawesi Selatan saja, biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp 300 jutaan. Sementara itu, di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta biayanya mencapai Rp 760 juta!

Walaupun biayanya bisa diangsur khusus di tahun pertama, namun jumlahnya tetap gak sedikit. Belum lagi banyak biaya tambahan, seperti biaya beli jenazah untuk praktek.

Satu hal yang harus diperhatikan juga ketika anakmu memilih fakultas kedokteran adalah lamanya waktu studi. Fakultas lain mungkin bisa diselesaikan empat tahun, atau bahkan 3,5 tahun. Namun di kedokteran, mahasiswanya bisa lulus dalam lima atau bahkan hingga delapan tahun.  

Jelas saja, kuliah kedokterannya saja paling cepat empat tahun. Belum lagi memasuki masa koas yang bisa sampai dua tahun, dan kemudian magang setahun. Harus diingat juga, anakmu tentu belum punya penghasilan dalam jangka waktu tersebut, yang artinya kamu masih harus memberikan dukungan finansial.

2. Kedokteran gigi

Nah setelah kedokteran, ada lagi nih adeknya kedokteran alias kedokteran gigi. Walaupun gak semahal kedokteran umum, tetap saja biaya untuk kuliah jurusan ini masih tergolong tinggi, yaitu di kisaran Rp 500 jutaan di kampus swasta.

Jurusan kuliah yang biayanya mahal
Bukan kedokteran umum doang yang mahal lho, kedokteran gigi juga mahal (dokter gigi/aesthetic advantage)

Untuk bisa lulus dari fakultas ini pun jangka waktunya paling cepat lima sampai enam tahun. Perlu diingat, itu paling cepat ya, artinya masih ada yang lebih lama lagi.

Sama seperti kedokteran umum, kedokteran gigi juga punya program koas. Setelah koas, mereka pun masuk ke Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI), lalu mereka pun masih harus magang minimal satu tahun.

3. Penerbangan

Selain kedokteran, sekolah penerbangan juga tergolong mahal. Bahkan bisa menyentuh angka Rp 800 jutaan. Nah buat yang anaknya pengin jadi pilot, siap-siap deh dari sekarang buat ngumpulin duit segitu.

Lantas dengan biaya semahal itu, apakah gaji pilot sebanding dengan besarnya uang yang sudah dikeluarkan selama masa pendidikan?

Penghasilan pilot sangat bergantung sama jam terbang dan maskapainya. Trainee First Officer gajinya mungkin di bawah Rp 5 juta. Tapi setelah jadi co-pilot bisa menyentuh angka Rp 22,5 juta. Bila sudah jadi pilot, tentu sanggup meraup Rp 40 hingga Rp 80 jutaan.

Meski demikian, kamu perlu tahu bahwa profesi pilot memiliki tantangan tersendiri, yakni potensi menganggur. Untuk bisa menjadi pilot maskapai, calon pilot jelas harus menunggu antrean. Dan untuk mendapat izin Commercial Pilot License (CPL), mereka harus punya jam terbang lama.

Tidak hanya itu, tenaga pilot lokal sekarang juga harus mampu bersaing dengan banyaknya pilot asing yang masuk ke Indonesia. Jadi pastikan anakmu mengetahui tantangan-tantangan ini sebelum memutuskan untuk menyekolahkannya di sekolah penerbangan.

4. Desain Komunikasi Visual

Desain komunikasi visual (DKV) jelas berbeda dengan ilmu komunikasi ya. Dalam DKV, anakmu bakal mempelajari desain, ilustrasi, fotografi, animasi, desain web, media interaktif, hingga dasar-dasar sinematografi.

Fakultas ini pada dasarnya gak terlalu mahal untuk urusan biaya kuliah. Tapi kalau bicara soal peralatan yang dibutuhkan, baru deh pusing lihat harganya.

Pertama, anakmu pasti butuh komputer atau laptop yang punya spesifikasi mendukung. Bahkan kadang gak sedikit pula yang bela-belain beli MacBook.

Setelah itu, dia juga butuh pensil graft, cat minyak dan cat air, sketchbook, alat tulis kantor, pen tablet, printer, hingga scanner. Kamera DSLR pun kadang juga dibutuhkan lho.

Nah, untuk merakit komputer saja sudah harus keluar modal minimal Rp 10 jutaan, pen tablet keluaran Wacom juga Rp 6 jutaan, belum lagi printer sekaligus scanner Rp 2 jutaan.

Terbukti kan, biaya pendidikan itu gak sedikit. Coba bayangkan kalau kamu hidup konsumtif selama bertahun-tahun. Kapan bisa nabung buat pendidikan anak tercinta?

Biaya pendidikan juga cenderung naik setiap tahun. Jadi penting banget buat mempersiapkannya sedini mungkin dengan menabung dan investasi.

Tapi kalau memang tabunganmu gak cukup juga untuk membiayai sang buah hati kuliah, gak salah untuk mempertimbangan pembiayaan eksternal seperti kredit tanpa agunan. Pinjaman ini cepat dan mudah dicairkan, serta gak membutuhkan jaminan aset.

Namun jangan lupa untuk memperhatikan beban bunganya. Pilihlah pinjaman yang bunganya rendah, misalnya di kisaran 0,95 persen per bulan. Jika membutuhkan dana lumayan besar, pilih juga KTA yang memang menyediakan plafon hingga ratusan juta.

Intinya, pilih pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Jangan sampai rencana menyekolahkan anak jadi runyam karena minim perencanaan!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →