Investasi Bodong Wajib Dikenali Ciri-Cirinya, Ini Tips Buat Kamu!

ciri-ciri investasi bodong

Sekarang ini sudah banyak orang mulai melek finansial. Investasi sangatlah penting dilakukan sejak muda agar kita dapat mempersiapkan kebutuhan yang terencana maupun yang tidak terencana di masa yang akan datang.

Namun, kamu perlu waspada karena tidak semua investasi itu terpercaya. Jangan sampai kamu terjerumus dengan rayuan manis berkedok investasi yang semakin marak terjadi. Salah-salah, ini bisa membuat dana kamu habis tanpa jejak. 

Gak mau kan hal itu terjadi? Untuk itu, yuk kenali apa itu investasi bodong dan seperti apa sih ciri-cirinya, biar bisa terhindar dari penipuan.

Apa itu investasi bodong?

Sebelum mengetahui apa itu investasi bodong, ada baiknya kita mengenal dulu pengertian investasi itu sendiri. Investasi adalah cara untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut di masa depan. Dalam ilmu ekonomi, investasi diartikan sebagai pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang.

Maka kalau diperhatikan, produk-produk investasi yang kita beli kerap dipandang sebagai barang-barang berharga. Sebut saja seperti logam mulia, saham, properti, dan lainnya. 

Kegiatan investasi ini melibatkan dua pihak, yaitu investor sebagai yang memiliki dana dan perusahaan investasi yang mengelola dana dari investor tersebut guna mendapatkan keuntungan sesuai dengan hasil investasinya.

Nah kebalikannya, investasi bodong adalah penanaman modal pada produk keuangan atau bisnis palsu. Dalam hal ini, kamu diminta untuk menanamkan modal atau berinvestasi pada suatu produk atau bisnis yang sebenarnya tidak ada. Bukannya menambah pundi-pundi uang, investasi bodong justru menghilangkan semua uang yang kita miliki.

Investasi tipu-tipu semacam ini bisa berupa sistem bisnis yang ilegal atau bisa juga produknya yang tidak asli alias replika. 

Waspada saja kalau kamu ditawari berinvestasi di sebuah bisnis dengan iming-iming tidak perlu kerja keras, apalagi tidak melakukan apa pun, tapi tetap menghasilkan pendapatan yang besar.

Hati-hati, tujuan jenis investasi atau bisnis semacam ini hanya untuk menghimpun dana saja.

Tapi ada juga orang yang investasi bodong berupa produk. Misalnya ada produk surat berharga, atau juga emas, dan lain sebagainya. Kenyataannya produk ini tidak memberikan keuntungan apa pun. Lagi-lagi masyarakat kembali tertipu.

Ciri-ciri investasi bodong

Bagaimana kita bisa tahu mana yang asli dan bodong? Agar kamu tidak tertipu dalam bujuk rayu pihak-pihak yang menawarkan investasi bodong maupun ilegal, kamu sendiri yang harus memahami betul ciri-ciri investasi bodong. Apa saja sih ciri-ciri investasi bodong? 

1. Iming-iming investasi bodong yang berlebihan

Umumnya, investasi bodong atau ilegal itu menawarkan potensi keuntungan pendapatan yang tetap dan jaminan pasti meskipun kamu tak melakukan apa pun. 

Jadi ibaratnya, kamu tidak usah bekerja namun tetap mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya.  

Mereka akan menawarkan imbal hasil atau return yang tinggi dan bahkan mereka bisa memastikannya dengan persentase cuan tertentu. Bahkan, investasi bodong akan menawarkan hasil yang tidak rasional sama sekali hingga tergolong fantastis. 

Kalau sudah begitu, mendingan abaikan saja deh!

2. Tidak menjelaskan risiko dan potensi kerugian

Umumnya mereka tidak mau mengatakan ada potensi rugi kepada klien. Mereka sangat pandai dalam meyakinkan klien bahwa investasi ini menguntungkan. Karena, apabila mereka mengatakan ada potensi rugi, maka tidak ada orang atau klien yang berminat bergabung untuk berinvestasi. Padahal namanya investasi tentu saja ada risiko, bukan?

Pokoknya cari yang realistis saja, semakin tinggi return tentu semakin tinggi risikonya.

3. Badan hukum perusahaan tidak jelas

Selain iming-iming, biasanya perusahaan investasi bodong ini tidak memiliki badan hukum yang jelas. Untuk itu, kalau ditawari investasi yang mencurigakan, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyelidiki badan izin yang menaungi perusahaan itu. 

Sebuah lembaga keuangan haruslah memiliki badan hukum resmi dari pemerintah sekaligus mempunyai legalitas untuk membangun usaha di Indonesia sekaligus memberikan pelayanan mengenai keuangan dan investasi. 

Cari tahu izin resminya melalui Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menaungi lembaga keuangan di Indonesia.

Nah sering kali investasi bodong juga dilakukan juga lewat aplikasi perantara, misalnya aplikasi investasi jual emas. Tapi emas yang dibeli tidak kunjung datang atau tidak ada pemberitahuan lebih lanjut. Jika memang bukan fiktif, aplikasi-aplikasi itu pasti sudah terdaftar dan ada logo OJK di bawah atau atas aplikasinya.

Jika pun ada, jangan langsung percaya kadang-kadang tulisannya cuma asal. Maka sangat perlu untuk mengecek ulang di daftar resmi OJK langsung, apakah benar terdaftar atau tidak.

4. Pengelolaan sumber dana yang tidak jelas

Umumnya para pelaku investasi bodong ini mengelola uang investasi dengan skema ponzi, piramida atau money game. Di mana keuntungan yang diberikan kepada nasabahnya berasal dari uang investor yang baru masuk. 

Artinya, sebenarnya uang yang dikelola hanya berputar-putar dari para nasabahnya.

Ada juga yang menyalurkan uangnya ke UKM guna mendapatkan keuntungan. Saat UKM mereka tidak mendapatkan keuntungan yang ditargetkanlah maka pelaku investasi bodong ini kebingungan untuk memberikan keuntungan kepada nasabahnya.

Pada awal menginvestasikan dana, memang kamu akan mendapatkan keuntungan sesuai yang ditawarkan. Akan tetapi, hal ini tidak akan berlangsung lama karena selanjutnya keuntungan tidak akan didapatkan. 

Pihak perusahaan akan berkilah dengan seribu alasan karena keuntungannya macet dan memberitahu nasabahnya untuk tetap sabar. Pada akhirnya, banyak pihak perusahaan yang hilang tanpa jejak.

Daftar perusahaan investasi fiktif yang wajib buat dihindari

Penawaran investasi ilegal atau bodong tak pernah surut. Kasus terakhir adalah aplikasi investasi bodong bernama MeMiles berhasil dibongkar kepolisian pada 3 Januari 2020.

Investasi bodong dengan menggunakan nama PT Kam and Kam ini berhasil meraup uang dari korban senilai Rp750 miliar. Saat penangkapan, Polisi mengamankan uang nasabah hingga Rp122 miliar! 

Biar kamu gak terjebak, Lifepal kasih tahu beberapa perusahaan investasi bodong yang dirilis OJK melalui Satgas Waspada Investasi (SWI) pada Januari 2020.

  1. PT. Bitrexgo Solusi Prima (Pelatihan perdagangan forex)
  2. PT. Payung Nuswantoro Internasional (Penawaran investasi)  
  3. PT. Sejahtera Bersama Solusindo (Good Deal Poin)  (Jasa teknologi informasi dan pengembangan aplikasi internet dengan skema multi level marketing)
  4. GIVE4DREAM (Penawaran investasi dengan skema money game)
  5. CV Indodata Group  (Dropship supplier, online shop course, payment agent,edukasi bisnis online)
  6. GORICH INDONESIA/GORICH.IO (Penawaran investasi dengan skema money game)
  7. INDRA (Jasa penutupan kartu kredit)
  8. ATM Produk (Penerbitan kartu ATM)
  9. PT. Samudera Permata Digital (Penawaran investasi)
  10. CANNIS (Jasa teknologi informasi dan penawaran investasi)
  11. PT Investasi Asia Futures, pialang berjangka tanpa izin
  12. PT Reksa Visitindo Indonesia, pialang berjangka tanpa izin
  13. PT Indotama Futures, pialang berjangka tanpa izin
  14. PT Recyle Tronic, pialang berjangka tanpa izin
  15. MIA Fintech FX, pialang berjangka tanpa izin
  16. PT Berlian International Teknologi, penjualan produk secara multi level marketing (MLM) tanpa izin 
  17. PT Dobel Network Internasional (Saverion), penjualan produk secara multi level marketing (MLM) tanpa izin 
  18. PT Aurum Karya Indonesia, penjualan emas dengan sistem digital
  19. Zain Tour and Travel, kegiatan travel umrah tanpa izin
  20. Undianwhatsapp2018.blogspot/PT.WhatsappIndonesia, penipuan dengan modus undian berhadiah
  21. CV PTINDO/ www.baleo.id/ CV Pitulungan Indonesia, multi level marketing (MLM) tanpa izin 
  22. PT Aladiev Mitra Mandiri, multi level marketing (MLM) tanpa izin 

23, PT BOG Indonesia Sukses, multi level marketing (MLM) tanpa izin 

  1. PT Bonaventura Berkah Sukses, multi level marketing (MLM) tanpa izin 

25, PT Inbioplus Sun Internasional/ My Zenza, multi level marketing (MLM) tanpa izin 

Untuk lebih lengkapnya, kamu dapat langsung melihat Daftar Perusahaan Investasi Bodong dan Fintech Illegal di situs OJK. 

Laporkan kalau kamu merasa dibujuk perusahaan fiktif

Jika kamu ditawari investasi dengan ciri-ciri seperti di atas, kamu bisa menghubungi Kontak OJK 157 atau 0811 571 571 57.

Kamu juga mengirimkan email dugaan investasi bodong ke [email protected] dan [email protected] 

Kalau pengen tahu mengenai perusahaan fintech lending ataupun entitas investasi yang sudah memiliki izin, kamu juga bisa langsung melihat di situs resmi OJK. 

Intinya. jangan mudah tergiur dengan penawaran hasil yang besar, ya. Lalu sering-seringlah menggali informasi terkait investasi yang benar agar kamu tidak menjadi korban penipuan. Kalau pengen tahu tips investasi yang aman dan tepercaya, cari tahu di Lifepal!