Butuh Uang Beberapa Tahun Mendatang? Coba 4 Investasi Jangka Pendek Ini

Investasi jangka pendek

Investasi, baik investasi jangka pendek maupun jangka panjang memang bisa membuat orang kaya. Investasi jangka pendek berikut bisa memberimu keuntungan, lho!

Investasi jangka pendek maupun jangka panjang memang sama-sama dapat memberikan keuntungan besar asal kamu mengerti cara bermainnya, mulai dari memilih instrumen investasi yang tepat hingga kapan waktu yang tepat untuk membelinya.

Kedua investasi ini sama-sama memberikan keuntungan bila dilakukan dengan cara tepat. Investasi jangka pendek biasanya untuk beberapa bulan atau tahun saja, sementara investasi jangka panjang bisa berpuluh-puluh tahun.

Tapi, bukan berarti investasi jangka pendek kurang menguntungkan dibandingkan jangka panjang.

Untuk investasi jangka panjang, biasanya memang dipersiapkan untuk masa tua. Sedangkan investasi jangka pendek, untuk mereka yang membutuhkan dana di beberapa tahun mendatang.

Contoh kasus

Misalnya, ingin investasi saham, kamu disarankan membeli saat harga saham sedang turun dan jangan beli saat sedang naik.

Tapi, untuk mengetahuinya, kamu perlu memiliki kemampuan membaca pergerakan harga saham dan itu gak bisa dilakukan semua orang.

Karena itu, para pemula disarankan tidak mengalokasikan dananya ke investasi saham langsung. Jika tetap ingin investasi saham, sebaiknya pilih reksa dana saham saja.  Jelas, danamu akan dikelola manajer investasi yang memang udah ahli di bidangnya. Jadi, gak perlu takut bangkrut, ya!

Nah, untuk kamu yang ingin meraup kekayaan dari investasi jangka pendek. Berikut ini adalah empat pilihan instrumen investasi terbaik yang sudah dirangkum Lifepal.id:

1. Deposito

Deposito
Deposito

Instrumen investasi jangka pendek pertama yang menguntungkan dan patut dicoba adalah, deposito. Dibandingkan dengan investasi yang lain, deposito hingga saat ini masih sangat populer dan banyak dipilih para investor.

Pasalnya, deposito memiliki risiko yang terbilang kecil. Bila dilihat dari segi keuntungan, deposito lebih diminati karena mampu memberikan keuntungan yang lebih besar karena bunganya lebih tinggi dibanding tabungan biasa.

Deposito juga memberikan keamanan yang lebih tinggi dibandingkan, misalnya, investasi saham. Selain itu, deposito juga dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

Itulah yang membuat deposito tetap menjadi primadona banyak orang meski hanya dapat memberikan keuntungan sekitar 4-8 persen. Karena itu, investasi yang satu ini bisa dijadikan pilihan tepat untuk investasi jangka pendek.

Tetapi jangan mengira bahwa deposito akan selalu memberi keuntungan. Jika tak tahu cara bermain investasi yang benar, kamu bisa dikenakan biaya penalti karena mengambil dana sebelum jatuh tempo. Karena itu, ambillah tenor yang sesuai dengan kemampuanmu.

2. Investasi jangka pendek kedua: tabungan berjangka

investasi tabungan berjangka
investasi tabungan berjangka

Cara kerja deposito adalah menyetor sejumlah dana ke bank minimal Rp 5 juta. Untuk sebagian orang, tentu sangat berat.

Nah, buat yang ingin konsisten nabung sekaligus investasi, kamu bisa memilih tabungan berjangka. Jadi, setiap bulan uang kamu dari tabungan utama akan ditarik secara otomatis oleh bank tempat kamu menabung.

Sama halnya dengan deposito, tabungan berjangka juga memiliki jangka waktu, dan kalau kamu menarik dana sebelum tenor berakhir akan dikenakan penalti.

Meski begitu, tabungan berjangka tetap banyak dipilih orang khususnya buat mereka yang mengalami kesulitan untuk menabung. Pasalnya, mereka akan dipaksa mau gak mau untuk menabung, dan itu bagus banget kan buat manajemen keuanganmu.

3. P2P Lending

P2P lending
P2P lending

Peer to peer lending atau P2P Lending kini tengah menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dilirik para milenial.

Dengan peer to peer lending, memungkinkan kamu mengembangkan dana dengan cara menjadi pemberi pinjaman (lender) kepada peminjam (borrower) melalui marketplace pinjaman online yang difasilitasi perusahaan teknologi finansial.

Dengan meminjamkan sejumlah dana pada peminjam, kamu bisa menikmati imbal hasil hingga belasan persen per tahun.

Dari sisi risiko, investasi di P2P lending termasuk tinggi karena tidak ada jaminan pasti uang yang dipinjamkan akan dikembalikan. Namun, dengan cermat memilih peminjam yang kredibel, kamu bisa memperkecil risiko gagal bayar (default) dan berpeluang mengantongi keuntungan cukup besar sebagai pemberi pinjaman.

Saat ini, memutar dana di aplikasi P2P lending bisa memberikan tingkat pengembalian mulai 12%-20% per tahun dengan jangka waktu pemberian pinjaman mulai 30 hari hingga 180 hari.

Terdapat beragam platform yang tersedia di Indonesia. Nominal investasi dan keuntungan yang ditawarkan pun berbeda-beda. Ada yang Rp 1.000.000, ada yang Rp 5.000.000, bahkan ada juga yang Rp 100.000.

Itulah mengapa P2P Lending merupakan investasi yang cocok buat kamu para pemula, dan ingin investasi jangka pendek.

Nah, situs P2P lending merupakan wadah untuk peminjam dana dan pemberi pinjaman. Jadi, saat kamu memutuskan menjadi pemberi pinjaman, berarti kamu investor.

Untuk return-nya beragam, ada yang berani menjanjikan 30 persen per tahun, tapi ada juga yang hanya berani memberikan return hanya belasan persen. Jadi, semakin besar imbal hasilnya, maka besar juga risikonya dan begitu juga sebaliknya.

4. Reksa dana

Reksadana
Reksadana

Sama halnya dengan P2P lending, reksa dana juga menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati orang saat ini.

Selain mudah, kamu juga hanya perlu menyiapkan bujet mulai Rp 100 ribu untuk bisa mulai terjun ke investasi yang satu ini.

Gak cuma itu saja, untuk para investor pemula juga gak perlu takut dananya bakal hilang entah ke mana. Pasalnya, uang yang kamu alokasikan ke reksa dana akan dikelola manajer investor yang memang sudah tahu seluk beluk investasi reksa dana.

Kamu gak perlu tuh pusing mikirin pergerakan harga saham setiap saham. Kamu hanya perlu duduk manis di rumah dan menunggu uangmu terus bertambah setiap saat. Asyik banget kan?

Itu dia empat instrumen investasi jangka pendek yang menguntungkan dan bisa kamu jadikan pilihan. Jadi, saat dapat bonus atau rezeki nomplok sebaiknya alokasikan ke investasi saja. Daripada uangmu habis gak karuan, kan!

Tentukan saat ini juga dan nikmati hasilnya

Tentukan saat ini dan nikmati hasil investasi jangka pendek

Dari seluruh pembahasan di atas, sudah tahu akan memutuskan memilih investasi jangka pendek yang mana?

Pilihlah salah satu dari beberapa intrumen investasi tersebut, dan nikmati hasilnya di kemudian hari dengan cara yang tepat.

Ketika kamu sudah menentukan salah satu pilihan yang dirasa cocok, sebaiknya jalani dengan sungguh-sungguh agar hasil yang didapatkan bisa maksimal dan sesuai dengan keinginanmu.

Semoga pembahasan soal jenis investasi jangka pendek yang menguntungkan ini bisa bermanfaat untuk kamu ya. Selamat berinvestasi dan meraih cuan sebanyak-banyaknya!

Ingat, investasi kini menjadi salah satu langkah menambah pundi-pundi kekayaanmu. Kalau masih bingung cara memulainya, banyak artikel Lifepal yang membahas beragam cara memulai berinvestasi.

Bahkan, untuk kamu yang masih takut berinvestasi, artikel berikut bisa memberikan tips untuk menghilangkan ketakutan itu.

Jadi, segera tentukan jenis investasi yang ingin memberimu keuntungan berlipat-lipat dan terus meraih kesuksesan dengan semua pilihanmu. Selamat berinvestasi dan meraih cuan sebanyak-banyaknya! (Editor: Chaerunnisa)