Antara Superblok dan Mixed-Use, Apa Bedanya?

superblok

Di antara banyaknya jenis investasi yang bisa kamu pilih, investasi superblok adalah salah satu yang paling menjanjikan.

Kenapa disebut menjanjikan? Karena nilai properti seperti superblok selalu naik dari waktu ke waktu. Kalau beli properti tahun ini dan dijual beberapa tahun ke depan, tentunya kamu bakal dapat untung yang lumayan.

Hanya saja untuk mendapat itu, kamu harus jeli, termasuk jeli memilih jenis properti yang akan dibeli, dan di mana lokasinya. Pada umumnya, orang akan lebih memilih investasi rumah atau apartemen dibanding yang lain.

Namun, sekarangi ada yang juga investasi superblok. Nah, bagaimana cara pilih superblok yang tepat untuk investasi? Simak tips dari Swara Tunaiku berikut ini!

Apa itu superblok?

Superblok bisa dikatakan sebuah usaha untuk memaksimalkan fungsi lahan dengan membuat pemukiman, bisnis, perdagangan, pendidikan, jasa hingga rekreasi. Untuk itu, kawasan superblok juga bisa disebut sebuah kota di dalam kota.

Superblok dirancang khusus secara terpadu dan terintegrasi untuk mengakomodasi kepadatan yang tinggi secara vertikal.

Keuntungan tinggal di superblok di antaranya, kamu bisa memenuhi kebutuhan seperti berbelanja dalam satu kawasan saja, sehingga gak perlu jauh-jauh ke pasar atau ke mal untuk membeli sesuatu, karena semuanya sudah disediakan dalam satu kawasan.

Keuntungan superblok

Fasilitas yang diberikan pun cukup lengkap, seperti perkantoran, sekolah, hingga sarana rekreasi sudah ada dalam satu kawasan ini.

Hal ini tentu akan membuat kualitas hidup makin lebih baik, karena gak perlu terjebak macet saat ingin membeli barang yang dibutuhkan dan tentu saja pengeluaran akan semakin berkurang. 

Selain itu, kawasan Superblok juga sudah pasti berada di tempat yang strategis. Sehingga, memudahkan kamu untuk melakukan mobilisasi ke mana saja. 

Kekurangan superblok

Meski nyaman, harga sewa superblok cukup tinggi dibandingkan dengan hunian di tempat lain tentunya. Bahkan, bisa melewati rasio harga sewa rumah di sekitar superblok. 

Sehingga, gak semua orang bisa dengan mudah membeli rumah atau menyewa tempat perkantoran di superblok. 

Syarat mengambil superblok

Superblok memang termasuk investasi yang cukup menguntungkan. Namun, sebelum membelinya sebaiknya mengetahui beberapa pertimbangan dan persyaratan jika ingin berinvestasi di superblok.

Pertimbangan ini tentu dilakukan agar kamu gak merugi, mengingat harga sewa superblok yang gak murah.

1. Lokasi superblok harus strategis

Sejatinya, lokasi adalah syarat utama yang harus dipenuhi kalau mau investasi properti yang kamu lakukan bisa mendapatkan untung besar. Ya, semakin strategis lokasinya, semakin tinggi pula imbal hasil yang bakal didapat saat dijual kembali.

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

Termasuk dalam investasi superblok. Pilih yang lokasinya strategis. Lalu, seperti apa yang dimaksud lokasi strategis?

Yang pasti, lokasi superblok tersebut harus dekat dengan kawasan bisnis. Tempat itu wajib juga memiliki akses jalan dan jalur transportasi yang mudah. Percuma kalau beli superblok tapi jauh dari mana-mana kan.

2. Fasilitasnya harus lengkap

Superblok ini cocok buat orang yang pengin kemudahan dalam hidup. Makannya, superblok dibuat sedemikian rupa supaya keinginan mereka terpenuhi.

Itulah sebabnya superblok dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Jadi, sebelum memutuskan berinvestasi di salah satu superblok, pastikan dulu apakah memiliki fasilitas lengkap dan apakah dikelola dengan baik.

Tanyakan pada bagian pemasaran apa saja fasilitas yang dimiliki superblok tersebut. Tanyakan juga di mana lokasi fasilitas dan bagaimana akses menuju ke fasilitas tersebut. 

Disarankan pula supaya kamu memilih investasi superblok yang terletak dekat dengan rumah sakit, sekolah atau perkantoran. Biasanya yang dekat dengan fasilitas umum bakal lebih tinggi harganya.

Tapi, wajib diingat, pastikan fasilitas tersebut benar-benar lengkap dan berfungsi dengan baik.

Jangan sampai kamu terkecoh dan nyatanya menemukan fasilitas yang ditawarkan tak ada bedanya atau hanya beda tipis dengan apartemen tunggal. Kalau begini, superblok kamu akan susah lakunya.

3. Pengembang yang terpercaya

Ada satu hal penting yang harus kamu lakukan saat investasi superblok atau apartemen tunggal. Pastikan kamu tahu perusahaan apa yang menjadi pengembang superblok tersebut.

Jangan sampai pengembangnya adalah pengembang yang bermasalah dan punya reputasi kurang bagus dalam proyek-proyek sebelumnya. Kalau kamu merasa masih terlalu awam soal mana pengembang yang terpercaya dan mana yang tidak, lakukan riset kecil-kecilan soal si pengembang.

Cari artikel atau berita dari internet terkait pengembang tersebut. Kamu bisa pula bertanya pada rekan-rekan kerja yang mungkin pernah membeli apartemen atau superblok bikinan pengembang tersebut.

Kalau ternyata pengembang superblok yang hendak kamu beli punya catatan hitam di masa lalu, gak ada salahnya kamu pertimbangkan lebih matang untuk membeli. 

Selain itu, mungkin kamu bisa coba melirik superblok lain yang dibangun oleh pengembang bereputasi baik.

4. Ke depannya bakal jadi seperti apa?

Gak cuma pengembang yang harus kamu ketahui sebelum membeli superblok. Kamu juga harus tahu, nantinya superblok ini bakal dikembangkan jadi seperti apa sih?

Tidak ada salahnya kok memikirkan sampai sejauh itu. Bahkan, bakal lebih mantap lagi kalau kamu tahu ke depannya di sekitar superblok itu bakal dibangun fasilitas-fasilitas umum lain yang bakal membuat nilai superblok kian meroket.

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

Nah, kalau semua hal di atas sudah dilakukan, ya sudah gak usah ragu-ragu lagi buat membelinya. Selanjutnya tentukan, apakah kamu mau membelinya secara tunai atau kredit. Sesuaikan dengan bujetmu ya!

Kalau ingin ditempati sendiri, pastikan pengeluaran maintenance dan biaya transportasi ke tempat kerja gak melebihi dari pengeluaranmu di tempat tinggalmu saat ini. 

Namun, kalau ingin investasi superblok milikmu menghasilkan, ya sewakan saja atau jual kembali saat harga pasarannya sudah naik. 

Contoh superblok di Indonesia

Salah satu kawasan superblok di Indonesia yakni Mega Kuningan dan Rasuna Epicentrum. Kemudian, ada juga Kuningan City yang dikembangkan oleh Agung Podomoro Land, Ciputra World Jakarta yang dikembangkan oleh Ciputra Group, dan Kota Kasablanka.

Total luas Ciputra World I,II, II mencapai 15 hektar dengan investasi mencapai Rp 10 triliun. Sedangkan superblok di kawasan Kuningan City memiliki lahan seluas 2,9 hektar dengan total 6 lantai di Kuningan City, 39 lantai Residential Towers Kintamani dan Ubud erta 32 lantai untuk AXA Tower. Superblok Kota Kasablanka memiliki luas 9,5 hektar yang dilengkapi dengan mal Kota Kasablanka seluas 110.000 m2.

Selanjutnya, akan dibangun juga superblok strategis di kawasan Jakarta Timur yang digadang-gadang akan memiliki nilai investasi yang tinggi bernama Sentra Timur Superblok.

Sentra Timur Superblok ini akan menjadi kawasan yang strategis karena adanya peningkatan sarana transportasi massal di kawasan ini. Lokasinya berada di Pulo Gebang, Cakung. 

Nantinya, kawasan Sentra Timur Residence akan dibangun di atas lahan seluas 8 hektar dengan 15 tower di dalamnya. 

Perbedaan superblok dengan mixed-use

Selain superblok, ada juga proyek mixed-use yang juga semakin banyak dilirik banyak orang. Lalu, apa perbedaannya?

Jika superblok berusaha memaksimalkan lahan dengan fasilitas lengkap mulai dari hunian hingga pendidikan, mixed-use bisa dibilang sebagai bangunan yang mampu mengakomodasi beberapa fungsi dalam tempat.

Jadi, dalam satu bangunan tersebut sudah tersedia hunian, pusat belanja, perkantoran, pendidikan, hingga rekreasi.

Cocok untuk kamu yang gak mau ribet keluar atau gak mau terjebak macet saat pergi ke kantor. Semuanya sudah disediakan dalam satu bangunan saja. 

Konsep mixed-used ini dianggap efisien, mengingat jumlah lahan di ibu kota yang semakin menyusut karena pertumbuhan penduduk. 

Keuntungan mixed-use

Adanya mixed-use dianggap memberikan banyak keuntungan, khususnya bagi kaum milenial yang gak mau ribet. Berikut ini beberapa keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan apabila memilih hunian dengan konsep mixed-use.

  1. Fasilitas yang diberikan cukup lengkap sehingga memberikan kemudahan bagi semua pengunjung atau penyewa.
  2. Efisiensi waktu karena gak perlu keluar bangunan, semuanya sudah tersedia di dalam sekaligus bisa menjadi solusi kemacetan.

Kekurangan mixed-use

Meski terlihat sangat nyaman, namun ada beberapa kekurangan dari kawasan mixed-used.

  1. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun kawasan ini cukup tinggi 
  2. Kualitas hidup masa depan di kawasan ini masih diperdebatkan mengingat Indonesia merupakan negara dengan banyak ragam budaya dan belum tentu bisa menerima konsep seperti ini
  3. Bisa terjadi kepadatan yang tinggi dalam satu bangunan jika tidak dikontrol dengan baik

Itu dia gambaran soal investasi superblok dan mixed-used yang wajib kamu ketahui. Semoga informasi tadi bermanfaat! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →