5 Cara Cek Saldo Jamsostek & Proses Pencairan 2020

Telah Ditinjau: Avatar Helda Sihombing
jamsostek bpjs ketenagakerjaan

Cara cek saldo Jamsostek kini bisa dilakukan secara online dan offline. Nah, sebelum membahas lebih jauh soal cara cek saldo Jamsostek, perlu dipahami terlebih dahulu bahwa Jamsostek adalah jaminan sosial yang diberikan untuk para pekerja. 

Misalnya, ketika pekerja mengalami risiko kehilangan pekerjaan, menghadapi hari tua, hingga kecelakaan kerja maka akan ditanggung oleh Jamsostek atau sekarang disebut dengan istilah BPJS Ketenagakerjaan.

Selain BPJSTK, sebenarnya kamu sebaiknya memiliki asuransi jiwa. Dengan begitu, kamu bisa menambah manfaat uang pertanggungan dari BPJS di masa tua nanti. Pilih produk asuransi jiwa dengan pengembalian premi dari Lifepal ya.

Lantas, bagaimana cara cek saldo Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan? Simak informasi lengkap berikut: 

Cara Cek Saldo Jamsostek 

Cek saldo Jamsostek dapat dilakukan untuk program Jaminan Hari Tua (JHT).  Untuk mengecek berapa saldo JHT, kamu bisa dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya: 

1. Cara cek saldo Jamsostek via SMS 2757

Cara paling mudah cek saldo JHT lewat SMS. Caranya adalah dengan mengirimkan SMS ke nomor 2757. Tapi sebelumnya, peserta jaminan sosial harus melakukan pendaftaran dahulu lewat SMS dengan mengetik:

Daftar(spasi)SALDO#NO_KTP#TGL_Lahir(HH-BB-TTTT)#NO_PESERTA#EMAIL(jika ada)

Kirim sms tersebut ke 2757. Setelah terdaftar, kamu bisa mulai melakukan pengecekan saldo JHT dengan mengetikkan:

SALDO(spasi)NO_PESERTA

Selanjutnya kirim ke 2757 dan tunggu beberapa saat. Saldo Jamsostek hari tua bakal muncul lewat SMS balasan. Mengecek saldo lewat SMS akan dikenakan biaya pulsa 165 per SMS. 

2. Cara cek saldo Jamsostek lewat website

Cara praktis lainnya adalah cek saldo Jamsostek di hp atau gadget lainnya di https://sso.bpjsketenagakerjaa.go.id/. Kemudian, ikut langkah-langkah berikut ini: 

  • Klik “Layanan Peserta” → “Tenaga Kerja” 
  • Muncul pilihan BPJSTKU dan Antrian Online. Pilih “BPJSTKSU” 
  • Kamu akan diarahkan ke halaman https://sso.bpjsketenagakerjaa.go.id/ log in
  • Masukkan email dan kata sandi 
  • Pilih “Lihat Saldo”

Jika kamu pengguna baru, maka harus melakukan registrasi terlebih dahulu: 

  • Pilih “Daftar Pengguna”
  • Ikuti langkah-langkahnya dengan isi formulir (siapkan nomor Kartu Peserta Jamsostek/ KJP) 
  • Pilih “Setuju” “Daftarkan” 
  • Tunggu konfirmasi melalui email atau SMS untuk melakukan 

3. Cara cek saldo Jamsostek lewat aplikasi BPJSTKU

Buat pengguna Iphone atau Android, kamu juga bisa cek saldo Jamsostek lewat hp dengan unduh aplikasi BPJSTKU yang tersedia di App Store atau Playstore. Setelah berhasil unduh aplikasi, ikuti langkah berikut:

  • Lakukan pendaftaran dengan mengisi data diri seperti nomor KTP, KJP, dan lain sebaiknya. 
  • Jika sudah terdaftar, bisa lanjut ke tahap log in
  • Untuk log in, masukkan email dan kata sandi peserta
  • Pilih “Cek Saldo”

Di situ nanti tertera dengan jelas berapa besaran JHT yang kamu miliki, dan dari mana saja perusahaan pemberinya. 

4. Cara cek saldo Jamsostek lewat ATM

Cara lainnya lagi adalah bisa lewat anjungan tunai mandiri (ATM). Tapi sayangnya, hingga kini baru Bank BNI saja yang memiliki layanan ini. Langkah-langkahnya juga cukup mudah, tinggal masukkan kartu ATM dan pilih menu cek saldo BPJS, setelah itu ikuti perintah-perintah selanjutnya. 

Tapi sayangnya layanan via ATM ini cuma bisa untuk pengecekan ya, belum bisa untuk pencairan dana. 

5. Cara cek saldo Jamsostek di kantor BPJS Ketenagakerjaan

Salah satu cara konvensionalnya adalah dengan datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Di sana kamu tinggal menunjukkan kartu kepesertaan dan juga kartu identitas seperti KTP atau SIM. 

Setelah pencocokan data selesai, nantinya kamu akan ditunjukkan besaran tabungan hari tua yang kamu miliki. Jangan lupa sesuaikan dengan perkiraan biaya hidup setelah pensiun tadi. Untuk mengetahuinya, kamu bisa menggunakan kalkulator dana pensiun dari Lifepal: 

Cara Mencairkan Jamsostek

Berdasarkan peraturan yang dibuat oleh BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah pada tahun 2015, kini peserta gak harus berusia lanjut untuk mencairkan dana JHT. Bagi peserta yang telah berhenti bekerja dan sedang masa tunggu selama lebih dari 1 bulan sudah berhak untuk melakukan pencairan dana sesuai dengan saldo yang dimiliki. 

Nah, jika kamu ingin melakukan pengajuan klaim pencairan JHT bisa pilih secara online atau offline. 

  • Salinan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Salinan dan KTP asli
  • Salinan dan Kartu Keluarga asli
  • Salinan dan paklaring asli
  • Salinan dan buku rekening asli

1. Mencairkan dana Jamsostek secara offline

  • Datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dari tempat tinggal kamu.
  • Mengisi formulir pengajuan klaim.
  • Serahkan dan tunjukkan dokumen-dokumen persyaratan yang telah disebutkan di atas kepada petugas.
  • Tunggu proses wawancara dan pengambilan foto. 
  • Tunggu hingga proses pencairan disetujui. 

Sayangnya, pencairan dengan cara offline ini akan memakan banyak waktumu. Karena, kamu harus rela antri panjang dengan para peserta lainnya. Tipsnya supaya dapat nomor antrean duluan adalah dengan datang sepagi mungkin. 

2. Mencairkan dana Jamsostek secara online 

Buat kamu yang malas antri pagi-pagi buta, BPJS Ketenagakerjaan sudah mempersiapkan layanan e-Klaim. Layanan ini memungkinkan kamu untuk melakukan pencairan dari rumah hanya bermodalkan komputer dan jaringan internet. Berikut ini langkah-langkahnya.

  • Lakukan pendaftaran online e-Klaim di website https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/
  • Isi formulir yang tertera di email tersebut, mulai dari data diri sampai alasan klaim.
  • Cek kelengkapan data lalu masukkan PIN dan Kode Verifikasi yang dikirim lewat email atau SMS.
  • Unggah dokumen-dokumen persyaratan yang telah disebutkan di atas.
  • Tunggu konfirmasi balasan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan selama 1 x 24 jam.
  • Datang ke kantor BPJS terdekat untuk proses pencairan sambil membawa dokumen-dokumen persyaratannya. Dalam proses ini pihak BPJS akan melakukan verifikasi data ini dilakukan secara langsung. 
  • Proses pencairan umumnya memakan waktu 10 hari kerja. 

Pencairan saldo BPJS Ketenagakerjaan tersebut berlaku untuk peserta baik yang mengajukan klaim sebagian sebesar 10 persen, 30 persen, atau penuh 100 persen. 

Namun, harus diingat bahwa pencairan JHT secara penuh hanya bisa dilakukan oleh peserta yang sudah tidak lagi bekerja karena mengundurkan diri maupun terkena PHK. Sementara bagi peserta yang masih aktif bekerja, hanya bisa mengambil sebagian setelah masa kepesertaan berjalan minimal selama 10 tahun.

Pertanyaan Lainnya Terkait Jamsostek

Bisa dilakukan secara online, yaitu melalui, SMS, website resmi, aplikasi BPJSTKU, dan ATM BNI. Atau bisa juga secara offline dengan mengunjungi langsung kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Cara login BPJSTKU bisa dilakukan dengan mengunduh aplikasi di App Store atau Playstore. Kemudian lakukan pendaftaran dengan isi data diri secara lengkap.

JHT ini didapat dari iuran setiap bulannya yang disisihkan dari gaji pekerja. Nantinya uang yang telah terkumpul itu bisa diambil apabila si pekerja telah pensiun.

Persamaan

  • Sama-sama jaminan sosial untuk tenaga kerja yang diselenggarakan oleh pemerintah.
  • Program jaminan sosial yang sistem pembiayaannya menggunakan funded social security, yang artinya didanai sendiri oleh pesertanya.
  • Sama-sama punya program Jaminan Hari Tua (JHT), Kematian (JK), dan Keselamatan Kerja (JKK).

Perbedaan

  • Jamsostek bisa untuk berobat, sementara BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa, karena sudah ada BPJS Kesehatan.
  • BPJS Ketenagakerjaan memiliki satu program tambahan, yaitu Jaminan Pensiun.
  • Gak cuma untuk pekerja formal, BPJS Ketenagakerjaan juga telah menyediakan jaminan sosial untuk pekerja informal.
  • Saat masih bernama Jamsostek, biaya kecelakaan kerja hanya sampai maksimal Rp 20 juta, tapi kalau BPJS Ketenagakerjaan tidak ada batasannya alias sampai sembuh.
  • Orientasi perusahaan berbeda, kalau Jamsostek masih berada di bawah naungan Menteri BUMN dan terus berorientasi untuk mencari keuntungan. Tapi kalau BPJS Ketenagakerjaan kini berada di bawah Presiden langsung dan fokus untuk melayani masyarakat seutuhnya

Itulah tadi cara cek saldo Jamsostek yang bisa kamu ikuti. Nah, selain terproteksi oleh Jamsostek, sebagai karyawan kamu juga bisa mendapatkan manfaat maksimal pada dana jaminan hari tua melalui asuransi jiwa konvensional. Mengingat, saat ini ada begitu banyak pilihan polis asuransi jiwa yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang ada. 

Yuk, kunjungi Lifepal untuk melihat rekomendasi asuransi jiwa terbaik dengan premi yang ringan. Atau jika ingin lebih praktis, manfaatkan layanan konsultasi gratis dari Lifepal!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →