Kenapa Ya Deposito Syariah Menguntungkan? Ini Jawabannya

deposito syariah

Deposito syariah adalah produk simpanan berjangka yang dikelola berdasarkan prinsip syariah yang ditujukan bagi nasabah perorangan dan perusahaan, dengan menggunakan prinsip mudharabah.

Dalam deposito syariah, nasabah bertindak sebagai shahibul maal atau pemilik dana, dan bank bertindak sebagai mudharib atau pengelola dana. Sesuai kapasitasnya sebagai mudharib, bank dapat melakukan berbagai macam usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syariat dan mengembangkannya, termasuk di dalamnya mudharabah dengan pihak lain.

Penerapan akad mudharabah dalam deposito syariah

Akad mudharabah memiliki pengertian sebagai bentuk kerja sama antara dua pihak atau lebih di mana pemilik modal (shahibul maal) mempercayakan sejumlah uang kepada pengelola (mudharib) dengan suatu perjanjian di awal. Akad ini menegaskan kerja sama dengan kontribusi seratus persen modal dari pemilik modal dan keahlian dari pengelola.

Mengapa harus menggunakan mudharabah? Hal ini sesuai sabda Nabi Muhammad SAW dari hadis riwayat Ibnu Majah dari Shuhaib yang menyatakan ada tiga hal mengandung berkah. Salah satunya adalah muqaradhah (mudharabah).

Ketentuan umum deposito syariah berdasarkan mudharabah

  • Dalam transaksi ini nasabah bertindak sebagai shahibul maal atau pemilik dana, dan bank bertindak sebagai mudharib atau pengelola dana.
  • Dalam kapasitasnya sebagai mudharib, bank dapat melakukan berbagai macam usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syariat dan mengembangkannya, termasuk di dalamnya mudharabah dengan pihak lain.
  • Modal harus dinyatakan dengan jumlahnya, dalam bentuk tunai dan bukan piutang.
  • Pembagian keuntungan harus dinyatakan dalam bentuk nisbah dan dituangkan dalam akad pembukaan rekening
  • Bank sebagai mudharib menutup biaya operasional deposito dengan menggunakan nisbah keuntungan yang menjadi haknya.
  • Bank tidak diperkenankan untuk mengurangi nisbah keuntungan nasabah tanpa persetujuan yang bersangkutan. Adapun kehadiran deposito syariah memiliki kekurangan yaitu jumlah return yang lebih kecil dibandingkan konvensional. Namun, kelebihannya yaitu terbebas dari hal-hal yang dilarang syariat.

Cara hitung bagi hasil deposito syariah

Dalam deposito syariah dikenal istilah akad mudharabah yang berarti bahwa nasabah memercayakan dananya untuk dikelola oleh bank dengan prinsip syariah. Dalam akad mudharabah ini dijelaskan rasio keuntungan yang akan kamu peroleh.

Misalnya saja, ketika akad disepakati bahwa rasio yang digunakan adalah 65:35. Artinya, kamu akan mendapatkan bagi hasil sebesar 65 persen dan bank mendapatkan 35 persen.

Sebelum memutuskan menginvestasikan danamu dalam bentuk deposito, pihak bank akan menginformasikan rasio keuntungan nisbah.

Lantas apakah deposito syariah menguntungkan? Simak penjelasannya berikut ini.

Saat kamu menyetorkan sejumlah dana untuk deposito, bank syariah akan menggunakan setoranmu untuk diinvestasikan melalui instrumen-instrumen yang diperbolehkan dalam syariat. Contohnya diinvestasikan ke sektor riil, seperti Usaha Kecil Menengah (UKM).

Jika UKM tersebut menghasilkan laba besar, maka semakin besar pula keuntungan yang akan kamu terima. Sebaliknya, jika kinerja UKM turun, kamu juga harus siap menerima keuntungan yang sedikit. Dengan kata lain, keuntungan muncul bersama risiko.

Tenor atau jangka waktu yang ditawarkan juga sama dengan deposito konvensional, antara 1 hingga 24 bulan. Jadi bisa disesuaikan dengan tujuan dan kebutuhanmu.

Contohnya, di bulan November kamu hendak menginvestasikan Rp20 juta di Bank Syariah AZ dengan tenor 1 bulan. Disepakati bahwa rasio nisbah adalah 55:45 yang berarti kamu bakal menerima keuntungan 55 persen.

Siapa sih yang gak tergiur dengan keuntungan deposito?

Dalam satu bulan, Bank Syariah AZ berhasil menghimpun dana deposito Rp5 milyar dengan proyeksi keuntungan misalnya Rp50 juta. Maka perhitungannya adalah:

(Rp20 juta / Rp5 milyar) x  55% x Rp50 juta = Rp110.000

Maka keuntungan yang akan kamu dapatkan dalam satu bulan adalah Rp110 ribu. Lumayan kan?

Mitos seputar investasi syariah

Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, produk syariah cukup berkembang. Namun, masih ada mitos-mitos yang membuat beberapa orang meragukan berinvestasi di produk syariah. Apa saja? Berikut ulasannya!

1. Produknya hanya untuk muslim

Masih ada yang beranggapan bahwa produk keuangan syariah hanya untuk Muslim. Padahal tidak demikian. Seperti produk konvensional, produk syariah boleh dan terbuka bagi siapa saja. Salah satu produk keuangan syariah yang tinggi peminat adalah pembiayaan rumah.

Bahkan, data sampai saat ini menunjukkan bahwa proporsi akad murabahah menguasai sekitar 60-70 persen jumlah pembiayaan yang disalurkan oleh bank syariah. Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Malaysia dan beberapa negara Timur Tengah.

2. Tanpa bunga, maka tidak untung

Ini mitos yang juga sering beredar di masyarakat. Produk keuangan syariah memang tidak memiliki bunga, namun bukan berarti tidak ada hasil yang akan kamu terima ketika memiliki produknya. Pada prinsipnya, bank syariah memiliki prinsip bagi hasil yang merupakan landasan utama dalam segala operasinya, baik dalam penghimpunan dananya maupun dalam penyalurannya (dalam perbankan syariah penyaluran dana biasa disebut dengan pembiayaan). Pasalnya, sistem bunga (riba) tidak dibolehkan dalam syariah Islam.

3. Produk terbatas

Produk syariah dianggap terbatas, padahal faktanya tidak demikian. Baik itu asuransi, deposito, tabungan, hingga saham ada yang syariah. Puluhan lembaga perbankan, pembiayaan, dan asuransi, telah menyediakan beragam pilihan produk-produk tersebut. Kamu cukup membandingkan yang paling sesuai.

Perbedaan deposito syariah dan konvensional

Perbedaan utama antara deposito konvensional dan syariah terletak pada sistem pembagian keuntungan. Jika deposito konvensional memberikan keuntungan sesuai bunga yang diterapkan, deposito syariah menawarkan sistem bagi hasil atau nisbah.

Mau konvensional atau syariah, keduanya tetap menguntungkan kok!

Pada deposito konvensional, perhitungan bunga memiliki rumus tersendiri tergantung banyak faktor, seperti pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Suku bunga yang ditawarkan juga berbeda tergantung dari kebijakan masing-masing bank.

Menurut fatwa yang ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), bunga bank ini haram hukumnya karena termasuk riba atau keuntungan yang diperoleh dari cara-cara yang dilarang hukum Islam. Maka dari itu digunakanlah sistem nisbah dengan pembagian hasil sesuai rasio yang disepakati antara bank dan nasabah.

Pilihan bank yang menawarkan simpanan deposito syariah

suku bunga bank

Berikut bank-bank di Indonesia yang menawarkan simpanan deposito syariah.

  • Bank Muamalat
  • Bank BRI Syariah
  • Bank Syariah Mandiri (BSM)
  • Bank BNI Syariah
  • Permata Bank Syariah
  • Bank Bukopin Syariah
  • Bank Tabungan Pensiunan Negara Syariah (BTPN Syariah)
  • Bank BCA Syariah
  • Bank Mega Syariah
  • Bank DKI Syariah
  • Bank BJB Syariah
  • Bank NTB Syariah
  • Bank Danamon Syariah
  • Bank Panin Dubai Syariah

Mari kita telaah satu demi satu keunggulan yang ditawarkan masing-masing bank tersebut.

1. Bank Muamalat

Pilihan pertamamu untuk produk deposito syariah jatuh pada Bank Muamalat. Dengan Deposito iB Hijrahnya, kamu bisa berinvestasi dalam mata uang rupiah ataupun dolar AS secara fleksibel dan hasil yang optimal. Baik perorangan maupun badan hukum, kamu tetap bisa menjadi nasabah Deposito iB Hijrah.

Minimum saldo rekening yang ditetapkan Bank Muamalat untuk Deposito iB Hijrah sebesar Rp5 Juta atau US$1.000 dengan masa tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Keuntungan yang kamu dapatkan pun banyak, seperti:

  • Menguntungkan, kamu akan mendapatkan bagi hasil yang optimal.
  • Ketenangan hati, dana investasi akan dikelola secara syariah dan dapat memberikan ketenangan batin untuk nasabah.
  • Fleksibel, bisa menentukan sendiri pilihan jangka waktunya (1, 3, 6, 12 bulan).
  • Sebagai jaminan, kelak kamu dapat menggunakan Deposito iB Hijrah sebagai jaminan pembiayaan jika dibutuhkan.

2. Bank BRI Syariah

Deposito BRISyariah iB merupakan produk deposito (simpanan berjangka) yang dikeluarkan Bank BRI Syariah yang menggunakan Akad Bagi Hasil (Mudharabah Muthlaqah) sesuai prinsip syariah yang bisa dimiliki perorangan atau perusahaan dengan keuntungan yang optimal.

Minimum biaya penempatan sebesar Rp2.500 dengan waktu tenor 1, 3, 6, 12 bulan. Deposito BRISyariah iB menetapkan pembiayaan break deposito sebesar Rp100 ribu. Adapun fasilitas atau keunggulan yang ditawarkan, sebagai berikut:

  • Bagi hasil yang kompetitif.
  • Dapat dilakukan pemotongan zakat secara otomatis dari bagi hasil yang akan didapatkan.
  • Pemindahbukuan otomatis setiap bulan dari bagi hasil yang didapat ke rekening tabungan atau giro di BRISyariah.
  • Dapat diperpanjang secara otomatis dengan nisbah bagi hasil sesuai yang berlaku pada saat diperpanjang.
  • Dapat dijadikan sebagai jaminan pembiayaan.

3. Bank Syariah Mandiri (BSM)

Bank Syariah Mandiri memiliki 2 produk deposito syariah, BSM Deposito dan BSM Deposito Valas. Salah satu perbedaan yang terlihat jelas dari kedua produk deposito syariah itu terletak di mata uang yang berlaku. BSM Deposito produk investasi berjangka waktu tertentu dengan mata uang yang berlaku rupiah. Adapun BSM Deposito Valas bermata uang dolar AS. Keunggulan dan fitur yang ditawarkan pun nyaris sama.

Manfaat

  • Dana aman dan terjamin.
  • Pengelolaan dana secara syariah.
  • Bagi hasil yang kompetitif.
  • Fasilitas Automatic Roll Over (ARO).
  • Dapat dijadikan jaminan pembiayaan (Hanya untuk BSM Deposito).

Fitur dan Biaya

  • Tenor yang fleksibel yaitu 1, 3, 6, dan 12 bulan.
  • Dicairkan pada saat jatuh tempo.
  • Setoran awal minimum untuk BSM Deposito Valas US$1.000 dan BSM Deposito Rp2 Juta.
  • Biaya materai Rp6 ribu.
  • Biaya  penarikan sebesar Rp30 ribu per rekening (Hanya untuk BSM Deposito).

4. Bank BNI Syariah

Pilihan deposito selanjutnya jatuh pada Bank BNI Syariah. Dengan BNI Deposito iB Hasanah, kamu deposito syariahmu dijamin aman. Dikelola dengan prinsip syariah (akad mudharabah) yang ditujukan untuk calon nasabah perorangan ataupun perusahaan.

Fasilitas yang ditawarkan pun beragam, seperti bilyet deposito, pilihan mata uang rupiah dan dolar AS. Tak lupa tenor yang yang beragam, mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Bagi hasil atau nisbah yang ditawarkan Deposito iB Hasanah memiliki persentase yang beragam.

Nasabah

Bank 

1 bulan

46% 54%
3 bulan 47%

53%

6 bulan

49% 51%
12 bulan 50%

50%

5. Permata Bank Syariah

Selanjutnya adalah produk PermataDeposito iB yang dikeluarkan oleh Permata Bank Syariah. Di PermataDeposito iB, kamu dapat memilih mata uang, perpanjang deposito dengan mudah, hingga kebebasan menggunakan deposito sebagai jaminan pembiayaan, lho. Keuntungan lainnya yang bisa kamu dapatkan, yaitu:

  • Fasilitas Automatic Roll Over (ARO), kemudahan perpanjang masa deposito secara otomatis.
  • Pilihan mata uang, kamu bisa memilih mata uang USD atau rupiah.
  • Jangka waktu variatif, tersedia jangka waktu yang beragam sesuai dengan kebutuhan investasi nasabah.
  • Mudahnya bertransaksi, nikmati layanan PermataMobile X, PermataNet, PermataATM, dan PermataTel.
  • Akad syariah, menggunakan prinsip mudharabah mutlaqah.

Adapun minimum penempatan jangka waktu yang ditetapkan Permata Bank Syariah sebagai berikut.

  • 1 dan 2 minggu = Rp500 juta.
  • 1, 3, 6, 12 bulan = Rp10 juta.
  • 2, 4, 5 bulan = Rp100 juta.

6. Bank Bukopin Syariah

Sama dengan akad yang digunakan deposito syariah lainnya, Deposito iB juga menggunakan akad mudharabah mutlaqah di mana Bank (mudharib) diberikan kuasa penuh oleh nasabah (shahibul maal) untuk menggunakan dana tersebut tanpa larangan. Dan, bank (mudharib) wajib memberitahukan kepada nasabah (shahibul maal) mengenai bagi hasil keuntungan yang diperolehh sekaligus risiko yang timbul nantinya serta ketentuan penarikan dana sesuai akad.

Manfaat dan fasilitas yang akan didapatkan nasabah, di antaranya:

  • Keamanan dana terjamin.
  • Bagi hasil yang kompetitif berdasarkan nisbah yang disepakati.
  • Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan.
  • Dapat diperpanjang otomatis (automatic roll over).
  • Bagi hasil dapat diambil tunai, transfer, atau pemindahbukuan.

7. Bank Tabungan Pensiunan Negara Syariah (BTPN Syariah)

Tepat Deposito merupakan produk deposito yang dikeluarkan BTPN Syariah dengan prinsip syariah mudharabah ditujukan untuk calon nasabah perorangan atau non perorangan. Minimal nominal penempatan sebesar Rp10 Juta dengan pilihan jangka waktu (tenor) yang beragam: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 18, dan 24 bulan.

Manfaat yang akan didapatkan adalah:

  • Imbal hasil optimal, mendapatkan imbal hasil yang kompetitif.
  • Eksklusif, mendapatkan layanan Relationship Manager di cabang tertentu.
  • Aman, reputasi dan kinerja unggul berkelanjutan BTPN Syariah adalah jaminan ketenangan hati.

8. Bank BCA Syariah

Deposito iB merupakan produk deposito syariah dengan prinsip bagi hasil (mudharabah) yang kompetitif yang bisa jadi pilihan untuk berinvestasi. Manfaat yang ditawarkan yaitu:

  • Nasabah dapat memilih sendiri jangka waktu deposito sesuai dengan keinginan, yaitu 1, 3, 6, dan 12 bulan.
  • Kamu dapat memindahkan bagi hasil Deposito iB secara otomatis ke rekening Giro iB atau Tahapan iB.
  • Bagi hasil yang kompetitif.
  • Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan.
  • Tersedia layanan pemotongan zakat.
  • Tersedia juga pilihan perpanjangan Deposito iB secara:
    • Automatic Roll Over (ARO), perpanjangan nominal deposito secara otomatis.
    • ARO+, perpanjangan nominal deposito + bagi hasil secara otomatis.
    • Non ARO, bila tidak ada permintaan dari deposan maka deposito yang sudah jatuh tempo tidak akan diperpanjang secara otomatis.

9. Bank Mega Syariah

Deposito Plus iB merupakan produk deposito yang ditawarkan Bank Mega Syariah yang memberikan nisbah atau bagi hasil yang tinggi dan dapat dijadikan fasilitas jaminan untuk kebutuhan pembiayaan. Keuntungan yang tidak akan kamu dapatkan dari deposito syariah lain dan akan kamu dapatkan di Deposito Plus iB adalah gratisnya biaya pembukaan deposito, biaya pencarian, dan biaya maintenance.

Keunggulan lainnya yang akan kamu dapatkan di antaranya:

  • Dapat dibuka atas nama perorangan atau non perorangan.
  • Penjaminan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp. 2 miliar per nasabah.
  • Jangka waktu fleksibel (1, 3, 6 dan 12 bulan).
  • Dapat diperpanjang otomatis/automatic roll over (ARO).
  • Gratis biaya maintenance bulanan.
  • Laporan berkala.
  • Bagi hasil dapat dipindahkan ke rekening Bank Mega Syariah atau ditambahkan ke pokok.
  • Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan.

10. Bank DKI Syariah

Bank DKI Syariah memiliki produk deposito syariah, Deposito iB. Simpanan berjangka yang menggunakan prinsip mudharabah (bagi hasil) sesuai kesepakatan antara nasabah dan bank.

Keuntungan yang akan kamu dapatkan ialah bebas biaya penalti pencairan sebelum jatuh tempo dan dapat dijadikan agunan pembiayaan. Setoran minimal hanya Rp1 Juta, dana yang kamu setorkan terjamin aman dan diikutsertakan dalam program penjaminan pemerintah. Bagi hasil yang kompetitif, dapat menambah pokok deposito, uang dapat diambil tunai atau dipindahbukukan atau ditransfer ke bank lain. Untung bukan?

11. Bank BJB Syariah

Pilihan deposito selanjutnya yang bisa jadi bahan pertimbanganmu adalah Deposito iB Maslahah yang dikeluarkan oleh Bank BJB Syariah. Investasi dengan prinsip syariah Mudharabah Mutlaqah (bagi hasil) dalam mata uang rupiah yang penarikannya dapat dilakukan sesuai dengan pilihan jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Dana yang telah kamu investasikan akan dikelola secara produktif dan profesional ke dalam bentuk pembiayaan untuk masyarakat atau dalam bentuk harta produktif lainnya, tentu saja sesuai prinsip syariah. Hasil usaha yang diperoleh akan dibagihasilkan antara nasabah dan bank sesuai dengan porsi bagi hasil yang telah disepakati sebelumnya.

12. Bank NTB Syariah

Deposito iB Amanah merupakan simpanan berjangka waktu tertentu yang dapat menjadi pilihan produk investasi dana masyarakat dengan mengedepankan kemudahan dan keamanan transaksi keuangan serta memberikan bagi hasil yang kompetitif.

Ketentuan minimum deposito sebesar Rp5 Juta dengan pilihan waktu deposito selama 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan. Prinsip syariah yang diterapkan adalah akad mudharabah mutlaqah dengan benefit yang akan kamu dapatkan. Di antaranya kamu akan mendapatkan bagi hasil yang kompetitif dan simpanan dipastikan keamanannya karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

13. Bank Danamon Syariah

Merupakan bentuk invenstasi sesuai syariah dengan prinsip mudharabah. Investasi ini diperuntukkan bagi nasabah perorangan atau badan (non perorangan) dengan pilihan waktu penempatan berjangka 1, 3, 6 atau 12 bulan atau On Call (harian) pilihan 7, 14 dan 21 hari. Jangka waktu produk akan berakhir pada saat jatuh tempo atau nasabah break (menutup) deposito sebelum jatuh tempo.  

Manfaat

  • Aman dan fleksibel.
  • Bagi hasil yang kompetitif.
  • Dana disalurkan kepada sektor rill yang menguntungkan dan sesuai prinsip Syariah.
  • Membantu perencanaan program investasi nasabah.

14. Bank Panin Dubai Syariah

Pilihan deposito syariah terakhir yang bisa menjadi bahan pertimbanganmu adalah Deposito PaS iB yang dikeluarkan oleh Bank Panin Dubai Syariah. Deposito PaS iB merupakan Produk simpanan tidak likuid jangka pendek sampai menengah dengan tingkat keuntungan yang optimal dengan masa kontrak yang tertentu dan nominal penempatan yang juga tertentu.

Adapun manfaat yang akan kamu dapatkan, di antaranya:

  • Dapat untuk rekening perorangan dan perusahaan.  
  • Terdapat pilihan beberapa jangka waktu investasi.  
  • Fasilitas automatic roll over.  
  • Bagi hasil dapat dikredit setiap bulan ke rekening maupun ditambahkan ke pokok (kapitalisir).  
  • Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan. 

Berdasarkan ulasan ini, kamu bisa dengan mudah menyimpan deposito syariah di sejumlah bank tepercaya. Misalnya saja deposito BNI Syariah, deposito Mandiri Syariah, dan deposito BRI Syariah.

Sebagai saran, sebaiknya menyimpan uang di deposito di bank yang memiliki kredibilitas tinggi. Termasuk untuk produk syariah ya!

Untuk informasi mendalam seputar finansial dan lainnya silakan kunjungi Lifepal!