Jangan Cuma Mupeng Dapat Pinjaman Usaha dari Bank

pinjaman modal usaha dari pemerintah

Ternyata banyak yang udah makmur dari kredit usaha rakyat atau kredit usaha mikro yak! Mereka ini sudah nikmati yang namanya merdeka finansial dari keberhasilan merintis usaha. Hidup udah enggak susah karena duit datang sendiri. Padahal dulunya, hidupnya kembang kempis dan melarat.

Mereka ini disebut Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Rhenald Kasali sebagai Pengusaha Cracking alias pengusaha yang merintis dari bisnis kecil lalu dalam tempo singkat langsung jadi bisnisnya kelas kakap.

Banyak lho inspirasi yang bisa diambil dari kisah-kisah mereka. Kayak si Sanim yang dulunya jadi tukang genjot becak sekarang udah jadi kaya raya karena sukses lakoni bisnis garam. Terus ada lagi Carsim Cahyadi, mantan tukang perabotan keliling yang sekarang menyandang status sebagai pengusaha tape bungkus daun jambu.

Pastinya kalau tahu detil kisah mereka bakalan mupeng abis! Hidup berubah total dari yang dulunya ada di roda bawah sekarang di atas.

Sudah saatnya berpikir ingin seperti mereka? Daripada cuma mengandalkan gaji pas-pasan di kisaran Rp 4 jutaan sebulan. Gaji segitu bakal banyak nahan keinginan karena duluin kebutuhan, bukan?

Mau ngembangin usaha terus pinjam ke bank seperti para pengusaha cracking itu? Boleh-boleh aja.

Ya memang diakui susah-susah gampang. Meski namanya ajuin kredit usaha mikro, tetap aja ada aturan main yang mesti dilewati. Bank juga enggak mau asal gampang lolosin karena penyaluran kredit bisa berisiko macet.

Cuma di sisi lain, bank juga mesti cari untung dari penyaluran kredit itu. Satu di antaranya itu kredit modal usaha.

Oke, mungkin salah satu yang menghambat kita tak kenali lebih dalam kredit ini karena malas ke bank. Ayo ngaku! Malas karena malu tanya-tanya sama mbak-mbak customer service-nya ya? Atau alasannya karena enggak ada koneksi orang di bank?

Ini soal mental. Buat apa malu ke bank dan tanya-tanya soal kredit usaha mikro. Kasih penjelasan itu kan tugasnya mereka. Petugas bank juga ramah-ramah kok. So, buat apa malas ke bank lagi?

Cuma biar afdolnya mending kenali dulu bagaimana cara dapat pinjaman ke bank, khususnya yang ingin mengembangkan usaha skala kecil. Di bawah ini biasanya persyaratan yang diminta bank kalau ajuin kredit modal usaha.

Umum

Bank biasanya akan menilai jenis usahanya. Berarti, usahanya sudah harus ada dulu. Misalnya sudah buka warung kelontong, warung makan, salon, pangkas rambut, dan sebagainya.

Kadang kala beberapa bank memberi batasan waktu minimal setahun usaha itu sudah berjalan. Kalau usahanya belum ada? Ya jangan harap dapat kucuran kredit jenis ini.

Khusus

Syarat ini berkaitan dengan kelengkapan dokumen. Sebut saja identitas diri, kartu keluarga, surat keterangan usaha yang bisa didapat dari kantor kelurahan atau kantor desa.

Sebisa mungkin semua dokumen komplet. Kalau perlu bisa bawa salinan sertifikat tanah atau rumah bila berniat jadikan itu agunan.

Setelah tahu syaratnya, terus ngapain lagi?

Ke Bank

Ya berangkat ke bank dong.  Tinggal pilih saja banknya. Kalau perlu, bikin waktu safari ke bank buat obrolin soal kredit usaha mikro. Makin banyak bank yang didatengin, maka makin banyak ilmu seputar perkreditan mikro yang didapat. Eh, ingat sekalian bawa berkas-berkas yang diperlukan ya.

Di bank, customer service adalah orang yang kita tuju. Nanti dia yang bakal menyapa duluan dan bertanya apa keperluannya. Nah, barulah ungkapkan maksud kita. Kira-kira bilangnya, ”Mbak, saya mau ajukan kredit usaha. Bisa dibantu?”

Nantinya, si mbak customer service bakal nyodorin berkas pengajuan kredit seraya menjelaskan syarat-syaratnya. Dengerin baik-baik penjelasannya dia. Kalau kebetulan semua syarat berkasnya sudah kita penuhi dan diteliti olehnya, nantinya mbak customer service-nya akan memproses permohonan itu.

“Baik pak/bu, berkasnya sudah saya terima, nanti akan kami tindaklanjuti untuk diteruskan ke bagian kredit. Bapak/Ibu akan kami kabari secepatnya.” Kira-kira itu jawaban dari mbak customer service-nya.

Tunggu kabar dari bank

Dalam beberapa hari biasanya sudah ada respons dari bank. Bank nantinya akan mengirimkan petugas survei untuk meneliti semua keabsahan dokumen termasuk mewawancari kita. Dia akan melihat rumah, tempat usaha, sekaligus menakar prospek dari usaha kita.

Wawancara

Penting ini. Apa saja sih yang ingin diketahui petugas? Secara garis besar, dia akan minta penjelasan tentang modal yang dimiliki saat ini, lamanya menjalankan usaha, cara memproduksi, bagaimana memasarkan, pembukuan.

Bukan itu saja, bisa saja petugas menanyakan hal-hal yang pribadi. Misalnya apakah sudah bercerai, tanggungan, punya berapa saudara, dan sejenisnya.

Eh, selama wawancara ini kita jangan kasih apapun ya ke petugas bank-nya seperti amplop berisi duit. Kalau jamuan minum dan makanan kecil sih boleh-boleh aja.

Habis itu, menunggu lagi deh. Bisa beberapa hari atau beberapa pekan. Tergantung kebijakan bank. Selama nunggu ini, wajarlah kalau deg-degan. Ini soal harapan agar kredit kita diterima kan. Intinya sih, sepanjang semua persyaratan kredit dipenuhi, potensi untuk diluluskan pengajuan cukup besar.

Bank pasti akan menghubungi apakah permohonan ditolak atau disetujui. Kalau opsi disetujui, silakan bergembira. Artinya permohonan kredit usaha bisa dipastikan dicairkan. Tinggal ke bank lagi untuk dijelaskan lebih jauh cara pencairannya, jangka waktu, teknis cicilan, dan lain sebagainya.

Begitu duit modal di tangan, langsung gunakan untuk memutar bisnis lebih kencang lagi. Jangan sia-siakan modal untuk hal-hal yang tak ada sangkut pautnya dengan bisnis. Selain itu, bank juga akan terus memonitor rekam jejak kita lewat kedisiplinan dalam membayar cicilan pinjaman.

Maka itu, jagalah reputasi sebagai kreditor yang baik. Bisa jadi, ke depannya kita bakalan lagi berurusan dengan bank. Kalau reputasi kita baik dalam mengembalikan pinjaman, bank pun di lain waktu dengan senang hati mengucurkan pinjaman lagi tanpa harus lewat prosedur yang rumit.

Kalau permohonan ditolak, jangan langsung ciut mentalnya yah! Coba terus cari pinjaman kalau memang membutuhkan. Asal, jangan sampai jatuh ke lintah darat.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →