Jangan Kena Tipu! Ketahui Ciri-ciri Emas Palsu sebelum Membelinya

emas palsu

Harga emas kerap mengalami kenaikan setiap tahunnya membuat banyak orang tergiur untuk benda mungil berwarna kuning keemasan ini. Di tahun ini saja, harga emas harganya meroket tajam mencapai Rp1.019.000, wow!

Siapa coba yang gak tertarik berinvestasi emas dalam jangka panjang dengan keuntungan yang signifikan seperti ini? Berbondong-bondong orang mendatangi Antam dan Pegadaian untuk membeli atau menjualnya lho. 

Tapi, kamu juga gak bisa asal beli emas sembarangan. Sebab, banyak ditemukan kasus emas palsu di pasaran. Niat ingin mendapatkan keuntungan malah buntung jadinya.

Agar kamu gak salah beli, simak terlebih dahulu nih 10 ciri-ciri emas palsu yang beredar di pasaran berikut ini. Yuk kita intip ciri-cirinya yang sudah dirangkum oleh Lifepal. 

1. Ketahui ciri fisik

Adanya sertifikat emas yang diberikan penjual gak menjamin kalau emas itu asli. Bisa saja sertifikat yang diberikan adalah sertifikat palsu. Maka dari itu, kamu juga harus jeli melihat ciri fisik emas asli, ya! 

Caranya dengan meletakkan emas di bawah sinar ultraviolet. Kalau emas tersebut asli, maka akan muncul garis-garis minor warna-warni dan blok berwarna hijau di setiap deskripsi detail sertifikat. Pastiin juga logo watermark perusahaan pencetak sertifikat terlihat, ya!

2. Cek perubahan warna

Cara lain yang bisa kamu coba untuk tahu kalau emas tersebut asli atau palsu yakni dengan menggesekkan jari ke area tertentu pada emas. Kalau ternyata warnanya berubah jadi gak seragam kamu wajib curiga nih. Karena bisa jadi itu emas palsu. 

3. Gigit emas

Bisa dibilang bentuk emas asli itu lunak. Jadi, kalau kamu gigit dan ada bekas gigitan emas berarti emas tersebut adalah asli. Tapi, kalau emas terasa keras bisa jadi emas itu palsu. Harus teliti, ya!

4. Cek dengan magnet

Ciri emas asli yang wajib kamu tahu yakni emas gak bisa ditarik sama magnet. Jadi saat beli emas, ada baiknya kamu bawa magnet dari rumah buat mengeceknya. Kalau emas ketarik sama magnet yang kamu bawa bisa dipastikan kalau emas itu pasti palsu. 

5. Gesek pada keramik atau kertas

Cara lain menguji keaslian emas dengan cara menggoreskan emas pada keramik dan kertas. Emas asli gak akan meninggalkan goresan di kertas atau keramik. Kalau emas palsu sudah tentu bakal meninggalkan goresan.

Eits! Tapi jangan goreskan emas terlalu keras ya, nanti bisa-bisa emas yang kamu beli malah rusak.

6. Cek kepadatan emas

Cara yang satu ini bisa dibilang cara valid untuk tahu keaslian emas. Kenapa? Karena emas itu kan logam dengan kepadatan yang lumayan tinggi, jadi jarang ditemukan logam lain yang bisa menyaingi kepadatan emas.

Cara mengujinya gampang, kok! Kamu cukup menaruh air di dalam gelas yang ada takarannya, lalu masukkan emas dengan cara digantung sama benang. Setelah itu kamu tinggal melihat perbedaan volume air sebelum dan sesudah emas direndam.

Emang agak ribet sih, kamu bisa pakai rumus perhitungan kepadatan yakni massa dibagi volume. Kalau angkanya mencapai 19 gram per milimeter, emas yang kamu beli asli.

Biar bisa jadi panduan, berikut ini angka kepadatan emas tergantung karat. Emas 14 k = 12,9-14,6 gram/mililiter, 18K kuning = 15,2-15,9 g/ml, 18K putih = 14,7-16,9 g/ml dan 22K = 17,7-17,8 g/ml.

7. Cek di butik LM terdekat

Cara instannya dan gak ribet buat tahu keaslian emas, kamu bisa langsung membawanya ke butik logam mulia terdekat. Gak usah diragukan lagi, mereka pasti bisa langsung mengecek tanpa keraguan. 

8. Pakai aplikasi CertiEye

Untuk menjaga keaslian emas, Antam sudah mengeluarkan aplikasi canggih namanya CertiEye yang bisa kamu gunakan dengan praktis dan mudah. Aplikasi CertiEye ini fungsinya untuk meningkatkan keamanan produk emas batangan Antam. 

Kamu cukup mengunduh aplikasinya dan melakukan pemindaian atau scan barcode yang ada di produk emas batangan yang kamu beli. Gampang banget, kan?

9. Uji dengan asam

Kalau punya asam nitrat, kamu bisa mengujinya dengan bahan ini. Jika setelah diteteskan ada perubahan warna kehijauan berarti emas tersebut palsu. Kalau warnanya seperti warna susu, emas yang kamu beli dilapisi sama perak. 

Emas asli gak akan ada perubahan warna apapun saat ditetesi asam nitrat. Jadi misalkan kamu membeli emas atau logam mulia, mesti membuktikannya terlebih dahulu. 

10. Uji pakai keramik

Kamu juga bisa membedakan emas asli atau palsu dengan keramik. Kalau emas asli sudah pasti gak akan meninggalkan goresan, kalau emas palsu pasti meninggalkan goresan warna hitam.

Nah, itu dia cara mudah membedakan emas palsu dan emas asli. Kalau sudah tahu caranya, gak bakal takut kena tipu?

Oh Iya, kalau ingin aman dan terjamin saat mengantongi emas atau logam mulia, sebaiknya kamu membelinya di Antam dan Pegadaian. Dengan membeli langsung di Antam atau Pegadaian, keaslian emas atau logam mulia ini terjamin deh. 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →