Pengusaha Mikro Bisa Selamatkan RI Tapi Mereka Sulit Maju karena Jasa Rentenir

jasa rentenir

jasa rentenir

Gak dipungkiri lagi, pengusaha mikro di Indonesia memang bisa menyumbang kemajuan dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dan membuka lapangan kerja. Tapi jangan salah, sebagian besar usaha mikro di Indonesia juga bergantung pada jasa rentenir dalam hal pinjaman modal usaha. 

Dalam PermataBank UFE Sustainability Forum 2019 di Gandaria City Hall, CEO and Co-founder of Gandeng Tangan, Jezzie Setiawan mengatakan bahwa akses perbankan memang sulit menjangkau para pengusaha mikro di pelosok. Selain itu, ada gap dalam pendanaan modal usaha mikro yang cukup signifikan.

Bicara soal usaha mikro, tentu saja usaha ini modalnya gak besar. Asetnya masih di bawah Rp 50 juta. 

Hal itulah yang akhirnya membuat mikro di Indonesia ini jadi sulit berkembang. Pinjaman uang dari rentenir itu bunganya tentu gak karuan. Alhasil, pengangguran makin jadi bertambah banyak. 

Ingin tahu seputar fakta-fakta UMKM saat ini? Yuk simak ulasannya.

Baca juga: Modalku Pengen Selamatkan Pedagang Pasar Dari Rentenir, Ini Caranya!

1. Ada 60 juta usaha mikro yang butuh pembiayaan Rp 600 triliun per tahun, tapi…

jasa rentenir
Pengusaha mikro pedagang warung kelontong. (Instagram/@gandengtangan)

“Jumlah usaha mikro di Indonesia sendiri ada 60 juta dengan kebutuhan pembiayaan Rp 600 triliun per tahun. Namun kapasitas pembiayaan yang bisa disalurkan lembaga keuangan di Indonesia hanya Rp 120 triliun. Itu artinya, ada gap sebesar Rp 480 triliun,” ujar Jezzie dalam UFE Sustainability Forum 2019, 7 November 2019.

Jezzie menegaskan kembali, karena kebutuhan akan dana pinjaman itu cukup tinggi. Jasa rentenir-lah yang akhirnya dipilih oleh para pengusaha mikro ini.

Hal itu disebabkan karena kucuran dana pinjaman yang mereka berikan memang cepat. Akan tetapi, bunganya terbilang mengerikan, karena bisa 30 persen hingga 40 persen per bulan.

Apa ini sehat buat usaha mereka? Tentu saja tidak.

Baca juga: Fintech Merajalela, Rentenir Online Ilegal Menghantui Masyarakat

2. Pinjaman uang dari bank buat pengusaha mikro hampir mustahil cair

jasa rentenir
Ilustrasi pengusaha mikro. (Instagram/@gandengtangan)

“Pinjaman KTA (kredit tanpa agunan), bagi para pengusaha mikro jelas merupakan hal yang susah. Mereka (pengusaha mikro) yang ada di pelosok bahkan gak punya rekening bank, mana ada track record (rekam jejak) mereka dalam urusan finansial yang bisa dilacak oleh bank,” ujar Jezzie.

Selain itu, untuk mengajukan KTA, seseorang bukan cuma butuh rekam jejak menabung di bank, melainkan juga kartu kredit.

Sekarang pertanyaannya, wong rekening aja gak ada, bagaimana punya kartu kredit? Itulah sebabnya, jasa rentenir yang jadi solusi terakhir mereka. 

Baca juga: Banyak Rentenir Pinjaman Online, Waspadai Hal Ini Sebelum Meminjam Uang

3. Biar kata pakai jasa rentenir, mereka bisa bertahan

jasa rentenir
Ilustrasi pengusaha mikro. (Instagram/@gandengtangan)

Uniknya, walau mereka pinjam dana lewat rentenir dengan bunga yang besar, para pengusaha mikro masih bisa bertahan! Tapi tentu saja, ibarat petinju, dia bertahan sampai berdarah-darah hingga ronde terakhir.

Kalau pun menang, uangnya malah habis dipakai buat biaya pengobatan. Percuma kan, menang tapi gak bisa menikmati cuan dari hasil keringat sendiri.

Dalam gelaran PermataBank UFE Sustainability Forum 2019, Deputi Komisioner dan Edukasi Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito, menegaskan bahwa OJK ingin branchless banking masuk ke pelosok. Selain itu, bank pun dituntut bekerja sama dengan mitranya agar pendanaan modal usaha mikro ini bisa lancar.

Sebagai fintech P2P lending, Gandeng Tangan sendiri memang memusatkan perhatiannya untuk mendanai para pengusaha mikro. Bunga yang mereka berikan untuk pinjaman modal usaha ini adalah 2,5 persen per bulan. 

Itulah sekilas fakta mengenai dilema yang dihadapi para pengusaha mikro di Indonesia. Mungkin salah satu hal yang bisa kita lakukan buat membantu mereka adalah ikut memberikan pendanaan lewat situs P2P lending yang ada.

Ingat lho, memberikan pendanaan di sana juga bisa dapat cuan. Yuk dimulai, daripada uangnya dipakai buat belanja barang yang gak perlu. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis