Kalkulator Dana Darurat – Simulasi Persiapkan Dana Darurat

Kalkulator dana darurat

Kalkulator dana darurat dapat membantu kamu menghitung kebutuhan dana darurat setiap bulannya untuk mencapai tujuan keuangan. 

Dengan kalkulator dana darurat, kamu tinggal memasukkan tujuan tabunganmu dan berapa lama sampai kamu mencapai tujuan keuangan. Kalkulator akan menghitung berapa banyak yang perlu kamu sisihkan setiap bulan untuk mencapai tujuan tersebut.

Jika kamu ingin mendapatkan jumlah tabungan dana darurat alias emergency fund yang diperlukan untuk mencapai tujuan pada tanggal tertentu, cobalah kalkulator menabung dana darurat ini.

Cara menghitung dengan kalkulator dana darurat

Karena fitur dana darurat ini berfungsi untuk menghitung kebutuhan dana darurat yang kamu butuhkan, berikut ini langkah-langkah untuk menghitung dana darurat:

Masukkan pengeluaran bulanan: yaitu besarnya pengeluaranmu setiap bulan

Pilih status kamu saat ini: apakah lajang, menikah (belum punya anak), menikah dan memiliki anak.

Misalnya: pengeluaran bulanan keluarga Pak Rahmad adalah Rp20.000.000 per bulan dengan usia saat ini 30 tahun. Pak Rahmad saat ini memilik istri dan dua orang anak, maka dana darurat yang dibutuhkan keluarga Pak Rahmad adalah 7 bulan pengeluaran X Rp20.000.000.

Maka, besaran dana darurat yang harus dikantongi Pak Rahmad adalah sesuai perhitungan di atas. Yaitu, Rp140.000.000.

Apa itu dana darurat?

Dana darurat adalah sejumlah dana yang perlu diadakan atau disediakan dalam anggaran keuangan. Dana darurat ini nantinya secara khusus akan digunakan untuk menghadapi berbagai kondisi yang tidak diinginkan dalam keseharian. 

Jadi dana ini nantinya akan digunakan hanya untuk keperluan darurat yang tidak bisa diatasi dengan anggaran lainnya. 

Alasan kenapa harus memiliki dana darurat

Untuk nilainya akan semakin besar jika kamu sudah memiliki keluarga atau tanggungan misalkan istri dan anak. Oleh karena itu dana darurat penting dimiliki setiap orang. Berikut beberapa alasan mengapa kamu perlu mengantongi dana darurat dari penghasilan.  

Tidak terjerat utang

Saat memiliki dana darurat setiap bulannya yang sudah dipersiapkan, akan membuat kamu tidak perlu berutang. Dengan begitu kamu tidak perlu nih memenuhi deretan biaya yang tidak dianggarkan.

Hidup hanya dari gaji saja

Pentingnya memiliki dana darurat adalah ketika kamu hanya mempunyai satu penghasilan aja alias gaji dari tempat bekerja saat ini. Ketika memiliki dana darurat dapat membantu kamu saat mengalami PHK, jadi emergency fund ini bisa digunakan untuk hidup sehari-hari. 

Wiraswasta

Bagi wiraswasta rasanya penting memiliki dana darurat lantaran kamu tidak mengantongi dana pensiun layaknya pekerja kantoran. Oleh karena itu bagi wiraswasta memiliki dana darurat dan mulai berhemat dari sekarang. 

Memiliki rumah pribadi

Bagi kamu yang memiliki tempat tinggal sendiri atau rumah, penting nih mempunyai dana darurat. Kamu tidak akan pernah tahu kapan rumah memerlukan perbaikan ketika mengalami kerusakan. 

Tinggal jauh dari keluarga

Bagi kamu yang berstatuskan perantau, rasanya perlu lho untuk memiliki dana darurat. Pasalnya, kamu memerlukan biaya untuk pulang kampung setiap tahunnya demi mengunjungi sanak saudara dan keluarga. 

Memiliki masalah kesehatan

Memiliki asuransi kesehatan sendiri bukan berarti kamu menyepelekan tidak menyiapkan dana darurat. Saat mempunyai asuransi kesehatan yang bisa diklaim bila terjadi masalah kesehatan, dana darurat tetap penting nih untuk dipersiapkan. 

Mempunyai rencana keuangan dan tujuan lain

Setiap orang tentunya memiliki tujuan keuangan masing-masing. Pada umumnya mereka memiliki tujuan seperti untuk liburan bersama keluarga, membayar DP KPR, biaya pendidikan anak hingga mau membangun sebuah bisnis.

Bisa memiliki perlindungan terbaik

Agar bisa menyisihkan dana darurat di setiap bulannya, akan lebih bijaksana untuk kamu melengkapi dengan perlindungan terbaik berupa asuransi. 

Salah satunya, asuransi jiwa untuk peristiwa seperti cacat total tetap atau meninggal dunia. Ada juga produk tabungan yang memberi jaminan untuk meneruskan setoran hingga periode berakhir jika nasabah karena suatu hal tidak bisa meneruskannya.

Dengan asuransi jiwa, kamu dan keluargamu bisa mereguk manfaat terlindungi dari beban finansial akibat tidak ada pemasukan lagi.

Perlindungan lain juga bisa kamu peroleh dari beragam produk asuransi lainnya. Untuk mengetahui selengkapnya bisa lihat di Lifepal!

Tips menyimpan dana darurat

Dalam menyimpan dana darurat kamu perlu memikirkan beberapa hal, di antaranya adalah ketika membutuhkan secara tiba-tiba mudah untuk diambil. Jadi saat memilih cara untuk menyimpan dana darurat, kamu perlu perhatikan beberapa hal ini.

  • Aman dan risiko rendah
  • Mudah dicairkan saat memerlukannya tiba-tiba
  • Mudah diakses 

Pasalnya, dana darurat memang dipersiapkan untuk berjaga-jaga, jadi sebisa mungkin pilih instrumen yang aman plus risiko sangat rendah. Dengan begitu kamu akan mendapatkan uangnya saat dibutuhkan dalam keadaan utuh nominalnya.

Berapa jumlah dana darurat yang ideal

Dalam menentukan dana darurat pastinya kamu harus menyisihkan dari penghasilan setiap bulannya. Ada baiknya kamu menyisihkan 5 persen sampai 10 persen gaji hingga tabungan yang digunakan untuk dana darurat dapat membiayai 3-6 bulan pengeluaran.

Sebenarnya ada formula yang dapat digunakan oleh setiap orang. Mulai dari yang masih melajang hingga sudah menikah dengan dua anak. Misalkan kamu yang masih lajang sebisa mungkin memiliki 4 kali dari pengeluaran bulanan. Berbeda dengan yang sudah menikah, kamu setidaknya harus mengantongi 6 kali dari pengeluaran bulanan. 

Bagi yang sudah menikah dengan 1 anak, kamu mesti mengantongi dana darurat 9 kali dari pengeluaran bulanan. Berbeda lagi bagi kamu yang sudah menikah dengan 2 anak, maka harus mengantongi 12 kali dari pengeluaran bulanan. Untuk yang bekerja sebagai wirausaha atau freelance mesti mengantongi dana darurat sebesar 12 kali pengeluaran bulanan.  

Kita akan mengambil contoh, misalkan kamu belum menikah dan pengeluaran bulanan Rp5 juta per bulan, maka diperlukan Rp20 juta sebagai dana darurat. Jadi begitulah kira-kira dana darurat yang bisa kamu persiapkan jika masih berstatuskan lajang atau belum menikah. 

Pertanyaan seputar dana darurat