Jenis-jenis Kartu Debit BCA Beserta Biaya Administrasi dan Limitnya

administrasi bank bca

Kartu debit BCA ternyata memiliki beberapa jenis kartu lho. Jenis yang beragam ini bisa kita jadikan pertimbangan saat akan buka rekening tabungan BCA.

Tercatat ada tiga jenis kartu debit BCA yang tersedia, yaitu Blue, Gold, dan Platinum. Ketiga kartu tersebut tentu punya keunggulan masing-masing. Inilah kenapa kamu perlu mengetahui ketiganya sebelum memutuskan buka rekening tabungan.

Tanpa perlu berlama-lama lagi, langsung aja cari tahu informasi ketiga kartu debit Bank BCA tersebut dalam ulasan berikut ini, kita simak di bawah ini yuk!

Baca juga: Jenis-jenis Kartu Debit Mandiri yang Perlu Diketahui dan Berikut Biaya Bulanannya

Kartu debit BCA GPN, apa bedanya dengan yang lama?

Kartu debit BCA
Kartu debit BCA GPN, apa bedanya dengan yang lama?, (BCA)

Peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN turut membawa perubahan pada bank-bank di Indonesia, termasuk Bank BCA. Bank swasta terbesar di Indonesia ini meluncurkan kartu debit BCA GPN.

Perbedaan kartu debit BCA GPN dengan yang kartu debit sebelumnya adalah adanya logo GPN pada kartu debit ini. Di samping itu, ada perbedaan-perbedaan lain yang terdapat pada tiap-tiap kartu, apa aja? Simak terus yuk ulasannya.

1. Kartu debit Paspor BCA GPN Blue

Kartu debit BCA yang satu ini menawarkan biaya lebih murah dibanding jenis debit BCA yang lain. Biaya pembuatan kartunya sebesar Rp 10 ribu. Sementara biaya administrasi per bulannya sebesar Rp 14 ribu. Pokoknya lebih murah deh dibandingkan dengan Gold atau Platinum.

Berikut ini adalah daftar biaya yang dikenakan dalam kartu debit jenis Blue.

Kartu debit Paspor BCA GPN Blue
Biaya pembuatan kartu Rp10 ribu
Biaya administrasi per bulan Rp14 ribu
Limit tarik tunai di ATM Rp7 juta
Limit transfer antar rekening Rp25 juta
Limit transfer ke rekening lain Rp10 juta
Limit pembayaran Rp25 juta
Limit setoran tunai Rp15 juta

2. Kartu debit Paspor BCA GPN Gold

Kartu debit ini menawarkan biaya pembuatan atau penggantian sebesar Rp 15 ribu. Sementara biaya administrasi per bulannya sebesar Rp 16 ribu.

Walaupun lebih mahal dari kartu Blue, seenggaknya ada keunggulan-keunggulan yang dimiliki kartu debit BCA GPN Gold dari sisi biaya dan limit, apa aja?

Berikut ini adalah daftar biaya yang dikenakan dalam kartu debit jenis Gold.

Kartu debit Paspor BCA GPN Gold
Biaya pembuatan kartu Rp 15.000
Biaya administrasi per bulan Rp 16.000
Limit tarik tunai di ATM Rp 10.000.000
Limit transfer antarrekening Rp 50.000.000
Limit transfer ke rekening lain Rp 15.000.000
Limit pembayaran Rp 50.000.000
Limit setoran tunai Rp 30.000.000

3. Kartu debit Paspor BCA GPN Platinum

Kartu debit ini mematok biaya paling besar. Biaya pembuatan atau penggantian kartu debit BCA GPN Platinum dipatok sebesar Rp 20 ribu. Sementara biaya administrasinya sekitar Rp 19 ribu per bulan.

Dari sisi biaya dan limit, ada beberapa keunggulan yang dapat kamu nikmati dari kartu ini. Berikut ini adalah daftar biaya yang dikenakan dalam kartu debit jenis Platinum.

Kartu debit Paspor BCA GPN Platinum
Biaya pembuatan kartu Rp 20.000
Biaya administrasi per bulan Rp 19.000
Limit tarik tunai di ATM Rp 10.000.000
Limit transfer antarrekening Rp 100.000.000
Limit transfer ke rekening lain Rp 25.000.000
Limit pembayaran Rp 100.000.000
Limit setoran tunai Rp 50.000.000

Ini kartu debit Paspor BCA berlogo Mastercard, beda di biaya administrasinya

kartu mastercard

Selain biaya administrasinya, perbedaan kartu BCA ini jelas terletak pada logo yang menempel di kartu. Pada kartu ini, logo sistem pembayaran Mastercard tampak jelas di sudut bawah kartu.

Gak cuma itu, ada perbedaan-perbedaan lain yang terdapat pada tiap-tiap kartu debit jenis ini. Kamu bisa cari tahu lebih jelasnya dalam ulasan berikut ini.

1. Kartu debit Paspor BCA Blue

Kartu debit BCA ini menawarkan biaya pembuatan atau penggantian kartu sebesar Rp 10 ribu. Sementara biaya administrasinya sebesar Rp 15 ribu.

Berikut ini adalah daftar biaya yang dikenakan dalam kartu debit jenis Blue.

Kartu debit Paspor BCA Mastercard Blue
Biaya pembuatan kartu Rp 10.000
Biaya administrasi per bulan Rp 15.000
Limit tarik tunai di ATM Rp 7.000.000
Limit transfer antarrekening Rp 25.000.000
Limit transfer ke rekening lain Rp 10.000.000
Limit pembayaran Rp 25.000.000
Limit setoran tunai Rp 15.000.000

2. Kartu debit Paspor BCA Gold

Lain dengan kartu debit BCA Gold ini. Besaran biaya pembuatan atau penggantian kartunya sekitar Rp 15 ribu. Buat administrasi per bulan, biayanya sebesar Rp 17 ribu.

Berikut ini adalah daftar biaya yang dikenakan dalam kartu debit jenis Gold.

Kartu debit Paspor BCA Mastercard Gold
Biaya pembuatan kartu Rp 15.000
Biaya administrasi per bulan Rp 17.000
Limit tarik tunai di ATM Rp 10.000.000
Limit transfer antarrekening Rp 50.000.000
Limit transfer ke rekening lain Rp 15.000.000
Limit pembayaran Rp 50.000.000
Limit setoran tunai Rp 30.000.000

3. Kartu debit Paspor BCA Platinum

Kalau kartu debit BCA Platinum punya besaran biaya pembuatan atau penggantian kartu sekitar Rp 20 ribu. Begitu juga dengan biaya administrasi per bulannya sebesar Rp 20 ribu.

Berikut ini adalah daftar biaya yang dikenakan dalam kartu debit jenis Gold.

Kartu debit Paspor BCA Mastercard Platinum
Biaya pembuatan kartu Rp 20.000
Biaya administrasi per bulan Rp 20.000
Limit tarik tunai di ATM Rp 10.000.000
Limit transfer antarrekening Rp 100.000.000
Limit transfer ke rekening lain Rp 25.000.000
Limit pembayaran Rp 100.000.000
Limit setoran tunai Rp 50.000.000

Cara menjaga keamanan penggunaan kartu debit

atm bca

Menjadi hal yang lumrah kalau penggunaan kartu debit menjadi lazim sebagai pengganti uang tunai. Sifatnya efektif dan efisien menjadikan kartu ini primadona. Dibanding kartu kredit, penggunaan kartu debit tidak meninggalkan utang ke bank sebab segala transaksi yang memakai debit akan otomatis memotong uang tabungan. 

Cara penggunaannya sama dengan kartu debit dengan menggesek kartu debit di mesin EDC (electronic data capture). Meski memiliki keunggulan dibanding kartu kredit, namun penggunaan kartu debit juga memiliki risiko yang perlu diperhatikan. 

Lalu, hal apa saja sih yang membuat kamu harus berhati-hati memakai kartu debit? Lifepal merangkumnya untuk kamu, simak yuk!

1. Gampang disalahgunakan

Kartu hilang atau dicuri Biasanya penyalahgunaan kartu debit di sini karena kartu kreditmu hilang atau dicuri. Celakanya kalau si pemegang kartu debitmu bisa memalsukan tanda tanganmu dan tahu kode PIN (Personal Identification Number), maka dia bisa dengan mudahnya menguras uang dalam rekeningmu. Kenapa? Karena transaksi kartu debit otomatis mendebit tabunganmu. 

Gak seperti kartu kredit yang bila berpindah tangan, setiap transaksi yang dilakukan bisa dibatalkan. Dengan catatan sudah ada bukti bahwa bukan kamu si pemilik sah yang menggunakannya. Nah, kalau kartu debit, uangmu gak bisa balik lagi.

Pemalsuan tanda tangan Penggunaan kartu debit punya dua jenis otorisasi yaitu PIN dan tandatangan. Tapi gak semua bank punya jaringan kartu EDC kartu debit. Nah, biasanya bank-bank seperti ini akan mengandalkan jaringan EDC kartu kredit, yang penggunaannya memakai otorisasi tanda tangan untuk mengesahkan transaksi. Kekurangan dari penggunaan tanda tangan adalah bisa ditiru, sehingga kalau kartu debitmu berpindah tangan, bisa-bisa saldomu habis dipakai.

Berbeda dengan penggunaan PIN yang jauh lebih aman. Karena hanya si pemilik kartu saja yang tahu kode atau nomornya. Saat ini pun sebagian besar kartu debit sudah mengimplementasikan teknologi chip dan penggunaan PIN sebagai verifikasi dari setiap transaksi yang dilakukan. Jadi, kalau kamu mau aman, pastikan kartu debitmu sudah menggunakan teknologi chip ini.

2. Gak dijamin bank

Risiko lain dari penggunaan kartu debit adalah membeli barang via online. Kalau barang yang kamu terima sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan, ya gak masalah. Berbeda lagi kalau barang yang kamu beli via online dengan menggunakan kartu debit, tidak sesuai dengan barang yang kamu pesan. 

Nah, saat kamu mau complain ke penjualnya, ternyata penjual itu tak bisa dihubungi. Kalau kamu ajukan keluhan ke bank juga, uangmu tetap tidak bisa balik. Bank gak bertanggung jawab atas transaksi kartu debit. Karena bank menganggap kamu yang bertanggung jawab atas semua transaksi kartu debit yang dilakukan.

Berbeda dengan kartu kredit, yang bila digunakan oleh bukan pemilik kartu dan kamu melaporkan transaksi yang ganjil tersebut, maka kamu gak perlu bayar tagihan dari transaksi yang gak kamu lakukan.   

3. Banyak biaya

Meski dianggap praktis, namun yang perlu kamu pahami dari penggunaan kartu debit adalah bank menarik biaya dari setiap transaksi yang kamu lakukan. Meski terbilang kecil, tapi kalau kamu sering bertransaksi dengan kartu debit, ya pasti biaya yang ditarik oleh bank juga banyak. Jadi sebaiknya pastikan dulu biaya apa saja yang dikenakan saat menggunakan kartu debit ya. 

4. Gak selalu diterima

Jika dibandingkan dengan kartu kredit yang bisa diterima di seluruh dunia, kartu debit punya keterbatasan. Biasanya ada tempat-tempat yang pembayarannya tidak menerima kartu debit, tapi hanya kartu kredit saja. Hotel atau rental mobil biasanya memberlakukan ini. 

Bisa saja sih, kalau kamu pakai kartu debit, tapi kamu harus memberi deposit sebagai jaminan keamanan bagi pihak hotel atau perusahaan jasa rental mobil. Kalau kamu mau jalan-jalan ke luar negeri, sebaiknya pastikan kartu debitmu bisa digunakan di tempat-tempat yang bakal kamu datangi. 

5. Catatan kredit gak tercatat

Kekurangan lain dari penggunaan kartu debit adalah saat kamu berkeinginan membeli mobil atau rumah, kamu gak punya sejarah kredit. Karena kamu gak ada catatan utang dengan bank. 

Penggunaan kartu kredit adalah cara paling gampang untuk kamu membangun sejarah kredit. Jadi, jika satu saat kamu ingin meminjam uang dengan jumlah besar, pihak bank cukup melihat sejarah kreditmu untuk melihat kamu kreditur yang menjanjikan atau tidak. Nah, kartu debit gak memberi kamu manfaat untuk ini.

6. Ada batas harian

Pakai kartu debit memang praktis dan simple, tapi untuk penggunaannya ada limit atau batas harian. Jadi kalau kamu mau beli dengan nominal besar dan melebihi batas maksimal harian kartu debitmu, ya gak bisa. 

Misalnya kamu punya batas limit pembayaran Rp15 juta, tapi produk yang mau kamu beli harganya Rp18 juta, ya kamu gak bisa meneruskan transaksimu. Karenanya pastikan dulu batas maksimal harian kartu debitmu sebelum kamu pakai untuk transaksi. 

Sudah jelas dong apa saja kelemahan dari kartu debit? Agar kamu aman menggunakan kartu debit dan terhindar dari penyalahgunaan, berikut cara menjaga keamanan kartu debit.

  • Pastikan tanda tanganmu sama dengan identitas resmi seperti SIM, KTP, paspor dan lain-lain.
  • Tutup tiga angka terakhir yang ada di belakang kartu (CCV) dengan stiker atau kertas agar orang gak tahu.
  • Simpan bukti transaksi belanja melalui mesin EDC dalam kurun tiga bulan.
  • Rutin cek saldo agar terlihat transaksi yang janggal atau yang gak pernah kamu lakukan.
  • Pisahkan rekening untuk belanja dan rekening tabungan.
  • Jangan selalu bawa kartu debit dalam dompet dan hanya bawa saat ada kebutuhan untuk menggunakannya.
  • Segera lapor dan blokir kalau kartu debitmu dicuri atau hilang.

Nah, itu tadi beberapa jenis kartu debit BCA dengan besaran biaya administrasinya. Jadi, udah tahu nih mana pilihan kartu debit yang cocok buat kamu?