Kartu Kredit Hilang, Gak Perlu Panik, Ini 4 Cara Antisipasinya

Memulai bisnis tak didukung pasangan

Kartu kredit hilang. Gak tahu di mana. Duh, harus gimana dong?  

Saat kehilangan kartu kredit, reaksi yang paling umum terjadi adalah merasa panik. Pelbagai kemungkinan buruk pun terbayangkan. Gimana kalau kartu dicuri dan disalahgunakan? Gimana kalau pencurinya membobol habis limit kredit? Oh No!

Coba ingat-ingat dulu kapan dan di mana terakhir kali kamu melihat atau menggunakan kartu kredit tersebut.

Udah membongkar isi tas, dompet, serta menelusuri tempat-tempat yang baru dilalui? Udah tanya ibu (gosipnya ibu mampu menemukan barang apa pun di rumah)?

Jika udah dan kartu gak juga ditemukan, baiklah, berarti udah sah kalau kartu itu emang hilang. Tapi, gak perlu panik.  

Demi mencegah terjadinya kemungkinan-kemungkinan buruk, mari segera lakukan tindakan pencegahannya berikut ini.

1. Hubungi bank penerbit untuk melakukan pemblokiran

Hubungi bank penerbit untuk melakukan pemblokiran (Ilustrasi).

Buat menghindari penyalahgunaan, segera hubungi bank penerbit buat memblokir kartu. Jangan menunda-nunda langkah ini karena dalam hitungan menit aja transaksi yang mencapai limit kartu bisa dilakukan dengan mudah.

Setiap bank penerbit umumnya telah memiliki call centre yang melayani nasabah 24 jam non stop.

Sebelum menghubungi call center, pastikan kamu telah mengetahui informasi kartu, meliputi nomor kartu kredit dan masa berlaku.  

Selama belum melaporkan dan melakukan pemblokiran, setiap transaksi yang terjadi bakal jadi tanggung jawabmu sebagai pemegang kartu.

Berikut beberapa nomor bank:

  • Mandiri:Mandiri Call di 14000
  • CIMB Niaga: di 14041
  • BNI: BNI Call di 021 5789 9999
  • BRI: 14017/1500017
  • BCA: Halo BCA di  1500888

2. Lacak transaksi terakhir kartu kredit

Transaksi kartu kredit (Ilustrasi).

Setelah melakukan pemblokiran, gak ada salahnya buat tetap melacak transaksi kartu kredit lewat Internet Banking.

Gak perlu risau apabila transaksi yang tertera kamu kenali atau yang kamu lakukan. Tandanya, kartu masih berada di tempat aman atau belum sempat digunakan pelaku.

Sebaliknya, jika terdapat transaksi yang gak dikenali, pengin gak pengin kamu harus membayar tagihan tersebut. Oleh sebab itu penting melakukan pemblokiran sesegera mungkin.

3. Lapor kehilangan kartu kredit di kantor polisi

Lapor ke pihak yang berwajib ketika kehilangan kartu kredit (Ilustrasi).

Buat bikin kartu baru, kamu perlu surat keterangan kehilangan dari kantor polisi. Buat mendapatkan surat tersebut, datangi langsung kantor polisi terdekat. Proses ini gak bisa diwakilkan sehingga kamu harus datang sendiri.

4. Tutup rekening lama, buat yang baru

Kartu kredit (Ilustrasi).

Meski udah diblokir, buat menghindari transaksi yang gak dipengin, tutuplah kartu kredit yang telah hilang. Cara ini juga perlu dilakukan buat membuka kartu kredit baru dengan tetap menggunakan nomor kartu kredit lama.

Saat bikin kartu baru, kamu bakal diminta mengisi kembali formulir pendaftaran serta melengkapi dokumen yang diperlukan, termasuk surat keterangan kehilangan dari polisi.

Jangan lupa, pastikan semua tagihan telah dilunasi. Jika gak, nantinya tagihan harus dibayar pada waktu pembuatan kartu atau ditambahkan ke dalam tagihan kartu kredit baru.

Itu aja langkah yang perlu dilakukan saat kartu kredit hilang. Gak perlu panik biar bisa segera melakukan langkah antisipasinya.

Jaga baik-baik kartu baru, jangan sampai hilang lagi, ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →