Cuitan Inspiratif Karni Ilyas Ini Bikin Kamu Makin Bijak Hadapi Kehidupan

Kata-kata mutiara sering sekali terlontar dari mulut seorang Karni Ilyas, wartawan senior yang membawakan acara talkshow terkenal Indonesia Lawyers Club di televisi nasional tvOne. Sekilas, memang kata-kata tersebut terkesan tegas, apalagi disampaikan dengan suara Bang Karni yang terkenal berat dan nge-bass. Namun, jika dirasa-rasakan, apa yang disampaikannya bisa dikatakan sebagai kata-kata indah, bahkan beberapa di antaranya ada yang tergolong kata-kata mutiara kehidupan.

Sebagai salah satu jurnalis yang sukses, Karni Ilyas cukup sering mendapat penghargaan Panasonic Gobel Awards. Sebagai seorang jurnalis yang sudah lama malang melintang di industri media tanah air, Karni Ilyas tentu kenyang makan asam garam dan suka dukanya berkarier sebagai wartawan.

Presiden Indonesia Lawyers Club ini juga seringkali memberikan kata kata mutiara bijak di akun Twitternya yang cukup inspiratif.

Pria asal Minangkabau ini merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dia memulai kariernya sebagai wartawan di Surat Kabar Suara Karya 1972 dan akhirnya dia pun pindah ke Tempo tahun 1978.

Alhasil, karena pengetahuannya yang baik di bidang hukum dia pun sempat memimpin Majalah Forum sebelum akhirnya memimpin Liputan 6 SCTV.

Walaupun sempat berlabuh di ANTV pada 2005, Karni justru lebih dikenal ketika dirinya bergabung di TV One. Kariernya kian melesat ketika dirinya memandu acara Indonesia Lawyers Club dengan suara dan gayanya yang khas.

Seperti yang disebutkan di atas, cuitan di akun Twitter bang Karni sendiri terkadang berisi kata kata mutiara bijak yang cukup inspiratif. Pengin tahu apa saja? Yuk simak di bawah sini.

Kata mutiara bijak: “Kalau tidak pandai menari jangan lantai kamu bilang terjungkat.”

Paham gak sama peribahasa ini? Sejatinya ini adalah salah satu kata kata mutiara bijak yang ada di akun Twitternya.

Gak sedikit dari kita yang selalu ingin jadi nomor satu di mana pun. Sebut saja seperti di kantor yang ketat dengan persaingan karier.

Gak sedikit juga yang berani unjuk gigi ke atasan bahwa dia adalah superman yang bisa mengatasi semua urusan. Ibarat gurita yang punya tangan banyak.

Tapi percaya gak sih, manusia itu punya kelemahan masing-masing. Gak semua urusan bisa dipegang sendiri. Kalau tiba-tiba hasilnya jelek, pasti ujung-ujungnya menyalahkan pihak atau situasi lain.

Bisa jadi kamu memang belum paham betul dengan apa yang kamu kerjakan.

Inti dari kata-kata indah ini adalah, jangan salahkan tempat atau situasi tempatmu bekerja. Utamakan introspeksi diri, karena jangan-jangan, kesalahan sebenarnya datang dari dirimu sendiri.

Memang, kesalahan kolega atau rekan kerjamu gak bisa terhindarkan. Namun, gak menutup kemungkinan pula, sebenarnya dirimulah yang berada dalam posisi melakukan kesalahan.

Jangan pula jadikan kesalahan rekan kerja atau pihak lain sebagai peluang untuk menjatuhkan mereka. Fokuslah pada diri sendiri dan tidak perlulah mencari kesalahan orang lain, apalagi menyikut mereka agar mendapat hukuman dari atasan.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

“Jangan takabur, orang tua seperti saya pernah muda tapi Anda belum tentu bisa setua saya.”

Ketika salah satu netizen menyindirnya dan mengatakan bahwa Karni sudah tua. Maka dia justru membalasnya dengan kata-kata ini.

Intinya, jadi orang gak perlu sombong apalagi menggurui orang lain yang memang sudah berumur agar bisa hidup lebih baik. Pada intinya, semua orang punya prinsip hidup yang berbeda-beda.

Ketika kita menggurui orang lain yang lebih tua, ingat saja bahwa mereka sudah lebih lama makan asam garam. Kita belum tentu diberikan umur oleh Yang Maha Kuasa untuk bisa sehat seperti mereka.

“Saya memulung kutipan dari negarawan, filsuf, politisi, dan akademisi untuk pecinta ILC.”

Bisa dibilang, Karni memang sering membagikan kata kata mutiara bijak ke followersnya. Akan tetapi bukan berasal dari dirinya melainkan dari orang lain atau tokoh-tokoh terkenal.

Kata-kata tersebut inspiratif, dan sebagai pengutip Karni pun gak lupa mencantumkan nama seseorang yang menelurkan kata-kata tersebut.

Intinya, gak mesti jadi pakar bahasa dulu deh untuk membuat kata-kata indah yang inspiratif. Dengan mengutip pun kita bisa mengingatkan orang tentang hidup, sekaligus memotivasi mereka.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa Karni adalah sosok yang tahu diri. Dia gak suka mengakui hasil karya orang lain supaya kelihatan mentereng di hadapan orang lain. Apalah artinya mengakui hasil buah pikir orang lain, seperti kata-kata mutiara kehidupan misalnya, sebagai buah pikiran sendiri.

Sikap ini juga jadi bukti bahwa Karni adalah sosok pembelajar. Kenapa? Ya karena dia banyak tahu soal berbagai hal dari kegemarannya untuk belajar, termasuk membaca. Ini juga patut kamu tiru lho, supaya wawasanmu semakin luas. Siapa tahu kan kelak kamu bisa menjadi pembicara, bahkan host acara televisi terkenal macam ILC.

“Apa gunanya jadi host kalau gak ada yang nonton.”

Lagi-lagi, beliau menanggapi kicauan netizen yang mengatakan bahwa Karni memprioritaskan Rocky Gerung jadi narasumber karena tuntutan rating di televisi. Dan Karni pun langsung membalas kicauan itu dengan pernyataan yang sangat realistis!

“Rating bukanlah hal yang hal yang haram buat seorang komunikator. Host tv, artis, dosen, pasti butuh rating atau audience yg banyak. Apa gunanya jadi host tak ada yg nonton, atau dosen muridnya sepi, bahkan pendakwahpun semangat kalau  jamaah banyak.”

Sederhana sekali jawabannya tapi menohok. Dan hal ini bisa kita sangkut pautkan dengan bisnis.

Intinya mau kayak gimana juga, kita harus realistis dalam berbisnis. Tujuannya ya apalagi kalau bukan cari keuntungan, masa iya ada orang berbisnis yang gak cari untung.

“Dunia itu panggung sandiwara. Dan politik sandiwaranya sandiwara.”

Nah, kalau yang ini nampaknya pria yang dijadikan inspirasi karakter kartun Bang One itu sedang mengomentari kondisi perpolitikan Indonesia. Tapi, belum tentu Indonesia juga sih, karena cuma Karni yang tahu maksud dan tujuannya.

Melihat kata-kata mutiara kehidupan dalam kalimat Karni, memang kamu pasti juga setuju ini bukan asli kata-kata Karni. Ya, frasa “dunia itu panggung sandiwara” sudah lama pernah kita dengar. Salah satunya dalam lagu “Panggung Sandiwara” yang dipopulerkan Godbless, band lawas yang digawangi Ian Antono dan Ahmad Albar.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Namun, kamu perlu tahu nih. Ternyata, bukan Godbless yang pertama kali mengucapkan frasa tersebut. Adalah Jacques, seorang karakter dalam drama “As You Like It” karya sastrawan Inggris, William Shakespeare, yang mengucapkan frasa tersebut.

Melalui sebuah monolog, Jacques menyampaikan bahwa kehidupan ini layaknya panggung sandiwara yang harus dilakoni tiap manusia. Artinya, menurut Shakespeare, dunia ini seperti panggung teater dan manusia adalah para aktornya. Wah, ternyata kata mutiara bijak ini udah tua banget ya?

Karni Ilyas lantas mengaitkannya dengan perpolitikan. Yang unik, Karni menyebut bahwa dunia politik bukan hanya sekedar sandiwara, melainkan sandiwara dari sandiwara itu sendiri. Nah, di sini ada beberapa makna yang bisa ditarik, apakah maksudnya lebih sandiwara dari sandiwara itu sendiri, atau sandiwara di dalam sandiwara?

Hmm, sepertinya kamu yang harus menelaahnya sendiri dan menarik kesimpulan. Namun, secara garis besar, Karni ingin menyampaikan pendapatnya bahwa dunia politik itu penuh kepura-puraan, sebagaimana layaknya akting dalam sandiwara.

Karena dari tadi kita membicarakan soal bisnis, gak ada salahnya mengaitkan kata-kata indah ini dengan bisnis. Dalam bisnis, sandiwara juga jadi hal yang lumrah terjadi. Tujuannya pun bermacam-macam, namun sebagian besar tentu negatif dan berpotensi merugikan orang lain.

Sandiwara dalam bisnis bisa bermacam-macam bentuknya. Bisa menipu mitra bisnis untuk mengeruk keuntungan sendiri, bisa juga menipu konsumen dengan memberikan produk yang tidak berkualitas, bahkan tidak layak konsumsi.

“Anda bisa membohongi semua orang di dunia ini. Tapi Anda tidak akan mampu membohongi hati nurani sendiri”

Siapa yang sepakat sama kata-kata mutiara bijak nan menohok di atas? Apa yang coba disampaikan Karni ini tentu saja benar. Kebohongan bisa dipoles sedemikian rupa sehingga semua orang bisa tertipu. Namun, si pelaku kebohongan itu tentunya tidak bisa membohongi hati nuraninya sendiri bahwa ia telah melakukan perbuatan yang salah.

Padahal, semua ajaran agama, termasuk apa yang kerap kita temukan dalam kata-kata mutiara Islam, melarang umat-Nya untuk melakukan kebohongan. Jadi, apakah puas dan nikmat rasanya membohongi semua orang demi keuntungan bisnis semata? Tentu tidak kan?

Itulah kata kata mutiara bijak yang sempat terlihat di kicauan seorang Karni Ilyas. Memang gak banyak, tapi kalau diresapi lumayan menohok dan cukup inspiratif.

Setuju dengan ucapan – ucapannya? (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →