Cara Mengelola Keuangan untuk Memenuhi Kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier!

Kebutuhan primer, sekunder dan tersier gimana cara mengaturny?

Kebutuhan manusia terbagi menjadi tiga kelompok yaitu kebutuhan primer, sekunder dan juga tersier. Ketiga kebutuhan tersebut harus terpenuhi agar hidupmu nyaman dan sejahtera, gimana sih cara mengaturnya agar semuanya bisa berjalan seiringan?

Sayangnya masih banyak orang yang belum memahami ketiga kebutuhan penting dalam hidup tersebut. Alhasil manajemen keuangan pun jadi tidak dapat disusun dengan tepat dan bijak.

Hal tersebut lambat laun membuat keuanganmu jadi amburadul yang jika dibiarkan akan menjauhkan kamu dari kebebasan finansial yang sangat diimpikan banyak orang.

Karena itu, pentingnya kamu memahami apa itu kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Selanjutnya baru deh membagi penghasilanmu ke tiga jenis kebutuhan tersebut. Yuk, langsung aja simak ulasannya di sini:

Kebutuhan hidup

Ini lho jenis-jenis kebutuhan hidup
Apa saja sih kebutuhan hidup yang diperlukan banyak orang saat ini? Gimana cara mengaturnya?, (Shutterstock).

Seperti yang sudah dijelaskan di atas kalau dalam hidup terdapat beberapa jenis kebutuhan yang harus dipenuhi setiap individu yakni kebutuhan primer, kebutuhan sekunder dan juga kebutuhan tersier. Berikut penjelasannya:

Kebutuhan primer

Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok, dasar dan juga yang paling utama harus dipenuhi setiap orang. Kebutuhan ini juga yang harus pertama kamu penuhi. Bahkan jika kebutuhan primer belum terpenuhi, maka kamu tidak dapat memenuhi kebutuhan yang lainnya.

Gak cuma itu aja, seseorang juga akan sulit bertahan hidup jika ia kebutuhan primernya tidak terpenuhi. Kebutuhan primer itu sendiri meliputi beberapa hal yakni:

  • Sandang: Sandang merupakan kebutuhan dalam bentuk pakaian yang digunakan untuk pelindung tubuh. Bayangkan kalau seseorang tidak mengenakan pakaian, mereka tentu akan merasa malu untuk bergaul karena menyalahi norma yang berlaku di masyarakat.¬†
  • Pangan: Pangan yaitu makanan dan minuman. Makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok yang paling utama dibutuhkan setiap makhluk hidup. Manusia bahkan tidak bisa hidup tanpa makan dan minum.
  • Papan: Papan adalah kebutuhan manusia untuk tempat tinggal yang akan melindungi kamu dari hujan dan panas. Memang tanpa tinggal tinggal manusia masih bisa bertahan hidup, tapi kondisi tersebut tentu membuatnya tidak nyaman.

Kebutuhan sekunder

Jika semua kebutuhan primer sudah terpenuhi dengan baik, maka selanjutnya adalah kebutuhan sekunder. Meski sifatnya tidak wajib, tapi kebutuhan sekunder akan mendukung agar kebutuhan manusia dapat berjalan dengan lebih baik.

Beberapa jenis kebutuhan sekunder meliputi alat elektronik seperti televisi, kulkas dan lainnya, kendaraan, hiburan hingga smartphone.

Kebutuhan tersier

Kebutuhan tersier adalah kebutuhan untuk menaikkan derajat sosial hingga gengsi seseorang. Tak hanya barang-barang mewah, kebutuhan tersier juga umumnya berhubungan dengan hobi seseorang.

Namun, kebutuhan tersier tidak diwajibkan untuk setiap individu. Karena kebutuhan ini biasanya hanya dapat dilakoni oleh orang-orang berduit saja. Kebutuhan tersier juga bersifat kesenangan semata dan tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup manusia.

Contoh kebutuhan tersier meliputi nongkrong di kafe kekinian, rumah mewah, barang branded hingga berwisata ke luar negeri.

Cara mengatur keuangan

Gimana cara mengatur keuangannya?
Ketika kamu pengin memenuhi ketiga kebutuhan tersebut, begini lho cara menghitungnya, (Shutterstock).

Jika sudah memahami konsep dari masing-masing kebutuhan dalam hidup di atas. Selanjutnya adalah mengatur keuangan dengan tepat agar hidup kamu senantiasa sejahtera.

Contohnya, Andri bekerja di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat sebagai supervisor dengan gaji per bulan Rp 15 juta. Karena berasal dari Bandung, Andri terpaksa harus tinggal di kos-kosan dekat kantor dengan biaya sewa sebulan sebesar Rp 2,5 juta. Andri juga harus membayar cicilan mobil di Bandung sebesar Rp 3 juta. Namun, ia juga harus menabung untuk menikah.

Jika mengikuti teori 50/20/30, maka setiap bulannya Andri harus menyisihkan uang 20 persen dari total penghasilan Rp 15 juta yakni sekitar Rp 3 juta untuk ditabung dan juga investasi. Karena 50 persen dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk asuransi dan cicilan. Serta 30 persennya untuk kebutuhan gaya hidup, seperti belanja hingga liburan.

Dari penjelasan di atas, berarti dalam satu bulan Andri harus mengatur uangnya sekitar Rp 12 juta untuk memenuhi tiga kebutuhan hidupnya. Gimana caranya? Berikut detail perhitungannya:

Jenis kebutuhan Detail kebutuhan Jumlah Pengeluaran  Total
Kebutuhan primer Bayar kosan Rp 2.500.000 Rp 2.500.000
Makan Rp 60.000/hari x 30 hari Rp 1.800.000
Belanja pakaian Rp 500.000 Rp 500.000
Listrik Rp 200.000 Rp 200.000
Laundry Rp 200.000 Rp 200.000
Perlengkapan mandi (sampo, sabun, pasta gigi dan lainnya) Rp 100.000 Rp 100.000
Makanan dan minuman (air mineral galon, teh, gula dan lain-lain) Rp 200.000 Rp 200.000
Perlengkapan rumah tangga (sapu, pel, pembersih lantai dan lainnya) Rp 100.000 Rp 100.000
Kasih ke orang tua Rp 2.000.000 Rp 2.000.000
Total Rp 7.600.000
Kebutuhan sekunder Telepon Rp 100.000 Rp 100.000
Kuota Rp 150.000 Rp 150.000
Paket hiburan (Spotify, Netflix dan lainnya) Rp 100.000 Rp 100.000
Total Rp 350.000
Kebutuhan tersier Cicilan mobil Rp 3.000.000 Rp 3.000.000
Social life (nongkrong di kafe, nonton dan lainnya) Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Total Rp 4.000.000

Dapat disimpulkan, dalam satu bulan Andri menghabiskan uang sebesar Rp 11.950.000 untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder dan tersiernya. Berikut rincian detilnya:

Jenis kebutuhan Total pengeluaran
Kebutuhan primer Rp 7.600.000
Kebutuhan sekunder Rp 350.000
Kebutuhan tersier Rp 4.000.000
Total Rp 11.950.000

Dengan mengikuti cara mengelola keuangan seperti di atas yakni dengan mengelompokkan ke tiga kebutuhan dalam hidup. Kamu bisa hidup hedon di Jakarta bahkan segala cicilan dan rencana pernikahan pun bisa berjalan dengan lancar. Yuk, mulai kelola uangmu dengan bijak. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)