Jadi Tersangka Pencucian Uang, Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar Miliki Range Rover dan Harta Rp 48,7 M!

emirsyah satar

Mantan direktur utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar (ESA) kembali menjadi perbincangan setelah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK terkait kasus tindak pidana pencucian uang.

Ia diduga mendapatkan uang dari Soetikno Soedarjo (SS) yang merupakan mantan direktur utama di PT Mugi Rekso Abadi sebesar Rp 5,9 miliar, US$ 680 ribu, US$ 1,02 juta dan SG$ 1,2 juta.

“Uang itu diperoleh SS karena berhasil menggolkan kontrak antara empat pabrikan itu dengan PT Garuda Indonesia. SS kemudian membagikan komisi itu ke ESA (Emirsyah Satar) dan Direktur Teknik Garuda HDS (Hadinoto Soedigdo),” ucap Laode M. Syarief saat memberikan keterangan kepada awak media di gedung Merah Putih pada tanggal 7 Agustus 2019, mengutip dari IDN Times.

Keempat pabrikan yang dimaksud terdiri atas Rolls Royce, terkait kontrak pembelian mesin pesawat, serta tiga perusahaan yakni Airbus S.A.S, Avions de Transport Regional, dan Bombardier Aerospace Commercial Aircraft terkait kontrak pembelian pesawat.

Karier pria yang lahir pada 28 Juni 1959 ini terbilang lumayan bagus. Sebelum menjadi dirut Garuda tahun 2004 ia pernah menjabat sebagai auditor di perusahaan Pricewaterhouse Coopers dan Deputy CEO PT Bank Danamon Indonesia.

Selama itu juga Emirsyah Satar berhasil mencatatkan kekayaan mencapai Rp 48,7 miliaran menurut data LHKPN KPK tahun 2013. Berikut ini adalah aset-aset yang dimilikinya:

Baca juga: Harta Tembus Rp 9,2 M, Plt Dirut PLN Sripeni Cahyani Cuma Punya Dua Mobil

Emirsyah Satar mempunyai tanah dan bangunan senilai Rp 42,5 miliaran

emirsyah satar
Ilustrasi lahan. (Shutterstock)

Harta pertama yang masuk dalam pencatatan LHKPN adalah berupa tanah dan bangunan yang jumlahnya sebanyak 9 unit. 

Tanah & Bangunan seluas 192 m2 & 89 m2 di Kota TANGERANG SELATAN berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 1993 Rp 437.424.000
Bangunan seluas 89 m2 , di Kota SINGAPORE berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2006 Rp 5.748.000.000
Tanah seluas 2.540 m2 , di Kabupaten BOGOR berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009 Rp 1.000.760.000
Tanah & Bangunan seluas 671 m2 & 400 m2, di Kota JAKARTA SELATAN berasal dari HASIL SENDIRI , perolehan tahun 1999 Rp 4.025.145.000
Tanah & Bangunan seluas 545 m2 & 378 m2, di Kota JAKARTA SELATAN berasal dari HASIL SENDIRI , perolehan tahun 2004 Rp 3.349.823.000
Bangunan seluas 146 m2 , di Kota JAKARTA SELATAN, berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2007 Rp 1.817.500.000
Bangunan seluas 141 m2 , di Kota SINGAPORE berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2011 Rp 12.018.867.197
Bangunan seluas 108 m2 , di Kota MELBOURNE berasal dari HASIL SENDIRI Rp 10.806.963.650
Tanah & Bangunan seluas 605 m2 & 242 m2, di Kota JAKARTA SELATAN berasal dari HIBAH , perolehan tahun 2012 Rp 3.372.875.000

Jika dijumlahkan maka aset Emirsyah Satar yang berupa tanah dan bangunannya mencapai Rp 42.577.357.847.

Baca juga: Disentil Luhut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Punya Harta Rp 23 M!

Alat transportasi dan mesin sebanyak Rp 1,7 miliaran

emirsyah satar
Ilustrasi Range Rover. (trademe.co.nz)

Aset berikutnya yang masuk dalam daftar kekayaan Emirsyah Satar adalah berupa mobil yang jumlahnya sebanyak 5 unit di garasi rumahnya. Berikut ini adalah daftar lengkapnya:

Mobil BMW keluaran 2001 berasal dari HASIL SENDIRI pada tahun 2004 Rp 120 juta
Mobil Mercedes Benz keluaran 2006 berasal dari HASIL SENDIRI pada tahun 2006 Rp 250 juta
Mobil Toyota Harrier keluaran 2005 berasal dari HASIL SENDIRI pada tahun 2005 Rp 300 juta
Mobil Range Rover keluaran 2004 berasal dari HASIL SENDIRI pada tahun 2006 Rp 300 juta
Mobil Mercedes Benz keluaran 2011 berasal dari HASIL SENDIRI pada tahun 2011 Rp 818 juta

Bila ditambahkan maka kelima mobil tersebut bernilai Rp 1.788.000.000.

Harta bergerak, surat berharga, kas atau setara kas senilai Rp 5,6 miliaran dan utang sebesar Rp 1,3 miliaran

emirsyah satar
Ilustrasi uang kas. (Shutterstock)

Selanjutnya ada juga harta bergerak yang bisa berupa logam mulia, furnitur rumah dan perabotan lainnya yang angkanya menyentuh Rp 1.456.000.000. Untuk surat berharga sendiri Emirsyah Satar mempunyai investasi sebesar Rp 1.528.276.750.

Sedangkan, untuk kas atau setara kas berupa uang tunai dan uang elektronik jumlahnya sekitar Rp 2.744.293.234. Namun, Emirsyah Satar juga diketahui memiliki utang yang menyentuh nominal Rp 1.355.178.586. 

Bila dijumlahkan seluruhnya, total harta kekayaan mantan direktur utama Garuda Indonesia ini mencapai Rp 48.738.749.245. Kalau kamu punya harta sebanyak itu, apa yang bakal dilakukan nih? (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →