Harta Tembus Rp 9,2 M, Plt Dirut PLN Sripeni Cahyani Cuma Punya Dua Mobil

sripeni inten cahyani

Nama Sripeni Inten Cahyani belakangan muncul ke publik menyusul peristiwa pemadaman listrik massal di kawasan Banten, Jabodetabek, Jawa Barat hingga Jawa Tengah, Minggu, 4 Agustus 2019.  Sripeni adalah Pelaksana Tugas Direktur Utama (Plt Dirut) PLN, menggantikan Sofyan Basir yang tersandung kasus hukum.

Yang cukup menarik, Sripeni ini baru aja memangku jabatan tersebut selama dua hari, terhitung sejak Jumat, 2 Agustus 2019. Hmm, baru dua hari menjabat langsung dapat tantangan yang lumayan berat ya. Sripeni pun sudah memberikan keterangan pers terkait gangguan layanan tersebut. 

“Kami mohon dukungan rekan-rekan semua dan keikhlasan dari para pelanggan. hari ini kita juga sulit berkomunikasi. Jadi kami mohon maaf,” terang Sripeni Inten Cahyani saat memberikan keterangan kepada media, mengutip dari CNBC.

Pendidikan yang pernah dijalani olehnya terbilang cemerlang mulai dari Studi S1 di Fakultas Teknik Kimia, Universitas Diponegoro dan S2 di bidang manajemen di Institut PPM Jakarta dan program Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta. 

Melihat jejak kariernya, Sripeni pernah menduduki posisi direktur keuangan PT Indonesia Power dari 2013 sampai 2016 dan direktur utama PT Indonesia Power dari tahun 2016 hingga 2019 sebelum menjadi Plt dirut PLN. 

Terlepas dari kehebohan yang terjadi, diketahui bahwa harta wanita yang satu ini mencapai angka Rp 9,2 miliaran menurut data dari LHKPN KPK pada tahun 2017 yang lalu. Nah yuk kita simak langsung sejumlah aset yang dimiliki oleh Sripeni Inten Cahyani berikut ini.

Baca juga: Panduan Lengkap Cara Pasang Baru PLN Serta Biaya yang Harus Disiapkan

Sripeni Inten Cahyani memiliki 23 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 9,2 miliaran

sripeni inten cahyani
Ilustrasi lahan. (Shutterstock)

Aset tanah dan bangunan yang dimiliki oleh wanita kelahiran Pati, Jawa Tengah, 7 Oktober 1968 silam ini adalah sebagai berikut. 

Tanah dan Bangunan Seluas 195 m2/120 m2 di BOGOR HASIL SENDIRI Rp. 508.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 205 m2/300 m2 di KOTA JAKARTA TIMUR HASIL SENDIRI Rp. 1.515.000.000
Tanah Seluas 245 m2 di SEMARANG HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000
Tanah Seluas 412 m2 di SEMARANG HASIL SENDIRI Rp. 247.424.000
Tanah Seluas 15259 m2 di PANDEGLANG HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000
Tanah Seluas 210 m2 di SEMARANG HASIL SENDIRI Rp. 315.000.000
Tanah Seluas 3264 m2 di PATI HASIL SENDIRI Rp. 450.000.000
Tanah Seluas 220 m2 di PATI HASIL SENDIRI Rp. 170.000.000
Tanah Seluas 7335 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 198.045.000
Tanah Seluas 4541 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 122.607.000
Tanah Seluas 1000 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000
Tanah Seluas 1304 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 39.120.000
Tanah Seluas 50184 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 137.486.000
Tanah Seluas 11244200 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 291.200.000
Tanah Seluas 11244200 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 291.200.000
Tanah Seluas 10000 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000
Tanah Seluas 20570 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 257.125.000
Tanah Seluas 10000 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000
Tanah Seluas 10000 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000
Tanah Seluas 10000 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000
Tanah Seluas 4870 m2 di SUKABUMI HASIL SENDIRI Rp. 219.150.000
Tanah Seluas 400 m2 di KOTA DEPOK HASIL SENDIRI Rp. 1.760.000.000
Tanah Seluas 482 m2 di PATI HIBAH TANPA AKTA Rp. 361.500.000

Jika dijumlahkan, maka nilai total tanah dan bangunan yang dimilikinya mencapai angka Rp 8.012.857.000.

Baca juga: Harta Bertambah Rp 79 Miliar dalam 7 Tahun, Ini Aset Berharga Milik Dirut PLN Sofyan Basir

Alat transportasi dan mesin sebesar Rp 274 juta

sripeni inten cahyani
Ilustrasi Toyota Vios keluaran 2014. (Shutterstock)

Setelah tanah dan bangunan, ada kendaraan bermotor yang jumlahnya ada empat, terdiri dari dua unit sepeda motor dan dua unit mobil. 

Untuk motor, ada pabrikan asal Jepang yakni Honda GL Pro keluaran tahun 1995 yang dibelinya dengan hasil sendiri senilai Rp 6 juta. Yang kedua, ada Yamaha Mio keluaran 2005 yang didapatnya dari hasil sendiri senilai Rp 3 juta. 

Sementara itu, mobilnya yang pertama adalah Mazda 2 bertipe minibus tahun 2012 yang tercatat atas hasil sendiri senilai Rp 125 juta. Mobil yang kedua adalah Toyota Vios keluaran tahun 2014 yang diperolehnya dari hasil sendiri dan bernilai Rp 140 juta saat dilaporkan. Jika dijumlahkan, semua alat transportasi dan mesin Sripeni Inten Cahyani menyentuh Rp 274 juta.

Baca juga: Biar Gak Beli Token Terus-terusan, Ini 5 Cara Menghemat Listrik yang Sederhana

Harta bergerak, surat berharga, kas atau setara kas mencapai Rp 1,8 miliaran dan utang Rp 800 jutaan

sripeni inten cahyani
Ilustrasi uang. (Shutterstock)

Yang terakhir, ada harta bergerak Sripeni Inten Cahyani sebesar Rp 124 juta yang ditambah dengan surat berharga senilai Rp 3.801.052, kas atau setara kas mencapai Rp 1.342.249.931 dan harta lainnya sebanyak Rp 368.943.766. Bila ditotal angkanya adalah Rp 1.838.994.749. 

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Selanjutnya ada utang yang nilainya gak kalah fantastis, yakni sampai Rp 893.316.665. Dengan demikian, seluruh total kekayaan Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani sebesar Rp 9.232.535.084.

Itulah sedikit informasi tentang Sripeni Inten Cahyani yang sedang sering muncul di pemberitaan media Tanah Air. Semoga masalah pemadaman listrik bisa cepat selesai dan gak terulang lagi kedepannya ya! (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →