Saham MOLI Naik 50%, Kenalan Dulu Sama PT Madusari Murni Indah Tbk

Molindo (IG ariefgo)

Harga saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) terhitung sejak Agustus 2018 dibuka Rp 580 perlembar langsung meroket hingga Rp 1.210, 18 September lalu. Tentu saja saham yang dalam waktu sebulan bisa naik 50 persen ini dapat menjadi pilihanmu berinvestasi.

Tertarik borong saham MOLI? Eits… tunggu dulu, jangan buru-buru!

Tak kenal maka tak sayang, sebelum beli sahamnya kenapa gak kenalan dulu sama perusahaannya.

Kira-kira, apa yang ada di benakmu ketika mendengar nama PT Madusari Murni Indah Tbk? Apakah kamu berpikir mereka perusahaan penghasil madu? Jika ya, kamu salah besar!

MoneySmart baru saja ngobrol-ngobrol santai dengan Direktur Utama PT Madusari Murni Indah Tbk, Arief Goenadibrata. Beliau adalah mantan President and CEO PT Topindo Atlas Asia, serta Presiden Direktur PT Tira Austenite Tbk.

Dari perbincangan itu, kamu tentunya bisa tahu lebih jelas mengenai fakta-fakta seputar perusahaan ini. Berikut, wawancara MoneySmart dengan petinggi PT Mdusari Murni Indah Tbk:

1. Perusahaan pengelola limbah dengan produk etanol

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Arief Goenadibrata (@ariefgo) on Aug 24, 2018 at 9:31pm PDT

Meski namanya Madusari, perusahaan ini bukan perusahaan madu. PT Madusari Murni Indah Tbk memiliki anak perusahaan bernama PT Molindo Raya Industrial (MRI) yang merupakan perusahaan pengelola limbah dengan produknya, yaitu etanol.  

Mengapa bernama Madusari?

Arief menjelaskan, nama Madusari merupakan PT yang sudah ada sejak tahun 1965. Perusahaan itu berdiri di sebuah desa yang bernama Madukoro, dan itu adalah cikal bakal perusahaan produsen etanol.

PT Madusari mengakuisisi Molindo yang ternyata kompetitornya pada tahun 1970-an. Namun, karena nama Molindo sangat besar, Molindo tentu lebih familiar hingga akhirnya, MOLI menjadi kode emiten PT Madusari.

2. Produsen etanol tertua yang menguasai 53 persen pasar lokal

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Arief Goenadibrata (@ariefgo) on Aug 28, 2018 at 4:13am PDT

Poin kedua mungkin bisa membuatmu makin yakin dan pede memborong saham MOLI nih.

PT Madusari Murni Indah Tbk adalah perusahaan yang sudah memproduksi etanol selama 53 tahun. Mereka bahkan telah merajai 53 persen pangsa pasar lokal. Itu artinya, perusahaan-perusahaan kompetitor mereka masih kalah jauh ketimbang Molindo.

Di pabrik yang terletak di Malang ini, mereka punya karyawan kurang lebih 700 orang.

3. Tujuan IPO mengembangkan pasar ekspor

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Arief Goenadibrata (@ariefgo) on Aug 30, 2018 at 5:46pm PDT

Tingkat pertumbuhan kebutuhan etanol di luar negeri khususnya wilayah Asia Tenggara memang cukup tinggi. Apalagi, masih ada perusahaan-perusahaan lokal yang mengimpor etanol dari Amerika Serikat.

Itulah sebabnya, PT MRI melihat hal ini sebagai peluang yang sangat besar. Apalagi, Dolar Amerika Serikat juga lagi perkasa-perkasanya saat ini.

Selain bisa mengekspor produknya ke luar negeri, mereka juga bisa menawarkan produknya ke perusahaan lokal. Jika memang berhasil, maka mereka bakal makin menguasai pasar.

Untuk merealisasikan mimpi itu, perusahaan mau gak mau harus melakukan pengembangan kapasitas. Pengembangan kapasitas itu dilakukan dengan cara membangun pabrik kedua yaitu di Lampung.

Karena itu, mereka melakukan initial public offering atau IPO. Kabarnya, untuk pembangunan pabrik, perusahaan ini butuh Rp 500 miliar.

4. Raih penghargaan Indonesia Green Companies

Meraih penghargaan Indonesia Green Companies (Antara)
Meraih penghargaan Indonesia Green Companies (Antara)

Selain bisnis perusahaannya yang menguntungkan, citra perusahaan Molindo juga baik. Terbukti, PT MRI menyabet penghargaan dari Majalah Swa sebagai industri terbaik nomor dua dalam ajang Indonesia Green Company Award 2018.

Penghargaan ini dianugerahkan pada Molindo karena konsep produksi etanol yang ramah lingkungan, yaitu dari limbah pabrik gula.

Di tahun 2009, perusahaan yang berhasil memproduksi 80 juta liter etanol itu telah membangun green house seluas tiga hektare. Di sanalah mereka melakukan pengeringan limbah secara alami yang kemudian dicampur dengan berbagai bahan  untuk dijadikan pupuk organik.

Untuk produksi pupuk, mereka juga menggandeng Petrokimia Gresik untuk penyaluran ke petani tebu. Jadi gak cuma etanol doang, pupuk juga ada.

5. Aktif dalam kegiatan sosial

Molindo (Swa.co.id)
Molindo (Swa.co.id)

Perusahaan ini juga aktif dalam kegiatan community development sebut saja seperti, menyumbang pembangunan jalan, membantu pengairan, dan pemasangan listrik, di desa yang terletak di sekitar pabrik Molindo.

Arief mengungkapkan, ketika perusahaan besar ini berdiri puluhan tahun lalu, wilayah di sekitar pabrik bukan kawasan hunian. Seiring dengan berjalannya waktu, penduduk di sana makin bertambah dan kabarnya ada lima desa di wilayah itu.

Jadi, buat kamu yang ingin membeli saham Molindo, udah gak penasaran lagi kan sama perusahaan yang satu ini. So, gak usah ragu lagi deh kalau mau borong sahamnya. Selamat berinvestasi!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →