Kenali Kondisi Saat Kamu Boleh Makan Makanan Cepat Saji, Supaya Badan dan Kantong Tetap Sehat

makanan siap saji

Mau bagaimana pun, yang namanya makanan cepat saji atau fast food pasti gak akan lebih sehat ketimbang masakan rumahan yang bebas mecin. Walaupun rasanya enak dan cocok jadi santapan buat yang supersibuk, makanan jenis ini tetap gak direkomendasikan.

Mengapa demikian? Karena makanan cepat saji merupakan makanan yang kaya akan kalori, tinggi garam, dan lemak. Makanan ini juga rendah akan kandungan gizi, seperti mineral, serat, dan vitamin.

Beberapa contohnya kamu pasti sudah tahu deh, misalnya daging olahan, goreng-gorengan, dan lainnya. Proses memasaknya pun menggunakan minyak yang berlebih. Alhasil, kadar minyak yang terserap oleh tubuh kita pun menjadi banyak, bahkan bisa mencapai 65 persen.

makanan cepat saji
Uenak kayaknya nih (makanan cepat saji/eat this)

Meskipun kamu tahu kandungan dari makanan cepat saji tersebut, nyatanya masih banyak kok di antara kita yang tetap makan makanan kayak gini. Bahkan menurut survei dari Qraved, 45 persen masyarakat Jakarta mengonsumsi makanan cepat saji selama tiga kali sepekan.

Sebenarnya sih makanan itu tetap boleh kok disantap, asalkan kamu memang mengalami kondisi-kondisi tertentu. Mau tahu saat-saat di mana kamu boleh makan makanan cepat saji? Yuk simak di sini!

1. Ketika lupa makan malam karena lembur hingga dini hari

Ketika lembur hingga dini hari dan kamu lupa makan, maka makanan cepat saji bisa jadi solusi menahan lapar. Mengapa demikian? Karena sulit pastinya buat kamu untuk cari makanan di saat itu, sementara tubuhmu butuh asupan dan hanya ada restoran makanan cepat saji yang buka.

Akan tetapi, situasi ini tentu gak terjadi tiap pekan bukan? Dan jangan lantas keterusan lalu menjadikan makanan cepat saji sebagai santapan makan malam rutin kamu.

2. Pulang malam dan terlalu lelah untuk menyiapkan makanan sendiri

Di saat kamu pulang kerja larut malam, terkadang kamu merasa lapar dan butuh makan. Namun apa jadinya jika orang rumah sudah memberitahu kamu kalau gak ada makanan yang tersisa sama sekali?

makanan cepat saji
Yang sering kerja lembur biasanya sih ngalamin hal ini ya (lembur/nj employment law firm)

Kondisi inilah yang membuat makanan cepat saji jadi solusi. Makanan itu bisa dipesan dengan cepat dengan metode drive through, di mana kamu gak perlu turun dari mobil.

Sampai di rumah, tinggal di santap deh. Rasanya enak, perut kenyang, tinggal tidur saja.

3. Saat tanggal tua dan pengin cari paket hemat

Saat tanggal tua, tentu banyak dari kita yang mulai mutar otak untuk cari menu makanan dengan harga terjangkau dan mengenyangkan. Gak apa-apa deh menyantap makanan cepat saji saat ini.

Restoran makanan cepat saji biasanya punya paket menu hemat. Misal dengan Rp 15 ribu kamu sudah dapat nasi dan ayam goreng, plus minumannya.

4. Saat sudah jarang makan, dan tiba-tiba lagi kepengin

Nah kalau memang kamu gak sering konsumsi makanan ini dan tiba-tiba kepengin, yuklah dipilih restorannya. Cuma sekali dalam sebulan tentu gak masalah, yang jadi masalah kalau memang rutin makan makanan seperti ini hampir tiap hari.

Tapi jangan lantas ketika sekali makan besoknya keterusan ya. Besok harus kembali lagi ke pola makan yang sehat.

TIPS MEMILIH MAKANAN CEPAT SAJI

Setelah kamu tahu kondisi seperti apa yang membolehkan kamu makan makanan cepat saji, ada baiknya juga untuk memahami menu dan cara makannya. Hal itu ditujukan agar kamu gak menyantap menu yang salah dan akhirnya membuatmu kelebihan berat badan.

Biar gak bingung, berikut tips memilih menu makanan yang sebaiknya kamu pesan di restoran cepat saji:

1. Prioritaskan pilih menu yang pakai nasi

Ada baiknya memilih menu dengan nasi putih ketimbang sandwich atau burger yang dilengkapi kentang goreng. Burger dan kentang goreng jelas mengandung lemak tinggi.

makanan cepat saji
Pake nasi guys, jangan lupa ya (nasi/the spruce)

Burger dan sandwich umumnya diisi oleh daging olahan yang berlemak, belum lagi ada kejunya. Dan kentang sebenarnya adalah pengganti nasi (karbohidrat), sedangkan burger pun mengandung karbohidrat di rotinya.

Bayangkan berapa gram karbohidrat yang masuk ke tubuhmu. Belum lagi kentangnya pun digoreng yang artinya bakal nambah lemak.

2. Jika pesan ayam goreng, batasi makan kulitnya

Kulit ayam goreng di restoran cepat saji rasanya memang enak. Selain gurih, tentu makin mantap kalau dicocol dengan sambal atau saus tomat.

Tapi patut kamu ketahui, yang bikin gurih itu justru tepungnya lho. Jadi yang kamu nikmati itu ya kulit dan tepung. Ayam dengan kulit mengandung tujuh gram lemak jenuh.

Bukan berarti harus dibuang kulitnya, namun dibatasi saja alias gak perlu dimakan semua, terutama jika kamu memang sering mengonsumsi makanan berlemak. Kalau kulitnya kamu buang justru lebih baik.

3. Jangan pesan minuman bersoda

Beli paket hemat biasanya sudah dapat minuman. Nah, kalau sedang makan di restoran cepat saji, lebih baik pilih air putih deh atau lemon tea.

Perlu kamu ketahui, kandungan gula di minuman bersoda itu cukup tinggi. Artinya, ini bisa membuat badanmu kelebihan kalori yang berujung jadi perut buncit. Selain itu pewarna minuman bersoda juga bisa merusak ginjal.

Minuman bersoda mengandung asam fosfat yang ternyata bisa membuat tulang jadi rapuh. Ngeri, kan? Dan minuman itu juga bisa meningkatkan produksi urin, yang ujung-ujungnya bakal membuatmu kekurangan cairan.

Gak apa-apa sesekali menyantap makanan cepat saji asal jangan keseringan ya. Dan kalau kamu emang lagi pengin banget, tetap cerdas keuangan dengan cari yang paling ramah di kantong.

Contohnya kayak Wendy’s. Kalau kamu mau coba makanan di restoran itu, kamu bisa dapat diskon hingga 50 persen lho sampai 3 Juli 2017. Tapi transaksi minimumnya Rp 300 ribu dan harus pakai kartu kredit.

Pokoknya, ketika mau beli makanan cepat saji, selalu ingat dengan tips di atas. Dan jangan lupa, setelah makan makanan cepat saji, besok harus kembali ke pola makan sehat ya!  

 

CTA Mega Kartu Kredit Pertama

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Cari Restoran Timur Tengah di Jakarta Buat Buka Puasa? 5 Tempat Ini Gak Bakal Bikin Rugi!]

[Baca: 5 Restoran di Area Senopati yang Gak Malu-Maluin Buat Entertain Client]

[Baca: Mau Meredakan Stres? Makan Es Krim di 5 Tempat Ini Aja]