Kerja Keras Tapi Gak Cerdas, Ini Rentetan Alasan Kamu Susah Naik Jabatan

Setelah bekerja keras selama bertahun-tahun serta selalu loyal terhadap perusahaan, tentu kamu memimpikan jabatan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Benar gak? Kamu pasti pengin, hasil kerja keras tersebut dibayar tunai oleh kenaikan pangkat atau jabatan. Itu artinya, penghasilan kamu juga bakal bertambah.

Tetapi, apakah selama bekerja kamu sudah melakukan hal-hal terbaik untuk perusahaan? Jangan-jangan, kamu hanya sekedar mimpi ingin naik jabatan tapi gak melakukan prestasi yang membanggakan sama sekali.

Pasalnya nih, menurut survei terbaru yang dilakukan oleh perusahaan jasa keuangan, The Hartford, setidaknya 80 persen dari milenial menganggap dirinya punya bakat sebagai pemimpin. Meski dikatakan demikian, nyatanya hanya 12 persen dari mereka yang berhasil duduk di jabatan karier tertinggi.

Lalu, apa sih yang menjadi penyebab karier kamu mandek? alias jabatan gak naik-naik meski sudah bekerja lebih keras? Dilansir laman Forbes, berikut kesalahan-kesalahan yang membuat kaum milenial sulit naik jabatan.

1. Bekerja keras tapi tak cerdas

Kerja keras hingga lelah (Ilustrasi).

Setiap pekerja pasti memberikan yang terbaik bagi perusahaan yang ia naungi. Tak sedikit waktu yang dibuang lantaran harus memikirkan kemajuan perusahaan dan bekerja seloyal mungkin.

Namun pada kenyataannya, sedikit dari para pekerja tersebut yang memanfaatkan momen bekerja secara cerdas. Hal ini pula yang sering dilakukan para kaum milenial saat ini.

Kerja cerdas itu adalah kombinasi antara berfikir kritis, disiplin dan cara yang diterapkan untuk memajukan perusahaan, bukan sekedar mencari posisi aman.

2. Rasa ingin tahu yang sedikit

Pegawai yang tidak memiliki rasa keingintahuan besar terhadap kemajuan perusahaan dianggap sebagai karyawan biasa (Ilustrasi)

Atasan selalu menyukai staf mereka yang menarik perhatian. Bukan secara fisik, tetapi secara otak. Kalau kamu memiliki rasa ingin tahu yang besar, ini harus dipertahankan.

Pegawai yang tidak memiliki rasa keingintahuan besar terhadap kemajuan perusahaan dianggap sebagai karyawan biasa. Kalau sudah begini, kamu susah naik jabatan.

Kecuali dengan keingintahuan tersebut kamu menghasilkan ide cemerlang sebagai solusi sebuah masalah yang tengah dihadapi kantormu.

3. Tidak bisa bekerja sama dalam tim

Kerja tim yang buruk (Ilustrasi).

Seberapa hebat kamu saat bekerja, akan terasa percuma jika tak bisa kerjasama dalam sebuah tim. Apalagi jika kamu telah banyak merugikan tim gara-gara keegoisan semata. Sehebat apapun seorang individu, mereka tetap tidak akan bisa mencapai segalanya sendiri lho.

Segala sesuatu yang dikerjakan bersama-sama hasilnya jauh lebih baik ketimbang dikerjakan seorang diri. Orang yang percaya paham ini adalah CEO Apple Tim Cook. Itu alasan dirinya selalu percaya bahwa kerjasama tim yang baik membawa mereka pada hasil yang lebih tinggi dari saat ini.

4. Tidak kritis

Jangan pernah takut untuk mengemukakan pendapatmu (Ilustrasi).

Sifat lain yang perlu kamu miliki adalah berfikir kritis. Pada kenyataannya saat ini, banyak pegawai yang takut berfikir kritis karena dianggap akan mengacaukan sistem.

Justru, jika atasanmu memang seorang pemimpin yang berwibawa, sikap seperti ini sangat dibutuhkan demi kemajuan perusahaan lho.

Jangan pernah takut untuk mengemukakan pendapatmu ya! Karena siapa tahu itu menjadi solusi atas masalah yang dihadapi perusahaan tempatmu bekerja saat ini.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

5. Selalu minta tolong

Membantu teman bekerja (Ilustrasi).

Duh, kalau kamu tidak mengerti sedikit pekerjaan dan bertanya kepada teman masih wajar ya. Tapi kalau kebanyakan bertanya, kurang-kurangin deh. Atasan tidak akan menghargai karyawan yang tidak becus dalam bekerja.

Kebiasaan buruk seperti terlambat menyerahkan hasil kerja atau sama sekali tidak menyelesaikannya harus segera kamu perbaiki. Alih-alih naik jabatan, kalau kamu seperti ini terus ya bisa dipecat!

Itu tadi alasan-alasan atau kesalahan yang dapat menghambat karier kamu. Sehingga peluang naik jabatan pun semakin menjauh. Jadi kalau ingin bekerja dengan waktu lama di suatu perusahaan, hindari lima alasan tersebut diatas ya.

Gak lucu kan, kalau sampai 10 tahun kamu bekerja disana, tapi jabatan masih itu-itu aja sementara teman-teman di bawahmu sudah naik jabatan lebih dulu. Selamat mengoreksi diri sendiri! (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →