Kerja Lembur Terus? Gak Masalah, Asal Bukan Ini Alasannya

kerja lembur

Kerja lembur buat sebagian orang adalah bagian dari rutinitas. Namun gak semua rutinitas adalah hal yang baik, terutama bila berkaitan dengan kebiasaan lembur.

Di mata beberapa orang, mereka yang sering lembur memang bakal dinilai sebagai pekerja keras. Bahkan dipikir duitnya banyak karena sering dapet uang lemburan.

Tapi gak semua orang yang punya hobi kerja lembur itu adalah seorang workaholic. Bisa jadi mereka menggunakan alasan yang salah.

[Baca: Apa Benar Kamu Workaholic? Jangan-Jangan Emang Gak Bisa Ngatur Waktu Aja]

Kamu termasuk orang yang sering lembur? Coba lihat apakah alasan-alasan berikut ini yang bikin kamu sering lembur. Kalau iya, tandanya ada yang mesti diperbaiki tuh.

1. Gak bisa nyelesain tugas hari itu

kerja lembur
Capek deh lembur mulu (Lembur/Detik)

Tugas hari ini ya harus selesai hari ini juga. Kalau kamu sampai lembur hanya untuk menyelesaikannya, artinya kamu punya masalah.

Manajemen waktu yang baik mutlak diperlukan agar terhindar dari alasan yang salah buat lembur itu. Ingat, kamu gak dikasih uang kompensasi kalau lembur karena kerjaan belum selesai lho. Malah kamu rugi waktu dan biaya, misalnya buat jajan, lantaran mesti pulang malam.

2. Sering datang telat

kerja lembur
Telat melulu sampe harus lembur? Itu gak baik juga lho buat keseimbangan hidupmu (telat/hukum online)

Sejumlah perusahaan menerapkan jam kerja fleksibel, asalkan 8 jam. Bila pegawai datang pukul 09.00, padahal jam kerja dimulai pukul 08.00, gak apa-apa. Syaratnya, jam pulang juga harus mundur.

Kalau kamu kerja di tempat seperti itu, bukan lantas bisa sering-sering datang telat. Waktu lembur yang “kepaksa” itu bakal dicatat perusahaan.

Perusahaan tentunya punya aturan kedisiplinan meski fleksibel. Kalau harus masuk pukul 08.00, ya patuhi. Bila memberlakukan jam kerja seenak udel, siap-siap dipanggil HRD buat diberi “surat cinta”.

3. Nyelesein tugas rekan kerja

kerja lembur
Lembur ya hari ini, awas kalau gak lembur saya DOR (Kim Jong Un/Memegenerator)

Bantu temen sih boleh, tapi kalau sampai harus ngerjain tugas yang harusnya jadi tanggung jawab rekan kerja yang lain ya ngapain juga? Kamu kan juga punya kerjaan sendiri buat esok hari.

Alasan yang salah buat lembur ini biasanya dipakai cowok-cowok yang punya gebetan di kantor. Demi mendapat perhatian sang pujaan hati, rela mengerjakan tugas-tugas si doi. Hayo, ngaku…

Hati-hati jadi korban PHP, ya. Mending pisahkan urusan asmara dengan pekerjaan. Bila memang mau membantu, sebaiknya biarkan dia yang menyelesaikan tugas itu. Dengan demikian, kita malah mendorongnya untuk maju dalam karier.

4. Ngincer uang kompensasi lembur doang

kerja lembur
Ngincer uang lembur doang? Itu sih maruk (rakus/wereportnews)

Ini nih alasan yang juga parah. Memang, berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan, kita berhak mendapat uang lembur.

Namun bukan lantas kita mesti lembur terus buat nambahin penghasilan. Perusahaan gak cuma ngelihat jam kerja saat menghitung uang kompensasi lembur. Hasil kerja juga jadi bahan pertimbangan.

Lha kalau asal kerja lembur tanpa kinerja memadai, jangan harap perusahaan bakal memberi kompensasi. Salah-salah malah kena tegur lantaran dianggap kerja bodong.

Kalau mau dapat duit tambahan, mending cari kerja part-time. Bisa juga buka bisnis sampingan. Siapa tahu malah bisnis sampingannya jadi sukses dan justru mendatangkan lebih banyak penghasilan daripada pekerjaan utama.

[Baca: Nih Usaha Sampingan Tanpa Modal Buat Karyawan Sibuk]

Kerja lembur adalah keniscayaan di tengah persaingan kerja yang kian ketat. Apalagi jika memang bidang kerjanya memerlukan ekstra waktu dan tenaga buat kemajuan karier.

Jadi account executive, misalnya. Bukan mustahil meeting dengan klien dilakukan di luar jam kerja, atau bahkan saat weekend. Semuanya kembali ke kita sendiri untuk mengaturnya.

Kerja lembur bukanlah sesuatu yang salah, asal memang alasannya tepat. Contohnya mengejar target kinerja.

Tapi ingat, gak cuma karier, kesehatan juga bakal kena dampak kalau kita sering kerja lembur. Makanya, jangan lupa berolahraga dan makan makanan sehat ya kalau kerap lembur.

[Baca: Hidup Sehat Gak Harus ke Gym Tiap Hari, Cobain Aplikasi Kesehatan Smartphone Ini Deh]

 

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →