Hati-hati! Kerja Sampingan Bisa Ganggu Kariermu, Ini Tanda-tandanya

Pekerjaan sampingan sudah menganggu profesionalitas mu, perlu di pertahankan?

Menjalani karier sebagai pegawai kantoran plus memiliki kerja sampingan adalah hal yang biasa. Karena dengan menjalani pekerjaan sampingan, kamu bisa memiliki tambahan untuk membiayai kehidupan sehari-hari.

Kerjaan sampingan itu beragam, bisa menjalani proyek lepas, atau bisa mendirikan usaha sendiri. Tapi konsekuensinya adalah banyak waktu yang kamu miliki terkuras hanya untuk bekerja. Karena kini hidup bukan hanya sekedar bekerja, melainkan juga bersenang-senang. 

Berikut ini beberapa tanda-tanda kalau kerja sampingan bakal mengganggu karier profesional di kantor. 

1. Kerja sampingan melanggar kebijakan kantor 

Ketika sudah melanggar aturan kantor ini yang mesti kamu perhatikan
Ketika sudah melanggar aturan kantor ini yang mesti kamu perhatikan, (Shutterstock).

Banyak perusahaan yang memiliki kebijakan sendiri terkait dengan pegawainya. Salah satu yang paling sering muncul adalah, peraturan tidak boleh mengambil pekerjaan sampingan atau bekerja di perusahaan pesaing selama beberapa waktu yang ditentukan. 

Kemudian ada juga peraturan yang tidak mengizinkan kamu menggunakan perlengkapan kantor untuk mencari keuntungan di luar kerjaan. 

Nah hati-hati setiap pelanggaran tentu ada konsekuensinya, bisa diberi surat peringatan, dipecat, bahkan dituntut hukuman pidana. Oleh sebabnya, kamu harus berhati-hati dalam menjalani pekerjaan di luar pekerjaan formal. 

Contohnya, kamu adalah seorang jurnalis, dibekali dengan kamera canggih dan laptop terbaru. Tapi saat kamu sedang libur, kamu memiliki pekerjaan lain sebagai fotografer bayaran. 

Peralatan kantor pun kamu jadikan senjata andalan untuk menambah pundi-pundi rekening. Kalau seperti ini kamu berpotensi melanggar peraturan penggunaan perlengkapan kantor untuk kepentingan pribadi. 

2. Mengorbankan waktu pekerjaan utama 

Mengorbankan waktu pekerjaan salah satu tandanya kalau side job kamu udah gak beres
Mengorbankan waktu pekerjaan salah satu tandanya kalau side job kamu udah gak beres, (Shutterstock).

Memang sulit membagi waktu antara pekerjaan utama dengan pekerjaan sampingan, apalagi kalau dua-duanya dalam posisi mepet deadline. Kalau kamu bisa membagi waktu dengan baik dan tidak mengorbankan pekerjaan utama sih sah-sah saja. 

Tapi keseringan, orang-orang pada curi waktu di kantor untuk mengerjakan deadline side job mereka. Hal ini tentu sangat tidak etis di dunia kerja. Karena kamu dibayar oleh perusahaan untuk melakukan segala pekerjaan yang berhubungan dengan perusahaan. 

Kalau mengerjakan pekerjaan sampingan, sangat disarankan untuk dikerjakan di luar jam kantor. Kalau kamu ketahuan sama atasan, konsekuensinya bisa jadi kamu dikenakan surat peringatan atau bahkan dipecat.

3. Waktu istirahat habis buat kerja 

Waktu istirahat kamu sudah habis buat bekerja
Waktu istirahat kamu sudah habis buat bekerja, (Shutterstock).

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kerja sampingan bisa memakan waktu pekerjaan utamamu, tapi gak cuma itu aja, kamu juga berpotensi untuk kehilangan waktu istirahat. Kalau sudah begini, kamu harus hati-hati, karena produktivitas bakal terganggu. 

Produktivitas terganggu otomatis menjalani setiap pekerjaan jadi gak beres semua. Ujung-ujungnya, kariermu di kantor bakal gitu-gitu aja. 

Jangan sepelekan waktu untuk beristirahat. Hanya itulah momen di mana kamu bisa melepas segala penat, dan mengembalikkan tenaga tanpa harus keluar duit banyak. 

4. Pekerjaan sampingan merusak reputasimu 

Ketika sudah menganggu reputasi pekerjaan profesional mu
Ketika sudah menganggu reputasi pekerjaan profesional mu, (Shutterstock).

Pertama kamu harus paham konsekuensinya jika tidak berhasil dalam mengerjakan pekerjaan sampingan, bisa jadi reputasimu di dunia profesional juga bisa rusak. 

Sebagai kalangan profesional, yang melekat di diri kamu tidak hanya nama, jabatan, dan pengalaman saja, tetapi juga ada perusahaan tempat kamu bernaung. Sekarang keterbukaan informasi membuat siapa saja bisa mengetahui di mana tempat kerjamu dan apa yang kamu kerjakan di sana. 

Oleh sebabnya kamu harus hati-hati dalam mengerjakan pekerjaan sampingan. Meski cuma sampingan, harus dikerjakan secara sungguh-sungguh. 

5. Stres menjalani keduanya 

Ketika kamu sudah stres menjalankan kedua pekerjaan ini
Ketika kamu sudah stres menjalankan kedua pekerjaan ini, (Shutterstock).

Seperti yang telah dijelaskan di poin sebelumnya, menjalani dua pekerjaan sekaligus bukanlah hal yang mudah. Kamu harus membagi dan mengorbankan waktu untuk istirahat demi mendapatkan kehidupan yang lebih layak secara finansial. 

Padahal hidup layak tidak hanya dilihat dari keuangan, melainkan juga dari kondisi fisik dan mental.

Bekerja secara berlebihan sampai lupa istirahat bisa berisiko terjangkit penyakit fisik dan mental. Jadi kalau misalnya pekerjaan sampinganmu memakan waktu untuk istirahat bisa dipastikan produktivitas mu bakal terganggu.

Itulah lima tanda-tanda kalau kerja sampingan yang kamu jalani berpotensi untuk merusak karier profesional. Ingat tujuan pekerjaan sampingan itu untuk menambah pundi-pundi rekening, bukan merusak karier. Kalau sudah gitu, lebih baik ditinggalkan saja, atau menekuni pekerjaan sampingan seutuhnya. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)