Mengenal Keluarga Mars, Pencipta Cokelat yang Kini Tajir Melintir

M&M Chocolate

Permen cokelat asal Amerika Serikat, M&M Chocolate, mungkin udah sering kamu lihat di supermarket. Camilan yang dibuat oleh perusahaan bernama Mars Inc ini bersaing dengan merek sejenis, termasuk Chacha yang harganya jauh lebih murah.

Popularitas M&M Chocolate jelas meningkatkan kekayaan pemiliknya, Keluarga Mars. Mereka berhasil mengumpulkan aset US$ 89,7 miliar atau setara Rp 1.310 triliun.

Emang sih pendapatan ini bukan cuma dari M&M Chocolate. Soalnya, Mars Inc juga memproduksi makanan yang gak kalah terkenal seperti Snickers, Doublemint, hingga produk makanan hewan seperti Pedigree dan Whiskas.

Penasaran dengan gimana keluarga Mars mendirikan perusahaan cokelat ini? Yuk simak kisahnya di bawah ini.

Berawal dari seorang bocah Polio

Mars Inc didirikan oleh Franklin Clarence Mars alias Frank Mars, seorang bocah penderita polio dari Minnesota. Frank Mars lahir pada 1882.

Ibunda Frank, Alva, pernah mengajari putranya gimana cara bikin cokelat celup. Pada usia ke-19, Frank muda udah mulai bekerja dengan menjajakan molase.

Frank menikahi Ethel G. Kissack pada 1902. Keduanya dikaruniai seorang putra bernama Forrest Mars. Sayang keduanya harus pisah. Frank menikah lagi dengan perempuan bernama Ethel Veronica Healy.

Bersama istri keduanya ini Frank mendirikan pabrik permen Mars di Washington. Sayang mereka kalah saing dengan Brown & Haley yang udah lebih dulu mendirikan bisnis serupa.

Mar-O-Bar Co

Kegagalan itu bikin keluarga Mars pindah ke Minnesota pada 1920. Di sana mereka kembali buka usaha, kali ini permen cokelat bernama Mar-O-Bar Co.

Perusahaan inilah yang jadi cikal bakal produsen M&M Chocolate.

Bisnis ini pun sukses. Salah satu produk andalan mereka adalah cokelat bermerek Milky Way. Saat itu Milky Way sangat digemari anak-anak.

Tiga tahun kemudian, Frank-Ethel mulai mengenalkan putranya, Forrest, ke bisnis yang mereka lakoni.

Frank Mars meninggal dunia

Pada tahun 1930, keluarga Mars pindah ke Chicago. Di sana mereka berhasil bikin satu produk andalan baru bernama cokelat Snickers. Produk ini juga cukup laris.

Sayang hanya berselang empat tahun setelahnya Frank Mars meninggal dunia. Perusahaan itu pun diwariskan ke Forrest Mars.

Setelah jadi orang tertinggi di perusahaan, Forrest sempat ke Inggris buat belajar ramuan baru. Waktu kembali, dia juga mendirikan Uncle Ben’s Rice, produsen makanan anjing, Pedigree.

M&M Chocolate lahir pada 1941

Tepat pada 1941 atau menjelang Perang Dunia II, Forrest memperkenalkan M&M Chocolate, cokelat yang bakal jadi produk legendaris. M&M Chocolate terinspirasi dari Smarties, permen cokelat serupa yang beredar ketika Perang Saudara di Spanyol.

Ada cerita unik di balik penemuan cokelat ini. Forrest sempat melihat tentara Inggris yang sedang ngemil permen berwarna-warni. Ternyata, di dalam permen itu ada cokelat yang sengaja dimasukkan. Dari sana dia berniat membikin produk serupa.

Buat merealisasikan idenya, Forrest bermitra dengan Bruce Murrie, putra dari pendiri permen cokelat bermerek Hershey.

Pelanggan setia M&M Chocolate pertama adalah angkatan bersenjata Negeri Paman Sam. Ini juga bukan tanpa alasan. Salah satu kelebihan M&M Chocolate adalah gak meleleh. Tentu ini pas banget dibawa tentara-tentara yang berdinas di negara tropis.

Maka gak heran kalau pada masa Perang Dunia II inilah penjualan permen meningkat pesat. Forrest bahkan mampu mendirikan pabrik baru di New Jersey.

1980 M&M diekspor ke negara lain

Gak cuma disukai militer, M&M Chocolate juga diminati oleh konsumen Amerika Serikat pada umumnya. Hal itulah yang akhirnya bikin M&M dijual ke penjuru dunia.

Pada tahun 1986, M&M merilis produk baru khusus buat Natal dan Paskah. Pada dekade yang sama, perusahaan memperkenalkan banyak varian lainnya. Ada yang rasa kacang, ada warna biru, ada yang mini, dan malah ada dan crispy.

Forrest Mars hanya sebentar mencicipi masa kejayaannya. Ia menghembuskan nafas terakhir pada usia 95 tahun, tepatnya pada 1999. Dia mewariskan kekayaan sebesar US$ 4 miliar.

Mars Inc pun dikuasai oleh anak-anaknya, Forrest Jr., John dan Victoria Mars. Penerusnya memastikan perusahaan ini tetap sehat.

Seperti itulah cerita keluarga Mars dalam mendirikan bisnis cokelat. Cerita mereka tentu mengingatkan kita tentang banyak hal. Misalnya dalam pengembangan produk. Mereka boleh aja meniru produk lain, tapi toh hasilnya malah lebih laris karena punya sentuhan yang beda.

Buat kamu yang lagi merintis bisnis, tiru konsep M&M Chocolate ini: meski ide datang dari bisnis orang lain, tapi inovasi harus tetap dilakukan.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →