Rumah Subsidi Diserbu Masyarakat, Buruan Datang ke Pameran Ini Sebelum Kehabisan

Rumah Subsidi Laris Manis (Shutterstock)

Pasar properti diakhir tahun 2019, terlihat kembali menggeliat. Fakta tersebut diperkuat dengan antusias pengunjung serta meningkatnya nilai transaksi di ajang Indonesia Properti Expo (IPEX) 16 – 26 November 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Apalagi, masyarakat calon konsumen properti maupun investor tak sekadar berkunjung dan melihat-lihat booth proyek yang ditampilkan oleh pengembang. Namun juga mulai memutuskan untuk membeli hunian.

Director Epic Property sekaligus koordinator pemasaran Emerald Land Development, M. Gali Ade Nofrans, mengatakan pengujung sangat antusias untuk beli hunian, dibandingkan semester sebelumnya.

“Selama dua hari ini, kami berhasil membukukan penjualan hingga 40 unit. Melihat besarnya animo masyarakat terhadap penyelenggaraan pameran kali ini, kami optimis target penjualan sebesar Rp 60-Rp70 miliar dapat dicapai dengan mudah,” ujar Nofrans, di JCC Senayan.

Ia menambahkan, booth Emerald Land Development sendiri menampilkan lima proyek terbaru. Berlokasi di Cilebut dan Cibinong-Bogor, Tangerang–Banten, Jati Asih–Bekasi, dan Teluk Jambe-Karawang.

Kemudahan Pembayaran Jadi Gimmick

Selain menawarkan harga terjangkau dengan kelengkapan fasilitas serba ada, beragam kemudahaan cara bayar serta gimmick menarik pun ditawarkan pada pameran IPEX tersebut.

“Selama pameran ini, kami menawarkan berbagai kemudahan bagi konsumen. Antara lain booking fee Rp 1 juta yang dapat hadiah langsung e-money Rp 500 ribu. Bunga KPR 6,43 persen, diskon biaya asuransi KPR 20 persen, down payment (DP) 5 persen.

Ada juga undian berhadiah mobil (Honda Brio, Toyota Rush, Mitsubihsi Expander). Selain itu, kami juga membebaskan biaya (free) provisi, administrasi, apprasial KPR, BPHTB, dan gratis pemasangan AC di setiap kamar,” papar Nofrans.

Dalam kesempatan itu, Direktur Emerald Land Development, Andre Widjaja mengaku telah menjalin kerja sama dengan sembilan bank baik konvensional maupun syariah. Hal ini untuk memudahkan pengunjung pameran melakukan transaksi kepemilikan rumah pada kelima proyeknya.

Dikatakan Andre, banyaknya dukungan perbankan tidak lepas dari seluruh legalitas pembangunan proyek mulai dari izin prinsip, IMB, hingga sertifikat per kavling yang telah dikantongi perseroan.

Diantaranya seperti, Emerald Park yang berada di kawasan Emerald Neopolis Karawang, seluruh IMB dan serifikat kepemilikan rumahnya telah dipecah per unit.

Andre optimistis bahwa kelima proyeknya itu akan dapat diserap pasar dengan cepat. Pasalnya, meski menawarkan harga cukup terjangkau bagi semua masyarakat, tetapi kelengkapan fasilitas masing-masing kawasan hampir sama dengan hunian premium.

“Target optimis kami bisa meraup penjualan sebesar Rp 100 miliar hingga akhir 2019. Perhelatan IPEX JCC Senayan ini menjadi momentum yang baik bagi kami untuk memacu aktivitas pemasaran,” pungkas Andre.

Rumah Subsidi Jadi Incaran

Sementara itu, IPEX yang diselenggarakan secara reguler tiga kali dalam setahun tersebut melibatkan 106 pengembang. Terdiri 71 stand rumah subsidi, dan sisanya 35 pengembang proyek hunian komersil.

Event yang diprakarsai PT Adhouse Clarion Event bekerja sama dengan Bank BTN ini sedikitnya menampilkan 650 proyek properti terbaru yang tersebar di Indonesia.

Sejumlah proyek rumah subsidi masih jadi incaran bagi pengunjung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Masyarakat calon konsumen properti terlihat mulai mencari rumah subsidi dengan cicilan mulai Rp.900 Ribu per bulan. Selain itu, tak sedikit juga pengembang banyak juga yang menjual hunian dengan skema uang muka (UM) alias DP Rp 0 agar masyarakat tertarik.

Di pameran IPEX yang berlangsung mulai 16 – 24 November 2018 melibatkan peserta developer mulai dari harga Rp 100 Jutaan per unit hingga Rp 5 miliar. Dengan beragam jenis properti terbaru di Indonesia.

Kemudian, salah satu pengembang yang menawarkan proyek rumah subidi yaitu PT.Mitra Warga Sejahtera bertajuk’The Green View’ berlokasi di Citayam, Depok.

Untuk bisa mempunyai rumah subsidi dengan type 25/60 bisa langsung booking fee sebesar Rp.1 Juta distand No.66 Hall B JCC.

Proyek hunian ini kendati harga subsidi, namun lokasinya sangat mudah dijangkau dengan akses dekat dengan Stasiun Citayam. Lalu angkutan umum, 20 menit ke Pemda Cibinong, sarana pendidikan, serta pusat belanja.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah