Tips Agar Klakson Mobil Tetap Awet dan Tidak Cepat Rusak

klakson mobil

Klakson mobil adalah salah satu bagian dari kendaraan bermotor ini yang berkaitan dengan keamanan. 

Salah satu komponen di mobil ini kerap digunakan untuk memberikan sinyal pada kendaraan lain atau orang yang ada di sekitarnya. 

Bukan hanya pada mobil, alat ini juga perlu dilengkapi pada moda transportasi lainnya, seperti motor, kereta, dan lain-lain.

Tentu, saat klakson mobil mengalami kerusakan, risiko untuk kemungkinan mengalami kecelakaan di jalan dapat meningkat.

Untuk tahu lebih lengkap tentang salah satu alat pemberi sinyal untuk keamanan ini, simak ulasannya berikut ini. 

Fungsi klakson pada kendaraan bermotor

Salah satu komponen pada mobil ini dapat memberikan banyak manfaat bagi kendaraan, terutama dari segi keamanan. 

Fungsinya adalah untuk memberikan tanda atau isyarat dengan mengeluarkan bunyi. Dengan begitu, orang lain sadar jika ada keberadaan kendaraan lain di sekitarnya.

Bunyi yang dihasilkan menggunakan mekanisme getaran agar dapat terdengar dengan nyaring. Frekuensi getaran yang dihasilkan oleh alat ini berada antara 1800 hingga 3500 Hz. 

Setiap orang wajib memastikan frekuensi bunyi dari klaksonnya berada di angka tersebut agar dapat terdengar dengan baik.

Maka dari itu, kamu perlu memastikan komponen mobil ini bekerja dengan baik sebelum mengendarai mobil. Pastikan agar suara yang dihasilkan benar-benar jelas didengar orang lain untuk keamanan bersama.

Jenis-jenis klakson pada kendaraan bermotor

Klakson tiap kendaraan bermotor dapat berbeda-beda satu sama lain tergantung dari ukurannya. 

Pada kendaraan yang lebih besar, tentu suara klakson yang dihasilkan juga harus lebih nyaring dibandingkan yang lebih kecil. Berikut beberapa jenis klakson yang perlu diketahui:

1. Disc horn

Klakson ini banyak digunakan oleh mobil dengan ukuran kecil atau sedang. Bentuk klakson ini terbilang ramping dan tidak mudah rusak saat terkena air. 

Bunyi dihasilkan oleh piringan yang menggunakan metode resonansi. Komponen pembantunya, seperti magnet listrik, pegas, kontak, kondensator, dan berbagai baut serta mur.

2. Fanfare Horn

Klakson jenis ini dapat menghasilkan suara nyaring yang mirip dengan terompet. Bentuknya yang menyerupai keong dengan corong di depannya membuatnya lebih mudah untuk kemasukan air dan rusak. 

Namun, suara yang dihasilkan sangat baik. Klakson ini juga banyak digunakan oleh kendaraan-kendaraan besar.

3. Nautilus Horn

Klakson ini mirip dengan fanfare horn dan mendapat sebutan klakson kapal karena suara yang dihasilkan. 

Namun, tidak semua mobil cocok untuk menggunakan klakson jenis ini karena membutuhkan listrik yang cukup besar. Maka dari itu, sangat jarang mobil yang menggunakan klakson ini.

Penyebab klakson mobil rusak

Klakson dapat rusak sewaktu-waktu tetapi hal ini terbilang jarang terjadi. Tentunya kamu tidak ingin hal ini terjadi saat dalam perjalanan karena dapat membahayakan. 

Namun, apa saja sih yang bisa menjadi penyebab kerusakan pada salah satu perangkat di mobil ini. Nah, berikut beberapa penyebabnya:

1. Masalah kabel

Salah satu penyebab klakson tidak berfungsi dengan baik kemungkinan disebabkan oleh masalah kabel. Bagian kabel yang terkelupas atau adanya penumpukan kotoran bisa menjadi masalah utama.

Pemeriksaan untuk masalah ini perlu dilakukan pemeriksaan jalur kabel dengan alat test lamp. Hubungkan kabel yang ada pada klakson ke alat ini dan tekan saklarnya. 

Apabila lampu indikatornya tidak menyala, maka ada kerusakan pada kabel. Segera perbaiki agar klakson dapat berfungsi lagi.

2. Pastikan untuk memeriksa sekring

Kerusakan pada klakson mobil bisa disebabkan adanya masalah pada sekring. Letak sekring ada pada ruang mesin dan di dalam sebuah box berwarna hitam. 

Buka kotak tersebut dan lihat kondisi sekring yang mungkin ada kabel yang putus dan menyebabkan kelistrikan bermasalah. Pastikan untuk mengganti bagian yang rusak dengan yang baru.

3. Masalah pada switch

Switch adalah bagian pada setir kendaraan yang menghubungkan dengan tombol untuk membunyikan klakson. 

Jika komponen ini rusak, suara tidak keluar saat tombolnya ditekan. Untuk memperbaikinya, kamu perlu membongkar bagian setir dan mencari bagian switch, biasanya dilakukan di bengkel.

4. Gangguan pada relay

Saat klakson mengalami kerusakan, salah satu bagian yang akan diperiksa adalah relay. Alat yang berguna sebagai penghubung arus listrik mobil dengan aki ini termasuk bagian yang vital pada kelistrikan mobil. 

Komponen berbentuk kotak hitam ini mudah untuk diganti saat rusak agar klakson dapat digunakan dengan normal.

Harga klakson mobil

Saat kamu menemukan jika kerusakan yang terjadi ada pada klakson, penting untuk mengetahui kisaran harga yang akan kamu keluarkan. 

Berikut adalah daftar harga jenis klakson yang kamu butuhkan agar dapat mempersiapkan dananya:

  • Disc horn: Harganya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 250.000.
  • Fanfare horn: Harga klakson jenis ini berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 300.000.
  • Nautilus horn: Harga klakson ini yang paling tinggi mulai dari Rp 450.000.
  • Pentingnya punya asuransi mobil

    Semua pemilik mobil pasti paham bahwa biaya perbaikan mobil itu tidak murah. Apalagi jika sparepart sulit dicari, pasti harganya bisa tinggi.

    Agar finansial tetap aman, salah satu upaya proteksinya adalah dengan memiliki asuransi mobil. Kamu tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya perbaikan mobil, karena biaya kerusakan ringan maupun kerusakan berat akan dialihkan pada pihak asuransi. 

    Sebagai gambaran, coba cek besaran premi asuransi mobil berikut ini. 

    Tips dari Lifepal! Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar klakson mobil tidak mudah rusak. 

    Cobalah untuk tidak menekan klakson terlalu keras, jangan terlalu sering menekan klakson, dan pilih klakson yang sesuai dengan standar jika perlu diganti. Jangan tergiur dengan harga yang lebih murah tetapi kualitasnya belum diketahui.

    Klakson merupakan bagian yang vital untuk keamanan saat berkendara. Maka dari itu, perawatan rutin perlu dilakukan agar masalah pada klakson tidak terjadi saat di tengah jalan. 

    Kepemilikan asuransi mobil juga dapat membuat kamu lebih tenang untuk memperbaiki masalah yang mungkin membutuhkan dana besar!

    Jika kamu masih memiliki pertanyaan yang berhubungan dengan asuransi, coba untuk bertanya langsung pada ahlinya dengan menggunakan fitur Tanya Lifepal.

    FAQ seputar klakson mobil

    Klakson mobil adalah bagian kendaraan yang berguna untuk mengeluarkan suara guna memberikan sinyal saat berada di jalan.

    Ada beberapa jenis klakson dengan harga yang berbeda-beda pula. Berikut daftar harga berdasarkan jenisnya:

    • Disc horn: harga kisaran Rp 100.000 hingga Rp 250.000.
    • Fanfare: harga kisaran Rp 150.000 hingga Rp 300.000.
    • Nautilus horn: harga mulai dari Rp 450.000.

    Asuransi mobil adalah salah satu proteksi finansial atas risiko-risiko seperti kerusakan karena kecelakaan, terbentur, tergelincir, baret, hingga risiko kehilangan karena dicuri. 

    Ada dua jenis asuransi yakni All Risk dan Total Loss Only. Asuransi all risk memberikan jaminan ganti rugi menyeluruh baik kerusakan ringan hingga berat. 

    Sedangkan Asuransi TLO memberikan jaminan biaya ganti rugi atas kerusakan total. Artinya asuransi TLO hanya bisa diklaim apabila kerusakan mobil berat dan biayanya lebih dari 75% dari harga mobil tersebut.