KPR BRI: Bunga, Fitur, Syarat hingga Simulasi Perhitungannya!

KPR Rumah

Kredit perumahan BRI kini jadi salah satu incaran para pencari rumah. Gimana gak, suku bunga KPR BRI terbilang cukup rendah yaitu 9,75 persen, dan rencananya akan kembali turun selaras dengan kebijakan Bank Indonesia yang memangkas suku bunga menjadi 4,75%.

Jika tertarik, simak informasi mulai dari jenis-jenis hingga perhitungan suku bunga KPR BRI berikut ini, yuk! 

Jenis-jenis KPR BRI 

Seseorang melengkapi syarat mengajukan KPR

Lini produk KPR yang ditawarkan Bank BRI secara garis besar terbagi menjadi tiga kategori, yaitu KPR BRI, KPRS BRI, dan KPR BRI Syariah. 

Adapun setiap produk KPR tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini perbedaan masing-masing produknya:

1. KPR BRI 

Pada dasarnya adalah KPR non subsidi, disediakan untuk nasabah yang membutuhkan pinjaman untuk membeli rumah impian. Perbedaannya, KPR non subsidi ini memiliki kebijakan yang diatur oleh pihak Bank BRI. 

2. KPRS BRI  

Kalau KPRS BRI merupakan KPR subsidi yang ditujukan untuk nasabah yang berpenghasilan rendah. Bentuk subsidi yang diberikan dalam KPRS BRI adalah suku bunga atau uang muka yang lebih rendah ketimbang non subsidi. 

3. KPR BRI Syariah

Sesuai dengan namanya, KPR ini memberikan pembiayaan kepemilikan rumah kepada nasabah yang ingin memiliki atau renovasi rumah dengan menggunakan prinsip jual beli (Murabahah) atau sewa menyewa (Ijahrah). 

Artinya, pembayaran dilakukan dengan metode angsuran dengan jumlah angsuran yang sudah ditetapkan, dan disetujui kedua belah pihak di muka. 

Fitur dan simulasi perhitungannya 

Adapun fitur dan simulasi perhitungan iuran pinjaman KPR BRI dapat dibedakan berdasarkan jenisnya seperti berikut ini: 

1. KPR BRI

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BRI dapat digunakan untuk pembelian baru, bekas, refinancing, top up, pembangunan, renovasi, serta take over dari bank lain. 

  • Besar atau plafon pinjaman: Rp100 juta hingga Rp5 miliar. 
  • Masa atau tenor pinjaman: 5 hingga 20 tahun. 
  • Angsuran/suku bunga: tiga tahun fixed dengan suku bunga 9,75% per tahun. 

Sekadar diketahui, angsuran adalah suku bunga tetap selama periode yang ditentukan. Artinya, dalam kasus ini suku bunga angsuran KPR BRI selama tiga tahun awal berada di angka 9,75 persen. 

Berikut ini simulasi dan tabel iuran KPR BRI

  • Harga rumah: Rp1 miliar
  • Uang muka: 15%
  • Suku bunga fixed (3 tahun): 9,75% per tahun. 
  • Suku bunga floating: 11,00%*
Tenor 

Cicilan Per Bulan

5 tahun 10 tahun 15 tahun  20 tahun
Cicilan 3 tahun awal Rp17.955.607 Rp11.115.471 Rp9.004.583 Rp8.062.393
Cicilan selanjutnya Rp18.181.161 Rp11.554.184 Rp9.560.367 Rp8.703.422

*perkiraan

2. KPRS BRI

Berbeda dengan jenis KPR sebelumnya, KPRS BRI mengikuti ketetapan dari pemerintah. 

Selain itu, mulai dari besaran uang muka hingga suku bunga KPR subsidi ini juga lebih ringan dibandingkan non subsidi. 

  • Besar atau plafon pinjaman: Rp10 juta hingga Rp200 juta. 
  • Masa atau tenor pinjaman: hingga 20 tahun. 
  • Angsuran/suku bunga: 5% fixed per tahun 
  • Uang muka: 1%-10%

Di KPRS BRI, harga rumah subsidi gak lebih dari Rp200 juta. Berikut ini daftarnya:

Wilayah Harga jual rumah subsidi 
Jawa (kecuali Jabodetabek) dan Sumatera (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai) Rp150.500.000
Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu) Rp164.500.000
Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas) Rp156.500.000
Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Kepulauan Anambas, Kabupaten Murung Raya, dan Kabupaten Mahakam Ulu Rp168.000.000
Papua dan Papua Barat Rp219.000.000

Berikut ini simulasi KPRS BRI: 

  • Harga rumah: Rp160 juta. 
  • Uang muka: 10% 
  • Angsuran/suku bunga: 5% fixed per tahun 
Tenor 

Cicilan Per Bulan

5 tahun 10 tahun 15 tahun  20 tahun
Cicilan tiap bulan Rp2.717.458 Rp1.527.184 Rp1.138.367 Rp950.336

3. KPR BRI Syariah 

KPR BRI Syariah dapat digunakan untuk melakukan pembelian rumah, ruko, rukan, tanah kavling, pembangunan, renovasi, take over, dan pembiayaan berulang. 

Tentu saja ketentuan jenis KPR syariah ini menggunakan prinsip jual beli yang pembayarannya dilakukan secara angsuran dengan jumlah yang telah disepakati bersama. 

  • Besar atau plafon pinjaman: Rp25 juta hingga Rp3,5 miliar (atau 90% dari harga rumah).
  • Masa atau tenor pinjaman: 1 hingga 15 tahun. 
  • Pembiayaan bank: hingga 90% dari harga rumah. 

Program KPR ini hanya berlaku untuk nasabah rekening tabungan Bank BRI syariah, ya! 

Biaya lainnya yang perlu disiapkan 

Ketika mengajukan KPR BRI, nasabah gak hanya harus menyiapkan dana untuk cicilan dan uang muka saja. Sebab ada beberapa dana yang juga perlu disiapkan, yaitu: 

  • Biaya provisi: sebesar 1% dari total pinjaman yang disetujui. 
  • Biaya administrasi: sebesar 0,1% dari total pinjaman yang disetujui (min Rp250 ribu). 
  • Biaya pelunasan dipercepat: tergantung program KPR BRI yang dipilih. 
  • Denda keterlambatan pembayaran: tergantung program KPR BRI yang dipilih.
  • Biaya asuransi: sesuai rekanan asuransi KPR BRI. 

Syarat dan dokumen yang perlu dipenuhi 

Ini lho alasanya kenapa perlu memiliki asuransi ini?

Berikut persyaratan KPR BRI:

  • Isi formulir aplikasi KPR BRI
  • Warga Negara Indonesia
  • Membuka rekening BRItama
  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Lokasi tempat tinggal/ lokasi bekerja/ usaha/ praktik debitur berada di kota dimana KC / KCP berada
  • Lampirkan dokumen yang diminta buat kelengkapan aplikasi kredit.

Sementara itu, dokumen KPR BRI yang perlu disiapkan antara lain:

  • Fotokopi Kartu Tanpa Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Pas foto terbaru pemohon suami dan istri (bila sudah menikah)
  • Surat keterangan gaji

Khusus buat calon peserta KPR subsidi BRI, perlu lampirkan dokumen berikut:

  • Fotokopi SK terakhir pegawai tetap
  • Surat keterangan gaji per bulan atau slip gaji
  • Surat keterangan atau rekomendasi dari perusahaan (bila perlu)
  • Serahkan surat permohonan

Berapa lama proses pengajuan KPR BRI? 

Jika telah melengkapi syarat dan dokumen di atas, proses pengajuan KPR BRI terbilang cukup cepat, yaitu lima hingga 10 hari kerja hingga mengetahui apakah permohonan pinjaman diterima atau tidak. 

Trik agar aplikasi KPR kamu cepat disetujui

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar pengajuan KPR BRI kamu cepat disetujui. Apa saja? Ikuti trik berikut: 

1. Pastikan persyaratan bank terpenuhi

Jika ada salah satu persyaratan yang gak terpenuhi, tentu pihak Bank BRI akan kesulitan untuk menyetujui permohonan kredit perumahan. 

Yang perlu diingat juga adalah adalah maksimum angsuran per bulan yang emang gak melebihi 30 persen dari gaji kamu. Dengan begitu, risiko gagal bayar selama masa pinjaman akan terhindari. 

2. Pastikan seluruh dokumen yang diminta terpenuhi 

Sebaiknya jangan lupakan satu dokumen pun saat mengajukan KPR BRI. Sebab, selain permohonan kredit akan dipersulit, kamu juga akan kerepotan mengirimkan dokumen yang tertinggal pada pihak bank. 

3. Pahami segala aturan dan fitur KPR BRI

Terakhir dan yang paling penting adalah, memahami seluruh aturan dan fitur KPR BRI. Misalnya, suku bunga KPR yang ditetapkan BRI berlaku untuk tiga tahun pertama saja atau seterusnya. 

Kemudian, bandingkan juga dengan lembaga keuangan lainnya, sehingga kita bisa mendapatkan kredit dengan suku bunga paling rendah dan fitur yang paling menguntungkan juga. 

Ternyata ada begitu banyak pilihan yang disediakan oleh KPR BRI. Selain memilih produk KPR yang sesuai kebutuhan, yang paling penting adalah memastikan kondisi keuangan sehat sebelum ajukan kredit perumahan. 

Ini bisa kamu lakukan dengan mudah dengan konsultasi online gratis di Lifepal financial checker! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →