KPR Mandiri – Jenis, Suku Bunga, dan Simulasi Perhitungan

KPR Mandiri

KPR Mandiri adalah solusi untuk kamu yang ingin membeli properti dengan cicilan. Melalui produk pembiayaan dari Bank Mandiri ini, kamu bisa mendapatkan rumah, apartemen, atau ruko idaman tanpa membebani kondisi finansialmu.

Jangka waktu kredit pemilikan rumah yang diberikan untuk pembiayaan rumah pun cukup fleksibel, yaitu hingga 15 tahun. Khusus kredit apartemen dan rumah kantor (rukan) atau rumah toko (ruko), Kredit Pemilikan Rumah Mandiri memberikan jangka waktu maksimal 10 tahun.

Nasabah juga bisa mendapatkan pembiayaan maksimal 70 persen dari nilai properti. Sisanya 20 persen adalah uang muka. 

Untuk pelunasan lebih awal sekitar satu hingga dua tahun, terdapat penalti cuma satu persen jika masih termasuk di periode suku bunga tetap yang dipilih. Selepas itu, maka tidak ada tambahan biaya lain.

Tawaran yang cukup menggiurkan, bukan? Yuk kita cari tahu lebih banyak tentang Kredit Pemilikan Rumah Bank Mandiri dari ulasan lengkap Lifepal berikut ini!

Jenis-jenis KPR Mandiri

Terdapat lima jenis layanan KPR dari Bank Mandiri yang dibedakan dengan fungsinya masing-masing, antara lain:

1. Mandiri KPR Flexible – Reguler

Keunggulan kredit pemilikan rumah Mandiri ini adalah fitur pinjaman Bank Mandiri yang dapat digunakan untuk keperluan membeli rumah, apartemen, ruko, atau rukan dengan menentukan sendiri jangka waktu kredit dan jumlah kreditnya.

2. Mandiri KPR Angsuran Berjenjang – Reguler

Kalau Mandiri KPR Angsuran Berjenjang memberikan keringanan berupa penundaan pembayaran sebagian angsuran pokok di tiga tahun pertama masa mencicil.

Artinya, biaya cicilan di tiga tahun pertama akan lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sisa masa tenor selanjutnya.

3. Mandiri KPR Take Over – Reguler

Mandiri KPR Take Over ditujukan untuk nasabah yang ingin mengalihkan kredit perumahan dari bank lain.

Misalnya, sebelumnya kamu mengambil KPR BRI dan ingin mengalihkan Kredit Pemilikan Rumah tersebut di tengah masa tenor, maka kamu bisa mengambil program Mandiri KPR take Over.

4. Mandiri KPR Top Up – Reguler

Sesuai dengan namanya, Mandiri KPR Top Up memberikan layanan penambahan limit kredit untuk kredit pemilikan rumah Mandiri yang telah berjalan minimal satu tahun.

Adanya penambahan limit kredit ini memungkinkan nasabah untuk memenuhi berbagai kebutuhan lain.

5. Mandiri KPR Milenial

Produk kredit rumah yang satu ini tentu saja dirancang khusus untuk memenuhi impian generasi milenial dalam membeli rumah atau apartemen.

Menariknya, produk KPR Milenial Mandiri ini memiliki benefit limit kredit yang lebih besar ketimbang Kredit Pemilikan Rumah reguler yang telah disebutkan sebelumnya.

Bunga KPR Mandiri dan simulasi perhitungannya

Secara garis besar, fitur yang ditawarkan terbagi menjadi dua kategori, yaitu Mandiri KPR Reguler dan Mandiri KPR Milenial.

1. Mandiri KPR Reguler

Mandiri KPR Reguler mencakup KPR Flexible, KPR Angsuran Berjenjang, KPR Take Over, dan KPR Top Up.

  • Besar atau plafon pinjaman: Rp45 juta hingga Rp5 miliar atau maksimal 70% dari harga properti.
  • Masa atau tenor pinjaman: hingga 15 tahun.
  • Angsuran/suku bunga KPR Mandiri: 1 tahun fixed dengan suku bunga 8,00% per tahun.
  • Nasabah KPR Reguler mendapatkan asuransi jiwa dan asuransi kebakaran.

Untuk yang belum tahu, angsuran atau suku bunga Kredit Pemilikan Rumah Mandiri ini adalah besaran bunga tetap selama periode yang ditentukan. Dalam kasus ini, suku bunga angsuran adalah 8,00 persen untuk tahun pertama.

Berikut ini simulasi dan tabel angsuran Kredit Pemilikan Rumah Bank Mandiri Reguler.

  • Harga rumah: Rp600 juta.
  • Uang muka: 20%.
  • Suku bunga fixed (1 tahun): 8,00%.
  • Suku bunga floating: 11%.

Tenor

Cicilan Per Bulan

5 tahun

10 tahun 15 tahun

20 tahun

Cicilan 1 tahun awal

Rp12.165.837 Rp7.279.656 Rp5.733.913 Rp5.018.640
Cicilan selanjutnya Rp13.045,454 Rp8.265.001 Rp6.819.582

Rp6.193.130

2. Mandiri KPR Milenial

Mandiri KPR Milenial menawarkan suku bunga yang kompetitif, dan jumlah angsuran yang ringan. Adapun fiturnya sebagai berikut.

  • Besar atau plafon pinjaman: Rp200 juta hingga Rp3 miliar atau maksimal 70% dari harga properti.
  • Masa atau tenor pinjaman: 10, 15, 20, dan 25 tahun.
  • Uang muka: mulai dari 0%.

Sementara suku bunganya disesuaikan dengan tenor.

Minimal tenor

Suku bunga fixed Suku bunga floating
15 tahun 7,99% tetap selama 5 tahun

12,50% per tahun

15 tahun

8,99% tetap selama 5 tahun 12,50% per tahun
10 tahun 9,15% tetap selama 5 tahun

12,50% per tahun

Berikut ini simulasi dan tabel angsuran Kredit Pemilikan Rumah Bank Mandiri Milenial.

  • Harga rumah: Rp600 juta.
  • Uang muka: 0%.
  • Suku bunga fixed (5 tahun): 9,15% untuk min tenor 10 tahun.
  • Suku bunga fixed (5 tahun): 8,99% untuk min tenor 15 tahun.
  • Suku bunga floating: 12,50%.

Tenor 

Cicilan Per Bulan
10 tahun 15 tahun 20 tahun 

25 tahun

Cicilan 5 tahun awal

Rp7.649.340 Rp6.082.031 Rp5.394.498 Rp5.031.070
Cicilan selanjutnya Rp8.261.364 Rp7.030.901 Rp6.559.162

Rp6.357.592

Karena perhitungan Kredit Pemilikan Rumah menggunakan rumus bunga efektif, gunakan kalkulator bunga efektif dari Lifepal di bawah ini untuk melakukan simulasi.

Biaya lainnya dalam KPR Mandiri

Selain mengumpulkan dana iuran setiap bulannya, terdapat biaya lain yang juga perlu disiapkan, yaitu:

  • Biaya provisi: sebesar 1% dari total pinjaman yang disetujui.
  • Biaya administrasi: ditentukan.
  • Biaya pelunasan dipercepat: 2% dari sisa pokok pinjaman.
  • Denda keterlambatan pembayaran: 2% dari cicilan per bulannya.
  • Biaya asuransi: sesuai rekanan asuransi jiwa KPR Mandiri.

Syarat dan dokumen pengajuan Kredit Pemilikan Rumah Mandiri

Sebagai syarat mendasar, calon nasabah harus warga negara Indonesia dan bertempat tinggal di Indonesia. Selain itu, ada syarat-syarat yang calon peminjam perlu penuhi, yaitu:

  • Batas usia minimal 21 tahun saat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah dan maksimal 55 tahun bagi pegawai serta 60 tahun bagi wiraswasta/profesional pada masa akhir kredit yang telah ditentukan.
  • Memiliki pendapatan stabil dari pekerjaan/usaha tetap dengan ketentuan telah berjalan minimal satu tahun bagi pegawai dan dua tahun bagi wiraswasta/profesional.

Berikut adalah berkas-berkas yang calon peminjam perlu serahkan kepada Bank Mandiri untuk pengajuan program Kredit Pemilikan Rumah.

No.

Berkas-berkas Pegawai Wiraswasta Profesional
1 Dokumen formulir KPR Mandiri

2

(fotokopi) KTP pemohon

milik suami/istri

3 (fotokopi) Kartu keluarga terbaru

4

(fotokopi) Surat nikah atau surat cerai

jika memilikinya

5 (asli) Slip gaji terbaru/surat keterangan penghasilan

dan surat keterangan jabatan

6

(fotokopi) NPWP pribadi
7 (fotokopi) Rekening koran/tabungan 

pada tiga bulan terakhir

8

(fotokopi) Izin praktik profesi
9 (fotokopi) Akta Pendirian Perusahaan

beserta surat izin terkait

10

(fotokopi) neraca laba&rugi
11 (fotokopi) berkas kepemilikan agunan

SHM/SHGB, IMB, PBB

Berapa lama proses pengajuan Kredit Pemilikan Rumah Mandiri?

Apabila telah melengkapi syarat dan dokumen yang ditetapkan pihak bank, maka proses pengajuan akan selesai hanya dalam waktu 7 hingga 14 hari kerja.

Nantinya, pihak Bank Mandiri akan menginformasikan apakah pengajuan kredit perumahaan kamu diterima atau tidak.

Jika pengajuanmu sudah disetujui, maka selanjutnya kamu bisa menentukan bagaimana cara melakukan pembayaran angsuran yang diinginkan. Tentu di sini kamu diwajibkan memiliki rekening tabungan Mandiri pribadi.

Nah metodenya dengan memanfaatkan fasilitas autodebet melalui layanan Auto Grab Fund (AGF) jika rekening tabunganmu itu digunakan sebagai rekening gaji bulanan. 

Tapi jika tidak digunakan sebagai rekening gaji bulanan, maka kamu perlu melakukan transfer dana ke rekening Mandiri-mu tersebut agar selanjutnya bisa dilakukan autodebet untuk membayar angsuran.

Itu tadi informasi seputar Kredit Pemilikan Rumah Mandiri. Buat kamu mau tahu lebih banyak tentang Kredit Pemilikan Rumah ataupun asuransi? Lihat pertanyaan populer seputar topik tersebut di Tanya Lifepal.

Tanya jawab seputar Kredit Pemilikan Rumah Mandiri