Kredit Mobil Syariah: Cara, Syarat, dan Rekomendasi

kredit mobil syariah

Bank syariah saat ini juga menyediakan kredit mobil syariah, maksudnya pembiayaan kendaraan bermotor atau kredit mobil menggunakan sistem murabahah.

Murabahah adalah akad jual beli antara bank syariah dan nasabah. Dalam akad murabahah juga dijelaskan mengenai jenis dan jumlah barang yang ditransaksikan.

Lalu, ada rincian mengenai margin keuntungan yang diambil bank sebagai ganti bunga ketika mengambil kredit mobil syariah. 

Misalnya, bank membeli mobil yang kamu pengin seharga Rp300 juta. Kemudian, mobil itu diserahkan kepadamu senilai Rp310 juta. Itu berarti, bank mengambil margin keuntungan sebesar Rp10 juta.

Sama seperti kredit mobil pada umumnya, kredit mobil syariah juga menerapkan tenor pembayaran cicilan. Maksimal tenor yang dikenakan hingga 5 tahun.

Nah, sebelum mengajukan kredit mobil di bank syariah atau lembaga keuangan syariah lainnya, ada baiknya kamu memahami dulu pentingnya melindungi kendaraanmu.

Mobil tentunya harus memiliki asuransi mobil syariah agar terhindar dari biaya besar jika lecet dan memberi perlindungan untuk mobil serta keuangan kamu. Apalagi, asuransi-asuransi tersebut dikelola dengan prinsip syariah sehingga bebas riba.

Lantas, bagimana mekanisme kredit mobil syariah sendiri? Yuk simak ulasan berikut ini!

Sebelum mengajukan kredit mobil syariah, ketahuilah dasar hukum kredit syariah

Agar kita lebih paham mengenai pengertian kredit mobil syariah, alangkah baiknya ita ketahui lebih dahulu dasar hukum kredit syariah yang dikeluarkan beberapa bank syariah. Simak penjelasannya berikut ini.

Salah satu dasar hukum kredit syariah diambil dari Fatwa DSN-MUI No. 04 Tahun 2000 mengenai Murabahah. Dalam fatwa tersebut dijelaskan mengenai ketentuan Murabahah kepada Nasabah.

  1. Nasabah mengajukan permohonan dan janji pembelian suatu barang atau aset kepada bank.
  2. Jika bank menerima permohonan tersebut, ia harus membeli terlebih dahulu aset yang dipesannya secara sah dengan pedagang.
  3. Bank kemudian menawarkan aset tersebut kepada nasabah dan nasabah harus menerima (membeli)-nya sesuai dengan janji yang telah disepakatinya, karena secara hukum janji tersebut mengikat; kemudian kedua belah pihak harus membuat kontrak jual beli.
  4. Dalam jual beli ini bank diperbolehkan meminta nasabah untuk membayar uang muka saat menandatangani kesepakatan awal pemesanan.
  5. Jika nasabah kemudian menolak membeli barang tersebut, biaya riil bank harus dibayar dari uang muka tersebut.
  6. Jika nilai uang muka kurang dari kerugian yang harus ditanggung oleh bank, bank dapat meminta kembali sisa kerugiannya kepada nasabah.
  7. Jika uang muka memakai kontrak ‘urbun sebagai alternatif dari uang muka, maka:
  • jika nasabah memutuskan untuk membeli barang tersebut, ia tinggal membayar sisa harga.
  • jika nasabah batal membeli, uang muka menjadi milik bank maksimal sebesar kerugian yang ditanggung oleh bank akibat pembatalan tersebut; dan jika uang muka tidak mencukupi, nasabah wajib melunasi kekurangannya.

Selain Fatwa DSN-MUI No. 4 Tahun 2000, dasar hukum lainnya terdapat di Fatwa DSN-MUI No. 13 Tahun 2000 yang menjelaskan mengenai uang muka murabahah, serta Fatwa DSN-MUI No. 111 Tahun 2017 dijelaskan mengenai akad jual beli murabahah. 

Cara kredit mobil di bank syariah

Berdasarkan pemahaman di atas, maka kredit mobil dengan sistem syariah sama saja dengan membeli mobil secara kredit menggunakan akad murabahah. Lantas, bagaimana cara kredit mobil di bank syariah?

1. Carilah referensi penyedia layanan kredit mobil syariah

Seperti beli barang maupun jasa pada umumnya, pasti kita menginginkan yang terbaik. Jadi, carilah referensi yang banyak, baik dari website maupun media sosial, untuk mendapatkan informasi soal bank-bank syariah, bank prekreditan rakyat syariah atau lembaga keuangan syariah yang menyediakan layanan kredit mobil syariah

2. Pilihlah yang menawarkan bunga kompetitif

Bunga kompetitif di sini bukan melulu yang bisa memberikan bunga kredit terkecil ya. Jika bunga yang diberikan terlampau kecil dan berbeda jauh dari bunga yang ditawarkan bank atau lembaga keuangan kebanyakan, kamu patut waspada. Maka, kamu harus pelajari dahulu perusahaan kredit mobil syariah tersebut.

3. Pilih bank atau lembaga keuangan penyedia kredit mobil syariah tepercaya

Bank syariah atau lembaga keuangan syariah yang sudah berpengalaman memberikan kredit syariah tentunya layak jadi pilihan. Cari tahu ulasan atau review dari nasabah mengenai bank syariah atau lembaga keuangan syariah tersebut. Review bisa didapat dari banyak tempat, seperti media pemberitaan maupun media sosial.

Kredit Mobil Syariah: Cara, Syarat, dan Rekomendasi
Kredit Mobil Syariah: Cara, Syarat, dan Rekomendasi

4. Pelajari sistem kredit di bank syariah atau lembaga keuangan yang jadi pilihanmu

Jika sudah menjatuhkan pilihan, pelajari sistem pengajuan kredit, besaran bunga, penghitungan cicilan kredit, hingga biaya-biaya lain yang harus dibayarkan. Sebab, meski sama-sama menggunakan prinsip syariah, setiap bank dan lembaga keuangan tentu memiliki rincian atau detail yang berbeda-beda.

Syarat kredit mobil di bank syariah

Sebelum beranjak ke pilihan kredit syariah, ada beberapa syarat yang perlu kamu ketahui untuk mengajukan kredit syariah, yaitu:

  • Fotokopi KTP 
  • Memiliki sumber penghasilan tetap (dibuktikan dengan slip gaji atau rekening koran 3 bulan terakhir)
  • Mempunyai SIM A
  • Bila kamu pengusaha, bisa melampirkan laporan mengenai keterangan usaha yang dijalankan.
  • Membayar DP atau uang muka untuk pembelian mobil bekas maupun baru
  • Membayar biaya asuransi sesuai dengan jumlah tahun perlindungan. Kamu juga bisa membeli asuransi syariah untuk mobil tersebut
  • Membayar biaya administrasi bank
  • Membayar biaya fiducia notaris
  • Membayar biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Besaran biaya BBNKB dihitung dengan mengalikan persentase bea yang sudah ditetapkan masing-masing provinsi dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB).
  • Khusus untuk mobil bekas, ada kewajiban membayar biaya cek fisik. Besarnya tergantung dari masing-masing bank syariah atau lembaga keuangan syariah lainnya

Itulah syarat-syarat umum yang harus kamu ajukan jika ingin memanfaatkan akad kredit mobil tanpa riba ini. 

Daftar pilihan kredit mobil syariah di bank umum dan bank perkreditan rakyat (BPR)

Tertarik beli mobil baru dengan kredit mobil syariah atau kredit mobil bekas syariah? Berikut ini beberapa pilihan kredit mobil tanpa riba, baik baru maupun bekas, yang bisa kamu ambil.

1. Kredit mobil Bank Syariah Mandiri (BSM) pembiayaan kendaraan bermotor

Bank Mandiri Syariah (BSM) mengklaim siap memberikan angsuran kredit mobil yang ringan dan didukung lebih dari 3.000 dealer.

BSM Pembiayaan Kendaraan Bermotor ditujukan buat pembelian mobil baru. Waktu pelunasan kredit mobil syariah ini maksimal 60 bulan atau 5 tahun.

Syarat-syarat buat mengajukan kredit mobil di Mandiri Syariah, yaitu:

  • Pemohon punya penghasilan tetap tiap bulannya.
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun.
  • Selain mengajukan sendiri, juga bisa diajukan secara kolektif.

Dokumen-dokumen yang harus diserahkan saat mengajukan kredit mobil Bank Syariah Mandiri:

  • Fotokopi identitas diri berupa KTP atau SIM.
  • Fotokopi kartu keluarga.
  • Surat keterangan dari tempat kerja yang ditandatangani pejabat berwenang.
  • Slip gaji.
  • Keterangan kendaraan yang dibeli meliputi jenis kendaraan, tahun pembuatan, dan harga kendaraan.
  • Fotokopi surat nikah khusus yang udah menikah.
  • Surat persetujuan dari istri atau suami.

Bank Syariah Mandiri kini sudah berubah nama menjadi Bank Syariah Indonesia setelah merger dengan Bank BRI Syariah dan Bank BNI Syariah. Jika membutuhkan informasi lebih banyak mengenai kredit mobil Bank Syariah Mandiri, langsung kunjungi website bankbsi.co.id.

2. BPRS Al Salaam kredit mobil syariah

Kalau kredit mobil syariah di BPRS Al Salaam, kamu bakal dapat penawaran angsuran yang gak fluktuatif dan aneka promo.

Sama seperti kredit kendaraan syariah Bank Mandiri, BPRS Al Salaam Kredit Mobil juga memberikan tenor maksimal hingga 60 bulan atau lima tahun. Selain pembiayaan buat mobil baru, BPRS Al Salaam juga melayani pembiayaan buat mobil bekas.

Syarat-syarat buat mengajukan BPRS Al Salaam Kredit Mobil, yaitu:

  • Berstatus sebagai WNI dan memiliki sumber penghasilan.
  • Badan usaha boleh mengajukan kredit ini.

Dokumen-dokumen yang wajib kamu serahkan buat dapat kredit mobil ini:

  • Melengkapi surat permohonan pengajuan kredit.
  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KTP suami/istri (personal).
  • Fotokopi kartu keluarga (personal).
  • Fotokopi akta nikah atau cerai (personal).
  • Fotokopi slip gaji 3 bulan terakhir atau surat keterangan penghasilan (personal).
  • Rekening bank 3 bulan terakhir.
  • Fotokopi laporan keterangan usaha (badan usaha)
  • Bukti kepemilikan rumah semisal sertifikat tanah/sertifikat tanah/girik/AJB/SPPT PBB.
  • Fotokopi STNK, BPKB dan KTP pemilik mobil lama.
  • Fotokopi SIM A.

3. Kredit mobil BNI Syariah (BNI Oto iB Hasanah)

BNI Syariah menyediakan layanan kredit mobil syariah dengan sejumlah keunggulan. Mulai dari pembiayaan dari Rp5 juta hingga Rp1 miliar, uang muka yang ringan, hingga harga jual yang gak berubah sampai lunas.

Kredit Mobil Syariah: Cara, Syarat, dan Rekomendasi
Kredit Mobil Syariah: Cara, Syarat, dan Rekomendasi

Kredit mobil di BNI syariah juga memberi tenor hingga 60 bulan atau lima tahun. Apa saja syarat-syarat buat mengajukan BNI Oto iB Hasanah?

  • Berstatus sebagai WNI.
  • Punya penghasilan tetap dengan masa kerja minimal 2 tahun.
  • Melengkapi formulir yang wajib diserahkan.

Kalau berminat dengan BNI Oto iB Hasanah, kamu bisa langsung registrasikan diri di website Bank Syariah Indonesia di bankbsi.co.id. Sebab, kini bank BNI Syariah telah dilebur menjadi satu dengan Bank BRI Syariah dan Bank Mandiri Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia.

Hubungi kontak layanan yang ada di website tersebut dan petugas bank bakal menghubungimu buat menyampaikan informasi kredit ini secara detail.

4. Kredit mobil di BCA Syariah KKB iB

Dengan mengajukan kredit mobil syariah dari BCA Syariah, kamu bakal mendapat keuntungan pembiayaan angsuran yang gak akan berubah selama waktu pembiayaan. Sama seperti yang lain, BCA Syariah KKB iB juga memberi tenor cicilan hingga 60 bulan atau lima tahun.

Apa saja syarat-syarat buat mengajukan kredit mobil syariah dari BCA Syariah ini?

  • Berstatus WNI.
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun.
  • Sudah bekerja selama dua tahun.

Ini dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan buat mengurus kredit mobil di BCA Syariah.

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KTP suami/istri.
  • Fotokopi kartu keluarga.
  • Fotokopi akta nikah/cerai.
  • Fotokopi NPWP atau SPT.
  • Fotokopi SIUP (wiraswasta).
  • Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP) (wiraswasta).
  • Fotokopi izin praktik (profesi).
  • Fotokopi akta pendirian (wiraswasta).
  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan (karyawan).
  • Fotokopi rekening 3 bulan terakhir.
  • Surat keterangan kerja asli (karyawan).

5. Kredit syariah di Mobilima

Mobilima sebagai perusahaan fintech berbasis Syariah melakukan penjualan mobil dengan sistem kredit syariah.

Proses jual beli ini dilakukan dengan membeli unit mobil terlebih dahulu ke dealer secara tunai dan kemudian akan dijual kembali ke kreditur dengan metode pembayaran cicilan.

Karena bergerak di bidang perkreditan syariah, Mobilima secara gamblang menggunakan akad Murabahah yang artinya tidak ada istilah riba dan/atau penyitaan mobil jika terjadi kredit macet.

Syarat yang harus dilampirkan jika tertarik mengambil kredit mobil syariah di Mobilima adalah sebagai berikut.

  1. Dokumen bagi karyawan
  • Fotokopi KTP pemohon
  • Fotokopi KTP pasangan serta fotokopi buku nikah bagi yang sudah menikah.
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi slip gaji selama 3 bulan terakhir disertai surat keterangan penghasilan yang asli dan ditandatangani oleh pejabat terkait di perusahaan tempat bekerja.
  • Bukti rekening koran selama 3 bulan terakhir
  • Fotokopi bukti pemilikan rumah, misalnya melampirkan sertifikat tanah, girik, AJB hingga SPPT PBB.
  1. Dokumen bagi pelaku usaha
  • Fotokopi KTP pemohon
  • Fotokopi KTP pasangan serta fotokopi buku nikah bagi yang sudah menikah.
  • Fotokopi KK
  • Bukti rekening koran selama 3 bulan terakhir
  • Fotokopi bukti pemilikan rumah, misalnya melampirkan sertifikat tanah, girik, AJB hingga SPPT PBB.
  • Fotokopi laporan keuangan dari usaha yang dijalankan.
  1. Dokumen bagi badan usaha
  • Fotokopi KTP pemohon
  • Bukti rekening koran perusahaan dalam 3 bulan terakhir
  • Fotokopi laporan keuangan perusahaan

Jika semua persyaratan yang dibutuhkan sudah terpenuhi. Maka hal selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah masuk ke website Mobilima dan mulai menjelajah jenis mobil impianmu. Layanan Mobilima baru tersedia di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung dan sekitarnya.

6. KKB BRI syariah iB

Kamu bisa memanfaatkan KKB BRI Syariah iB untuk membeli mobil baru maupun bekas. Seperti lembaga keuangan syariah lainnya, KKB BRI juga menggunakan prinsip jual beli atau Murabahah.

Dengan begitu kamu bisa meminjam mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 1 miliar. Dengan ketentuan uang muka yang harus dibayar sebesar 30% dari jumlah pinjaman dan jangka waktu pelunasan dibatasi mulai dari 1 tahun sampai maksimal 5 tahun.

Syarat yang harus kamu penuhi saat mengajukan KKB ini adalah:

Kredit Mobil Syariah: Cara, Syarat, dan Rekomendasi
Kredit Mobil Syariah: Cara, Syarat, dan Rekomendasi
  • Minimal berumur 21 tahun dan maksimal 65 tahun saat pelunasan
  • Memiliki pekerjaan tetap (karyawan dan profesional min 2 tahun)
  • Kredit bersih dari masalah
  • Syarat untuk peserta asuransi jiwa terpenuhi
  • Memiliki rekening tabungan di bank BRI Syariah

Dokumen yang harus dilengkapi:

  1. Karyawan
  • KTP   
  • KK
  • Surat Nikah
  • Slip gaji terakhir
  • Rekening Koran 3 bulan terakhir
  • NPWP jika pinjaman diatas 50 juta
  1. Profesional
  • KTP
  • KK
  • Surat Nikah
  • Rekening Koran
  • Surat Ijin Praktek yang berlaku
  • NPWP jika pinjaman diatas 50 juta

Itu tadi pilihan kredit mobil syariah yang bisa kamu ajukan. Merasa informasi di atas belum lengkap? Kamu bisa cari tahu langsung dengan menghubungi nomor call center bank-bank di atas.

Perbedaan kredit mobil syariah dan konvensional

Nah setelah tahu semua penjelasan di atas, kamu sudah tahu belum, apa aja sih bedanya kredit mobil di bank syariah dengan di bank konvensional? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Kredit mobil konvensional

Pada dasarnya, perbedaan kredit mobil syariah dan konvensional terletak pada metode pelunasan cicilannya. Kredit mobil konvensional mengenakan suku bunga yang mengacu dari Bank Indonesia.

Terdapat dua jenis sistem bunga pada kredit konvensional yaitu floating dan flat.

Floating berarti bunga yang dibayarkan tidak menentu dengan mengikuti harga pasar. Besar cicilan kredit konvensional bisa naik turun tergantung dengan suku bunga pasar jika menggunakan sistem ini.

Flat berarti bunga yang dibayarkan tetap dari awal hingga akhir angsuran. Walau cicilan yang dibayar berjumlah sama dari awal hingga akhir, namun bunga yang ditetapkan di awal relatif lebih tinggi dibanding suku bunga mengambang (floating).

Terakhir pada sistem kredit mobil konvensional ada sejumlah biaya tambahan. Biaya ini meliputi biaya denda keterlambatan, penalty bagi nasabah yang melunasi kredit sebelum jatuh tempo.

Kredit mobil syariah

Sementara itu kredit syariah menggunakan akad jual beli murabahah yang mengacu kepada perbankan dan lembaga keuangan berbasis syariah.

Kredit syariah juga menggunakan sistem bagi hasil, jadi tidak tergantung pada suku bunga pasar. Dengan begitu, margin keuntungan yang diperoleh perbankan atau lembaga keuangan syariah sudah ditetapkan di awal.

Karena kredit syariah tidak menggunakan sistem suku bunga maka jumlah cicilan yang dibayarkan dari awal hingga akhir angsuran selalu sama. Dengan demikian, transaksi kredit mobil kamu nanti menjadi tanpa riba.

Sistem kredit mobil syariah tidak mengenakan biaya tambahan. Namun jika pun ada biaya keterlambatan, biaya tersebut tidak menjadi keuntungan bagi bank atau kreditur, tetapi disumbangkan ke lembaga sosial.

Jadi nasabah kredit syariah yang terlambat membayar iuran bisa sekaligus berinfaq dengan membayar biaya keterlambatannya.

Tabel perbedaan kredit mobil syariah dan konvensional

Berikut adalah ringkasan perbedaan kredit mobil di bank syariah dan konvensional jika dilihat melalui tabel.

No Jenis Murabahah Konvensional
1 Sumber pendanaan Bank Syariah/Sukuk Bank Konvensional/Obligasi
2 Dasar Transaksi Jual Beli Barang/Manfaat Pinjam meminjam uang
3 Hubungan perusahaan pembiayaan dan konsumen Penjual dan Pembeli Lender (kreditur) dan Borrower (debitur)
4 Jenis Usaha Konsumen dan Tujuan Penggunaan Kendaraan Jenis usaha konsumen dan tujuan penggunaan kendaraan yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan peraturan perundangan yang berlaku Jenis usaha konsumen dan tujuan penggunaan kendaraan diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan peraturan perundangan RI
5 Keuntungan Dalam bentuk margin yang sudah termasuk di dalam harga jual Dalam bentuk bunga yang harus dibayarkan bersama dengan pengembalian pokok
6 Asuransi Maskapai Asuransi Syariah Maskapai Asuransi Konvensional

Asuransi mobil memang penting dalam mengajukan kredit mobil. Untuk mengetahui jenis asuransi mana yang kamu perlukan, yuk ikut kuis berikut!

Keuntungan kredit mobil syariah

Kredit mobil syariah termasuk kategori transaksi yang dijamin halal dan tanpa riba. Hal ini sudah dilindungi dalam Fatwa MUI.

Namun masih ada lagi keuntungan yang didapat bagi kamu yang memilih sistem kredit mobil syariah dibandingkan dengan kredit konvensional, yaitu:

1. Cicilan aman

Aman yang dimaksud adalah cicilan yang kamu bayarkan tiap bulannya akan bersifat tetap selama masa tenor.

Hal ini dikarenakan margin yang digunakan dalam memperoleh keuntungan bersifat tetap/fix jadi keuntungan perusahaan telah ditetapkan di awal.

Jika pada cicilan pertama kamu membayar sebesar Rp 1.5 juta maka pada cicilan selanjutnya hingga cicilan akhir kamu hanya perlu membayar sesuai dengan cicilan pertama.

2. Sumber dana halal

Dana yang digunakan untuk membeli unit mobil bisa dipastikan dari dana yang halal. Sebab nasabah yang menggunakan kredit syariah ini tentu mendapatkan penghasilan dari hal-hal yang memang dihalalkan dalam syariat.

3. Alokasi denda ke hal positif

Berbeda dengan kredit mobil konvensional yang mengalokasikan denda sebagai bunga untuk keuntungan perusahaan. Dalam kredit mobil syariah denda yang kamu bayarkan tidak digunakan sebagai operasional atau keuangan perusahaan.

Dana ini akan dialokasikan dengan cara disalurkan ke pihak yang membutuhkan.

Dengan begitu secara langsung kamu bisa berinfak dengan uang denda yang kamu bayarkan. Jadi bisa dibilang manfaatnya selain dapat mobil bisa dapat pahala juga.

Hitung angsuran kredit mobil syariah

Setelah memahami cara mengajukan kredit mobil secara syariah yang dijamin tanpa riba oleh MUI, sekarang saatnya kamu hitung berapa cicilan bulanannya.

Kamu bisa hitung dengan kalkulator bunga flat Lifepal berikut.

Kalau kamu masih punya pertanyaan terkait syarat dan cara mengambil leasing mobil syariah hingga mengelola keuanganmu, jangan ragu untuk berkonsultasi di Tanya Lifepal.

Sudahkah kamu layak membeli mobil secara kredit?

Membeli mobil dengan fasilitas kredit syariah memang banyak memberikan untung, baik secara finansial maupun secara syariah. Dari sisi finansial, kredit mobil secara syariah membuat cicilan lebih ringan lantaran fix alias tetap dari awal mencicil hingga mobil lunas.

Yang kedua, berbeda dengan kredit mobil konvensional, sistem kredit syariah bebas dari riba. Jadi, keuntungan untuk perusahaan, dalam hal ini bank syariah dan lembaga keuangan syariah, sudah ditetapkan dari awal.

Namun, ada satu hal lagi yang perlu kamu perhatikan. Yang satu ini terkait dengan layak-tidaknya kamu untuk membeli mobil secara kredit.

Banyak perencana keuangan profesional yang menekankan pentingnya melihat kondisi keuangan pribadi terlebih dahulu sebelum kita memutuskan untuk berkomitmen melakukan kredit pembelian mobil. Jangan sampai, kewajiban membayar cicilan mobil setiap bulan justru malah membuat keuangan kocar-kacir karena banyak kebutuhan primer yang lebih prioritas tidak dapat terpenuhi.

Oleh karena itu, disarankan kamu memenuhi beberapa kriteria berikut ini sebelum memutuskan untuk mengkredit mobil.

1. Simpanan dana darurat sudah cukup

Lho, apa hubungannya dengan dana darurat? Jelas kecukupan dana di pos dana darurat ini penting. Bayangkan saja jika tiba-tiba penghasilan turun gara-gara pemotongan gaji atau malah hilang sama sekali gara-hara PHK. Padahal, kamu sedang ada kewajiban mencicil mobil.

Ketersediaan dana darurat ini tentu akan membantu menalangi kebutuhan hidupmu, sekaligus menutupi kewajiban pembayaran cicilan mobil untuk sementara. Setidaknya sampai kamu mendapat penghasilan lain. Untuk mengtahui berapa jumlah dana darurat ideal yang harus dimiliki, manfaatkan fitur canggih Kalkulator Dana Darurat Lifepal.

2. Siapkan DP atau uang muka dalam jumlah besar

Semakin besar DP, semakin kecil pula cicilan bulanan mobilmu. Jadi, jangan terlalu terburu-buru mengambil kredit mobil sebelum mengumpulkan DP dalam jumlah besar, apalagi jika DP yang terkumpul baru 10% dari harga mobil.

Selain itu, jangan habiskan seluruh tabungan maupun aset investasi untuk dijadikan DP kredit mobil. Idealnya, kamu harus tetap memiliki tabungan dan aset investasi dalam rasio yang ideal. Untuk mengetahui berapa rasio ideal tabungan dan investasi, gunakan fitur Cek Keuangan Lifepal.

3. Besar cicilan kredit mobil syariah tidak boleh melebihi 35% pemasukan bulanan

Poin ini juga amat penting. Jangan sampai besar cicilan bulanan dari keseluruhan utangmu tidak melebihi 35% ya. Artinya, jika kamu sudah punya cicilan kredit lain, misal cicilan kredit pemilikan rumah (KPR), cicilan kartu kredit, dan lain-lain, jangan sampai penambahan cicilan kredit mobil ini menjadikan total cicilan utangmu melebihi 35% pemasukan bulananmu.

Jika kamu hitung dan ternyata melebihi persentase tersebut, sebaiknya urungkan dulu untuk kredit mobil. Selesaikan dulu utang-utang yang sudah ada, barulah memutuskan untuk kredit kendaraan.

4. Sudah siap melindungi mobilmu dengan asuransi?

Jangan sepelekan asuransi mobil. Sebab, asuransi akan memberikan proteksi untuk kondisi keuanganmu jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi tanpa diduga terhadap mobilmu.

Tentu kamu tidak ingin tiba-tiba harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah jika tanpa sengaja mobil yang belum lunas cicilannya tergores catnya atau penyok bodinya karena insiden di jalan raya. Kamu juga pastinya tidak ingin mobil yang masih dalam masa kredit tiba-tiba hilang dicuri.

Dengan adanya perlindungan dari asuransi, kamu tetap bisa bernapas lega jika hal-hal buruk di atas terjadi. Sebab, segala beban biaya yang mungkin muncul akan di-cover oleh pihak asuransi.

Jika kamu sudah siap melindungi mobilmu dengan asuransi, kamu bisa memilih beberapa pilihan produk asuransi syariah yang tentunya juga tanpa riba dan tersertifikasi MUI berikut ini.

FAQ seputar kredit mobil syariah

Apa yang dimaksud dengan kredit mobil syariah?

Kredit mobil syariah adalah akad jual beli mobil menggunakan metode pembayaran mencicil dengan mengikuti ketentuan syariat sehingga menjadikannya tanpa riba.

Metode akad jual beli antara bank syariah dan nasabah ini dinyatakan halal berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 04 Tahun 2000 mengenai Murabahah.

Apa perbedaan pengambilan keuntungan bank konvensional dan bank syariah?

Bank konvensional mengambil keuntungan transaksi kredit mobil melalui pengenaan bunga cicilan sebagai tambahan biaya dari pembayaran utang pokok pada tiap periode yang disepakati.

Bank syariah mengambil keuntungan dari perbedaan harga beli dan jual, disebut juga dengan margin penjualan, kepada nasabah. Dalam penerapannya, cicilan yang dibayar debitur sudah termasuk margin penjualan.