Pengin Ngajuin KPR BRI? Ini Dia Persyaratannya

syarat pengajuan kpr bri

Kredit perumahan BRI kini jadi salah satu incaran para pencari rumah karena suku bunga KPR BRI sangat kompetitif. Selain itu, syarat pengajuan KPR BRI juga relatif lebih mudah dibandingkan bank lain. 

Selain suku bunga yang murah dan syarat pengajuan KPR BRI yang mudah, BRI dikenal punya jaringan bank yang luas. Jangkauan bank satu ini mencapai pelosok Indonesia.

Jangkauannya saja luas, apalagi pilihan rumah buat KPR-nya dong. Oh ya, bank pemerintah ini pun ngasih KPR bersubsidi.

Berikut rangkuman keunggulan KPR BRI yang mesti kamu ketahui:

  • Biaya provisi 1 persen aja dari total pinjaman.
  • Jangka waktu angsuran sampai dengan 20 tahun.
  • DP cuma 10 persen dari total harga rumah.
  • Dilindungi oleh asuransi jiwa dan kebakaran.

KPR BRI dan syarat pengajuannya yang mudah

Kalau kamu lagi mencari KPR yang memberikan kemudahan, KPR BRI lah solusinya. Kamu dijamin punya hunian idaman. Eits, bukan cuma rumah saja lho, kamu juga bisa kredit apartemen, condotel, ruko bahkan rukan.

Lalu, kondisi rumah yang seperti apa yang ditawarkan? Jadi KPR BRI Berlaku untuk pembelian rumah baru, bekas, refinancing, top up, pembangunan, renovasi, dan take over/take over top up dari bank lain. Lengkap banget, ya!

Ada dua jenis KPR BRI yang bisa kamu pilih, yaitu subsidi dan non-subsidi. Tentunya kedua jenis tersebut bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan.

Tertarik dengan KPR BRI, salah satu jalannya biar kamu bisa dapetin adalah dengan memenuhi persyaratan yang diberikan, dari melengkapi formulir hingga melampirkan dokumen yang diminta. Nah, persyaratan lebih lanjut bisa dilihat di bawah.

Macam-macam KPR BRI

Ada dua macam KPR BRI yang ditawarkan yaitu KPR BRI Subsidi dan Non-subsidi

1. KPR BRI Subsidi

Siapapun bisa memiliki hunian idaman tanpa memandang latar belakang pekerjaan dan penghasilan. 

Nah, KPR BRI subsidi diperuntukkan buat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kamu perlu tau kalau KPR jenis ini sudah disesuaikan dengan aturan pemerintah yang berlaku.

2. KPR BRI Non-subsidi

Berbeda dengan jenis yang di atas, KPR BRI non-subsidi ditujukan buat masyarakat yang berada di luar lingkup MBR. ketentuan bunga KPR ini adalah bunga floating (mengambang). 

Program tersebut bisa digunakan untuk membeli rumah komersil, baru maupun bekas tapi dengan syarat pengembang harus sudah bekerja sama dengan BRI.

Macam-macam bunga KPR BRI

Gak afdol kalau bahas KPR tapi gak bahas bunganya. Untuk itu, yuk kita cermati bersama jenis bunga yang ditawarkan BRI melalui KPR-nya.

Bunga KPR BRI beragam besarnya. Bunga yang berlaku untuk KPR non-subsidi, adalah 6,5% (fixed 1 tahun pertama) dan 9,5% (fixed 3 tahun pertama). 

Besar suku bunga setelah masa fixed-nya habis adalah bunga mengambang (floating) yang mengikuti kebijakan Bank Indonesia. Masa tenor cicilan KPR di bank BRI bisa mencapai 20 tahun, lho.

Suku bunga KPR bank BRI subsidi adalah 5% hingga masa tenor selesai.

Syarat Pengajuan Kredit Perumahan BRI

Berikut persyaratan yang harus kamu penuhi bila pengin mengajukan kredit perumahan BRI:

  • Isi formulir aplikasi KPR BRI
  • Warga Negara Indonesia
  • Membuka rekening BRItama
  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Lokasi tempat tinggal/ lokasi bekerja/ usaha/ praktik debitur berada di kota dimana KC / KCP berada
  • Lampirkan dokumen yang diminta buat kelengkapan aplikasi kredit.

Sementara itu, dokumen buat pengajuan KPR, antara lain:

  • Fotokopi Kartu Tanpa Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Pas foto terbaru pemohon suami dan istri (bila udah menikah)
  • Surat keterangan gaji

Khusus buat calon peserta KPR subsidi BRI, kamu perlu lampirkan dokumen berikut:

  • Fotokopi SK terakhir pegawai tetap
  • Surat keterangan gaji per bulan atau slip gaji
  • Surat keterangan atau rekomendasi dari perusahaan (bila perlu)
  • Serahkan surat permohonan.

Biaya mengajukan KPR BRI

Saat kamu mengajukan KPR BRI, kamu akan diwajibkan melakukan pembayaran berupa:

  • Biaya provisi 1% dari total pinjaman 
  • Biaya administrasi 0,1% dari total pinjaman yang telah disetujui 
  • Biaya asuransi 
  • Biaya akad.

Trik Agar Aplikasi KPR Kamu Cepat Disetujui

Nah, biar aplikasi kredit perumahan BRI kamu cepat disetujui, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Penuhi persyaratan bank

Yang pasti kamu mesti penuhi persyaratan bank. Sebagai contoh, kamu harus penuhi syarat batasan minimal usia. Kemudian, yang gak boleh dilupakan adalah maksimum angsuran per bulan yang emang gak melebihi 30 persen dari gaji kamu.

Maksimum jumlah angsuran tersebut udah termasuk cicilan kamu yang lainnya ya. Contoh, cicilan kendaraan ataupun utang lainnya.

2. Lengkapi dokumen yang diminta

Kamu pun harus melengkapi dokumen yang diminta oleh pihak bank. Jangan tinggalkan satu dokumen pun saat proses pengajuan KPR.

Jadi, kamu gak perlu repot buat mengirimkan dokumen ataupun aplikasi kamu malah ditolak oleh bank.

3. Pahami segala aturan yang ada

Kamu mesti pahami segala aturan yang ada. Contoh, suku bunga KPR tersebut berlaku buat tahun pertama aja atau seterusnya.

Selanjutnya, kamu pun perlu siapkan bujet buat biaya-biaya lainnya selain DP rumah. Misalnya aja, biaya notaris, biaya pajak penjualan atau pembelian, biaya provisi, dan biaya asuransi.

Dengan paham aturan dan syarat pengajuan KPR, kamu pun jadi lebih mudah buat dapet persetujuan bank deh.

Punya rumah memang impian setiap orang, apalagi untuk mereka yang baru saja berumah tangga. Nah, KPR BRI bisa dijadikan pertimbangan buat kamu biar cepat dapat hunian.

Jangan lupa pelajari juga syarat pengajuan KPR BRI dan besaran bunganya. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Editor: Chaerunnisa)